
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""___""
Linda menghibur candice."Candice, kami akan akan menuntaskan masalah ini sampai akhir, kamu sudah bisa pulang dan istirahat dengan tenang"
"Terima kasih kak linda" candice tersenyum.
"Jangan sungkan" linda tersenyum ke arah bernett, lalu pergi.
Candice merasa lega dan masalah ini akan segera di selesaikan.
Bernett masuk ke mobil bersama candice." Kamu mintalah cuti selama 1 minggu dan beristirahat di rumah dengan baik"
"Tunggu,hingga masalah ini selesai,aku akan beristirahat" candice mengela nafas.
Bernett merasa kasihan mencium keningnya.
"Jangan membuat dirimu merasa kelelahan, aku hanya berharap kamu bisa bekerja dengan kebahagiaan,lagipula,aku masih sanggup menafkahi dirimu"
Candice tersenyum senang."aku mengerti,kamu mampu menafkahi diriku, dengan kemampuan dirimu,kamu bisa menafkahi 100 orang sepertiku"
Bernett tersenyum."Kita harus menambah orang di keluarga kecil kita, minimal seorang anak perempuan,denga begini kamu bisa menetap di rumah dengan tenang"
"Baik,aku berjanji padamu akan melahirkan anak lagi,aku sekarang akan makan untuk mempersiapkan kehamilan"
"Baik, aku akan menunggunya"
Asrama putri kementrian luar negeri, bernice berencana tinggal di istana selama tiga hari, ia sudah terlanjur cuti untuk menemani candice, namun candice mengalami masalah, ia akan menemani orang tuanya saja di istana.
Ia sudah selesai membereskan barang-barangnya untuk di bawa ke istana.Ia membawa tas menuju parkiran mobil dan berkendara menuju istana.
Kalau saja nickson berada disini, ia pasti akan pergi ke villa miliknya.
Saat perjalanan di tempat sepi mobilnya di pepet oleh dua mobil hitam, mobil menyalip dan menghalangi secara horizontal.
"Ah" bernice panik menginjak rem,namun mobilnya tetap menabrak pelan mobil di depannya."Nona turunlah, kita harus membahas tentang ganti rugi"
Bernice yang kesal membuka pintu."Kenapa kamu tidak memberiku jalan?"
Pria mendekat dan menusuk leher belakang bernice, beberapa detik kemudian kesadaran bernice menghilang.
Pria menggendong bernice ke mobil hitam, sementara mobilnya di kendarai pria lainnya. Bernice diculik begitu saja.
Sedangkan di istana hannah sudah menyiapkan makanan memenuhi meja, tapi setelah menunggu dan menunggu sosok bernice tidak. muncul.Jelas-jelas bernice mengatakan akan sampai dalam waktu 1 jam,ini sudah dua jam masih belum tiba.
"Nenek, apakah tante masih belum pulang?" bryan menggendong anjing kecilnya dan masih keringetan.
"Bryan segera mandi, sebentar lagi akan makan"
"Mmmm! baik nenek" bryan sudah bisa mandiri berjalan menuju kamarnya.
Hannah menghubungi nomer bernice, namun ponsel bernice malah tidak aktif,bagaimana bisa nomer bernice di matikan? Ia merasa khawatir segera menghubungi putranya.
"Bernett, adikmu bilang ingin kembali ke istana, namun belum kelihatan sampai sekarang, cepat utus orang untuk mencarinya, apakah terjadi sesuatu padanya?"
Bernett juga baru sampai di apartemen."Ma, kamu jangan khawatir,aku akan mengutus orang sekarang untuk mencari, apakah bernice pulang dari kementrian luar negeri?"
namun tidak aktif"
"Baik, kalian bisa makan duluan, aku akan mencarinya sekarang" bernett menenangkan ibunya.
Candice juga merasa khawatir mendengar di sampingnya."Apakah terjadi sesuatu pada bernice?"
Bernett menggelengkan kepala."Masih belum jelas, kamu tidurlah dulu malam ini, tidak usah menungguku"
"Berhati-hatilah" candice juga merasa tegang dan khawatir.
Bernett menghubungi beberapa bodydard untuk pergi bersama dengannya.
Tempat pertama tujuan bernett adalah polisi lalulintas,jika mobilnya sudah di jalan raya, seharusnya terlihat di cctv jalan.
Memang mobil bernice sudah berkendara sejauh 4 kilometer dari asramanya,saat berada di titik buta kamera cctv, mobil bernice tidak kelihatan dari cctv selanjutnya.
"Apakah ada rekaman lain?" bernett khawatir.
"Mohon tunggu sebentar" polisi segera mencari kamera cctv di sekitar mobil bernice menghilang, di rekaman kamera cctv yang jauh dapat melihat mobil bernice menabrak mobil, lalu turun seorang lelaki dan menggendong tubuh bernice ke mobil hitam, sementara mobil bernice di kendarai pria lain.
Bernett sangat khawatir,saat ini terlihat jelas bernice sedang diculik.
Polisi menjadi sangat serius."Tuan gong, kami akan segera membentuk tim untuk menangani kasus adik perempuan anda"
Setelah satu jam polisi melakukan pelacakan mobil sedan yang membawa bernice,kemudian mereka kehilangan jejak di hutan terpencil, bernett mengetahui daerah tersebut, ia membawa pengawal untuk pergi kesana. Seluruh kawasan itu adalah perhutanan,jika bernice diculik seharusnya berada di tengah hutan.
Mengingat bahaya yang di alami oleh adikny, bernett sangat panik dan mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi.
Bernett sampai di tepi hutan terpencil dalam waktu setengah jam, kawasan ini sudah bebas dari kamera cctv,bahkan hutan disini terlalu lebat,kalaupun menggunakan satelit tidak akan melihat apapun.
Ia tetapa mengemudikan mobil masuk ke dalam hutan, meskipun jalanan sempit dan berlikub tetap ia terjang, setelah beberapa saat hanya ada satu jalan untuk bisa dilalui oleh mobil.
Hati bernett sudah sangat panik,jika ingin uang, kenapa pelaku belum menghubungi sampai sekarang? Uang sebanyak apapun tetap ia keluarkan.Yang paling penting adalah keselamatan adiknya.
Mobil bernett berhenti di sebuah dataran lapang dan di depanya sudah jurang, ia berjalan dengan cepat bodydard melindungi di sampingnya.
Bernett berjongkok dan melihat jejak bekas sebuah helikopter pakir disini.
"Bos, disebelah ada bekas ban mobil mengarah jatuh ke jurang"
"Segera periksa, segera katakan padaku, jika ada keanehan"
20 menit kemudian,itu adalah mobil bernice dan satu mobil milik penculik,tidak ada orang dan jejak apapun disekitar, hanya untuk menghilangkan mobil.
Bernett segera menelepon polisi untuk memantau cctv udara,karena kemungkinan besar adik perempuannya telah dibawa pergi menggunakan helikopter.
Cctv di udara hal yang sulit diawasi,karena hal ini memerlukan sebuat satelit,dan ini memerlukan waktu, entah sekarang adiknya di bawa pergi kemana.
"Sialan" bernett berteriak keras, ia kembali ke mobilnya untuk melanjutkan perjalanan.
Bernice tidak tahu telah dibawa pergi kemana? saat ini kepalanya masih terasa pusing, ia menyadari tangan dan kakinya telah diikat.
Ia membuka matanya lebar-lebar dan kesadarannya telah pulih,ia melihat seorang pria muda sedang duduk sambil memegang ponsel, melihat bernice terbangun, pemuda tersenyum sinis."Nona gong, anda sudah bangun?"
Bernice melihat ke jendela dan merasa kaget, ia sekarang berada di dalam pesawat.
Siapa kalian?apa tujuan kalian menculikku?" bernice merasa marah.
"Nona gong,kamu tenag saja, aku tidak akan melukaimu, aku hanya ingin membawamu ke suatu tempat"