Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Ingin menjadi bodyguardnya


Haloo semuanya! terima kasih banyak yang mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Terima kasih


"---"


"Cherly,kamu salah paham, aku sudah menyiapkan pekerjaan untukmu, bukan bodyguar di sebelahku, namun pekerjaan yang lebih santai"


"Tidak,aku mau melindungi keamananmu, kalau kamu tidak percaya dengan kemampuanku, kamu bisa melakukan melakukan tes, aku pasti setia denganmu"


Daniel juga mengerti keinginan sang wanita, namun ia tentunya tidak mau kehilangan dia lagi, ia mau dia bahagia dengan hidupnya.


Cherly tiba-tiba memegang tangannya dan menatapnya dengan polos."Tuan presiden,aku mohon padamu, kamu berikan aku pekerjaan, kamu bisa melakukan test padaku"


"Kamu beneran ingin menjadi pengawalku?" daniel tidak tega untuk menolaknya.


"Ingin"


"Baiklah, aku akan mengaturmu untuk melakukan test,asalkan kamu lolos akan menjadi bodyguardku,kalau tidak lolos, aku akan mencarikanmu pekerjaan yang menguntungkan"


"Baik, aku menerima test tersebut"


"Baik, sekarang makanlah dulu"


Cherly dengan patuh melanjutkan makannya, ia seperti hewan peliharaan yang imut dan penurut.


Selesai makan mereka berdua berebut untuk mencuci piring, namu daniel mengalah dan menuju taman.Ia lalu menelepon thomas.


"Tuan presiden,apakah kamu yakin menempatkannya di sampingmu? ini sangatlah berbahaya"


"Thomas, percayalah padaku, aku memiliki batasan sendiri"


"Baiklah"


Setengah jam kemudian thomas datang untuk menjemput daniel pergi ke rapat.Daniel sudah berpamitan pada cherly dan mengingatkan harus menghubunginya kalau ada masalah.


Di rumah sakit kerajaan.


Clarissa sudah mau pulang dari rumah sakit, ia sedang membereskan barang-barangnya, namun pintu ruangannya diketuk oleh seseorang.


"Siapa diluar?"


"Clarissa, ini aku yuna"


Clarisaa terkejut,lalu membuka pintu dengan expresi biasa saja.


"Clarissa,kamu baik-baik saja,kan?" yuna datang bersama seorang asisten yang membawa buah-buahan.


Sekarang penampilannya sudah seperti istri dari presiden.Ini membuat clarissa merasa iri dan kesal."Aku baik-baik saja, dokter sudah memeriksa"


"Kalau begitu,kamu kenapa semalam tiba-tiba pingsan?"


"Itu karena aku kekurangan darah lalu pingsan, maaf aku mengganggu acaramu dengan tuan presiden"


"Syukurlah, aku kira ada masalah serius"


"Selamat untukmu,sebentar lagi akan menjadi istri presiden" clarissa sudah putus asa dengan daniel.


"Terima kasih,Eh! kenapa aku tidak melihat pengawalmu"


Clarissa menjadi emosi, semalam daniel datang hanya untuk menjemput gadis itu.


"Membahas tentang pengawalku! semalam dia dibawa pergi oleh tuan presiden"


Yuna terkejut."Kamu bilang daniel membawanya pergi?"


"Yuna, kamu mungkin belum tahu kan, setelah aku diantar ke rumah sakit,daniel datang menjengukku, hatiku merasa tidak enakan"


Wajah yuna sedikit berubah,ternyata daniel menghilang semalam untuk menjenguk clarissa.


Yuna pura-pura tersenyum."Benar, daniel melihatmu pingsan, makanya datang sendiri untuk memastikan keadaanmu"


"Aku kupaskan kamu buah, kamu bilang asistenmu telah dibawa pergi daniel, kenapa daniel membawanya pergi?"


Clarissa segera mengadu domba dan tidak mau melihat yuna merasa tenang."Kenapa lagi! pasti saat aku tidak melihatnya, asistenku telah menarik perhatian presiden dan dibawa pergi olehnya"


Yuna mengepalkan tangannya,ia menyembunyikan perasaan yang tidak tenang dalam hatinya." Kenapa asistenmu berbuat seperti itu? apalagi daniel bukanlah pria seperti itu"


Clarissa tersenyum puas."Karena aku pernah melihatnya menggoda seorang pria dan mereka pergi berdua bersama-sama"


Ia tidak menuntut daniel mencintainya, namun tidak boleh mencintai perempuan lain setelah menikah.


"Yuna, kamu harus hati-hati,suamimu adalah tokoh terkenal, pasti gadis itu ingin panjat sosial dengan mendekati daniel" clarissa menambahkan kegelisahan yuna.


"Aku percaya daniel bukan orang seperti itu" yuna berusaha untuk membantahnya.


"Yuna,aku sebagai sahabatmu memperingati kamu, sekarang wanita itu sudah tidak terikat denganku lagi, sepertinya asisten presiden menelepon kakekku"


"Kenapa dia berhenti?"


"Mungkin ini adalah kemauan tuan presiden" Clarisaa tersenyum puas.


"Clarissa,aku pamit dulu,aku rasa tubuhmu baik-baik saja" yuna sudah tidak mood untuk menjenguk temannya lagi.


Yuna sebenarnya datang ke rumah sakit untuk menjenguk temannya saja, tidak disangka menemukan kabar seperti ini, semalam daniel pergi menjenguk clarissa dan membawa pergi asistennya.


Perasaan yuna sangat tidak enak, sampai di mobil menelepon daniel.


"Halo"


"Daniel, kamu sedang sibuk? nanti malam makan bersama" yuna berkata dengan lembut.


"Malam ini ada tamu, kemungkinan besar tidak ada waktu"


"Oh baiklah, kalau begitu lain kali saja"


"Aku sedang rapat"


"Baik, aku tutup dulu teleponnya" Yuna beneran sudah takut dan merasa khawatir.


Sebenarnya wanita itu siapa? apa yang dia perbuat untuk menarik perhatian daniel?


Yuna ingin memperjelas masalah ini, walaupun tidak bisa terang-terangan mengurus masalah ini,tetapi masih ada nyonya Xi, dia pasti bisa melarang anaknya untuk tidak sembarangan di luar.


Malam hari


Selesai dengan pekerjaannya daniel mengambil ipadnya untuk melihat vidio pengawasan, sekarang cherly sedang berlatih, ia mengenakan kaos ketat dan celana olahraga , gerakannya sangat cepat dan memukul tepat di sasaran tinju.


Daniel menghela nafasnya,perempuan itu menganggap penting test kali ini, tetapi daniel sudah menyuruh seseorang untuk menghentikannya perjalanannya.


Selama dia dikalahkan akan menempatkannya di bagian pengawal yang lebih dalam dan aman.


Daniel meneleponnya agar sang wanita tidak kelelahan.


"Halo" terdengar suara **** perempuan.


"Kamu sedang apa? kenapa nafasmu terdengar terengah-engah?"


"Aku sedang berlatih, ada apa?"


"Sudah larut malam, kenapa kamu masih berlatih? kamu sudah berlatih berapa lama?"


"Tidak lama"


Daniel merasa kesal, Jelas-jelas mulai berlatih pukul 8 dan sekarang sudah jam 10 malam, apakah bagi dia ini tidak lama?


"Cherly,kamu jangan terlalu memaksakan diri, biarkanlah ini berjalan secara alami"


"Tenanglah, aku akan mengambil kesempatan ini untuk berada di sampingmu dan menjagamu"


"Kenapa kamu harus berada di sisiku untuk menjagaku?" apakah gadis ini mengingat perasaannya di masa lalu?


Cherly menjadi ragu-ragu."Tidak tahu, aku hanya mengikuti keyakinanku saja"


Jantung daniel berdetak dengan kencang. Ini membuatnya melamun.


"Kenapa kamu begitu malam meneleponku, apa ada masalah?" Cherly berkata lagi.


"Tidak ada apa-apa,besok pagi jam sembilan pengawalku akan mengantarkanmu ke tempat pengujian,pengujian akan berlangsung selama lima belas hari, Cherly,jika kamu tidak sanggup lagi lebih baik berhenti"


"Aku tidak akan menyerah" Cherly menunjukkan sikap pantang menyerah dan bersedia melakukan apapun untuk berada di sampingnya.


"Terima kasih atas perhatianmu, aku akan beristirahat dulu, sampai jumpa" selesai berkata cherly mematikan teleponnya.


Daniel melihat sang wanita mengenakan sarung tinju dan berjalan ke arah karung pasir, lalu menendang dan memukulnya dengan keras.


Daniel memperhatikan semua gerakan wanita itu dari vidio, ia bisa merasakan kegigihan gadis itu, walaupun sedang amnesia tidak menghilangkan perasaan diantara mereka berdua.