
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""_""
Setelah clint pergi, vivi menyadari ponsel clint tertinggal di mobil,Tiba-tiba ponselnya ada pesan masuk."Clint, apa yang sedang kamu lakukan?aku sedang memilih sarung tangan, warna apa yang kamu sukai?" pesan di kirim oleh sally.
Vivi sebenarnya tidak ingin mengintip privasi orang lain, namun sebuah pesan muncul lagi.
"Clint, tiga hari lagi adalah hari ulang tahunmu, pernahkah kamu memikirkan ingin merayakan seperti apa?"
Vivi membeku sejenak, 3 hari lagi ulang tahun clint.
"Clint, aku ingin menemanimu merayakan ulang tahunmu"
Vivi melihat pesan terus masuk dapat mengerti perasaan sally terhadap clint, Kurang lebih clint belum meresponnya.
Vivi teringat saat di taman clint memegang tangannya dan memasukkan ke dalam sakunya.Hatinya merasakan hangat.
Karena terlalu nyaman vivi merasa mengantuk dan meluruskan kursinya untuk tidur, ia berencana tidur sebentar sambil menunggu clint.
Clint sendiri sedang sibuk menangani pasien dan saat keluar sudah satu jam berlalu dan merasa cemas dengan vivi yang menunggu di mobil.
Clint berencana meminta maaf, namun saat membuka pintu melihat vivi sudah tertidur, hati clint menegang dan merasa kasihan padanya.
Clint melepas mantelnya dan di taruh di tubuh vivi, vivi mendapatkan kehangatan extra tidurnya lebih nyenyak.
Clint mengemudi mobil ke kediaman chu sangat lambat dan tidak ada pengereman mendadak. Di dalam hatinya hanya ingin sang wanita beristirahat dengan nyaman.
Mobil sudah sampai di depan rumah chu, clint memarkir mobilnya dan memperhatikan gadis di sebelahnya yang tertidur.
Clint mengamati wajahnya dengan teliti dan semuanya tampak seperti yang di sukai.
Sebelumnya tidak tahu gadis seperti apa yang di inginkan,namun sekarang telah menemukan gadis yang paling di sukai ada pada diri vivi.
Ada mobil besar menyalip mobil clint dan membuat vivi terbangun."Sudah berapa lama aku tertidur?"
"Tidak lama, sudah sampai di rumahmu, masuklah dan tidur" clint tersenyum.
"Hah! sudah sampai?" sepertinya dirinya sudah tertidur lama dan melihat jaket menutupi tubuhnya.Ia tersenyum dan mengembalikan pada clint."Pakailah! jangan sampai jatuh sakit"
"Aku baik-baik saja" clint menggelengkan kepalanya.
Vivi meregangkan tubuhnya, lalu berkata."Aku turun dulu, kamu pulanglah dan cepat beristirahat"
"Baik"
"Mengemudilah dengan pelan dan hati-hati" selesai berkata vivi melambaikan tangan dan keluar dari mobil.
Setelah melihatnya masuk ke gerbang, clint pergi mengendarai mobilnya.
Tiga hari kemudian
Clint harus melakukan operasi yang penting dan memerlukan waktu lima jam.Ketika keluar ada wajah kelelahan clint dan masuk ke ruangannya.Ia mengambil ponselnya dan membaca vivi mengirim pesan selamat ulang tahun.Dalam sekejab rasa lelahnya hilang dan berganti dengan senyuman kebahagiaan.
Pagi hari
Bernice yang sudah hamil sembilan bulan diatur di departemen kebidanan rumah sakit kerajaan dan pangeran dari keluarga Ye akan segera lahir.Nickson sendiri beberapa hari ini berada di pangkalan dan bergegas kembali untuk menemani istrinya melahirkan.
Candice dan bernett juga telah tiba di rumah sakit.Satu minggu sebelum di lahirkan, pemeriksaan janin dan bernice sangat normal.
Keluarga Ye menghabiskan malam tahun baru untuk perayaan anggota keluarga yang baru. Anak nickson dan bernice di beri nama petrick Ye.
Setelah tahun baru daniel sangat sibuk dan lawrence kembali ke kediaman chu untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
Vivi juga bekerja kembali pada hari pertama di kementrian luar negeri dan pada siang hari mendapatkan karangan bunga dari clint. Ia tidak menyangka clint yang sibuk bekerja masih mengirimnya bunga dan membuat hatinya merasa tersentuh.
Kantor gong's corp
Bella membawa kotak kiriman dari negara C ke ruangan bernett dan menaruhnya di meja. Bernett tersenyum melihat kotak perhiasan diatas mejanya, ini adalah perhiasan yang dibuat oleh istrinya sendiri.
Bernett membuka bungkus dengan hati-hati dan melihat satu set perhiasan yang elegan dan cantik.
"Sangat indah, nyonya gong masih terampil melukis" bella memuji dengan tulus.
"Pesankan restoran,aku ingin makan malam dengan istriku" kata bernett.
"Baiklah, aku akan segera mengaturnya"
Pada sore hari mobil pengawal datang ke istana gong untuk menjemput candice, kedua anak kecil patuh bermain dirumah dan tidak mengganggu suasana romantis ayah dan ibunya.
Candice tadi bingung kenapa bernett menelepon dan mengajaknya makan malam berdua.Ia memikirkannya sepertinya tidak ada hari istimewa.Meski begitu candice menyambut dengan senang hati makam malam dengan suaminya.
Pukul enam mobil sampai di depan restoran. Restoran ini adalah tempat yang biasa mereka datangi,candice langsung menuju ke lift ke lantai ke lima.
Candice sekarang menerima panggilan nyonya gong dengan alami, seorang pelayan memimpin di depan, pelayan mengetuk pintu dan mempersilakan candice masuk.
Candice terkejut dengan suasana ruangan, tidak lampu besar menyala, hanya ada lilin yang hidup tertata rapi.
Hati candice bergairah memandang ruangan yang romantis dan berjalan ke arah lelaki yang duduk dengan elegan.
Candice tersenyum lebar."Apakah hari ini hari istimewa?"
"Bagiku setiap hari bersamamu adalah hari yang spesial" bernett berkata dengan pelan.
Candice merangkulkan tangannya ke lehernya dan bersikap manis."Cepat katakan, apa yang terjadi hari ini?"
Bernett mengambil bingkisan di kursi sebelahnya dan meletakkan diatas meja.
Mata candice membesar."Apakah set perhiasanku sudah datang?"
Bernett tersenyum."Bukalah dan lihatlah sendiri"
Candice membuka kotak emas dan mengeluarkan perhiasan yang menyilaukan mata.
"Sangat indah" mata candice berkedip-kedip menatap perhiasan yang indah.Pikirannya kosong sesaat dan sebuah ingatan yang dulu muncul di otaknya,ingatannya jernih seolah baru terjadi kemarin.....
Bernett tidak mengganggu dan memperhatikan candice, sepertinya sang wanita mengingat sesuatu.
"Candice, apakah kamu ingat sesuatu?" bernett bertanya dengan lembut.
Candice tidak menjawab dan malah menangis gembira.Lalu mengangguk beberapa kali dengan kuat."Iya! aku ingat.. aku ingat semuanya" setelah berkata candice memeluk pria di depannya dengan erat sambil menangis.
Setelah mencintai sang pria, ternyata pertemuan mereka tidaklah mulus. Ternyata pernah menolak sang pria.Pada saat yang sama secara bertahap mulai tertarik padanya dan menerima dengan kegembiraan, merasakan manisnya jatuh cinta dan ingatan tentang putranya sudah kembali.
Sekarang hidup candice terasa lengkap.
Bernett memeluknya dan mengelus punggungnya,ia menghela nafas lega, akhirnya sang wanita telah ingat dan dimasa depan tidak akan menderita kehilangan ingatan lagi.
Mereka berpelukan cukup lama dan tidak ada suara, hingga bernett khawatir kalau candice kelaparan.Mereka masih belum memesan makanan.
"Tenanglah, mari kita makan dulu, jika ada yang belum kamu ingat, aku akan bercerita dengan perlahan" bernett menyeka air matanya dan mencium keningnya dengan lembut.