
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""_""
Daniel sudah kehabisan kesabaran dan thomas masuk untuk melapor."Tuan, keira pergi ke kota sebelah dan alat komunikasinya masih bergerak terus"
"Untuk apa dia kesana? dia bersama dengan siapa?"
"Tidak ada, dia naik taxi sendirian"
"Thomas, kamu harus selidiki dari kota ini, lihatlah apakah ada mobil yang terus mengikutinya,terutama mobil yang mencurigakan"
"Tuan, mungkin nona keira pergi liburan saja, kebetulan disana ada desa di atas gunung"
Daniel tetap tidak merasa lega."Cepat hubungi kantor polisi , apakah ada orang yang mencurigakan atau ada yang kehilangan mobil, aku merasa orang-orang di organisasi lama keira sudah masuk ke negara kita"
Expresi thomas langsung berubah, setahun yang lalu organisasi hampir membunuh presiden.
"Tuan, apakah hal ini membutuhkan prajurit khusus?"
"Baik, aku akan melapor ke departemen keamanan nasional, kamu teliti keira, jika ada sesuatu segera laporkan padaku"
"Baik"
Daniel sedikit lega,apakah dia hanya pergi liburan saja? sepertinya tidak sesederhana itu.
Daniel menelepon departemen keamanan nasional dan menyuruh memperketat penjagaan di batas negara, daniel mengirim daftar di organisasi, di sisi lain menganggap hal ini sangat serius.
Namun hal ini tidak membantu keira, orang-orang di organisasinya sudah melacaknya.
Jam sembilan malam daniel menelepon nomor keira namun sudah tidak aktif, hati daniel menegang, dari pihak thomas juga belum ada kabar apapun, lagipula untuk memilah-milah mobil yang mencurigakan memerlukan waktu dan tenaga.
Sekarang ponsel keira tidak aktif, jejak untuk melacak keberadaannya telah terputus, hanya mengetahui arah terakhir kali menghilang, yaitu di jalan menuju resort pegunungan, penduduk disana tidak terlalu banyak dan resort itu baru saja di buka.
Diluar ada suara ketukan pintu, vivi masuk ke dalam melihat daniel duduk dengan penuh kecemasan di wajahnya."Tuan presiden,sudah waktunya pulang dan istirahat"
"Kamu pulang saja dulu! aku sudah tidak membutuhkan bantuanmu"
Vivi menggelengkan kepala."Kapan tuan presiden pulang kerja, aku juga ikut pulang kerja, kalau perlu bantuan,katakan saja"
"Buatkan secangkir kopi untukku" daniel ingin membuat kesadarannya terjaga.
"Baik, aku akan segera menyeduhkan" vivi tidak berani membantah.
Saat keluar vivi dengan wajah kebingungan, lagipula tidak ada berita negara mengalami masalah darurat, kenapa tuan presiden merasa resah? apa yang sedang dicemaskannya? apa ini tentang masalah pribadinya?
"Tuan presiden, kopi anda"
"Kamu sudah boleh keluar"
Daniel memegang dokumen daftar nama organisasi dan membaca dengan teliti.
Selang 30 menit daniel menelepon thomas.
"Thomas, kamu suruh orang untuk menyelidiki gadis bernama savita di daftar, di daftar hubungannya dengan harry yang telah meninggal sangat akrab, aku merasa savita ikut dalam misi menangkap keira"
"Baik, aku akan segera menyuruh orang, tuan muda sudah waktunya istirahat"
"Apakah masih belum ada kabar tentang keira?"
"Tidak ada, seakan -akan dia menghilang begitu saja"
"Lanjutkan penyelidikan dan harus menemukannya" perintah daniel tegas.
"Tenang saja! hal ini bukan hanya tentang keamanan keira, namun juga menyangkut tentang keamanan anda,kami pasti menelusuri dengan tuntas"
Keira tidak memasuki resort dari pintu utama, dan masuk dari pintu samping, ia sekarang sedang bersembunyi di salah satu resort yang belum di tempati.Keira memutuskan untuk melakukan peperangan jangka panjang, ia ingin membereskan orang-orang organisasi satu per satu.
Posisi gps terakhir kali berada disini dan pasti orang organisasi akan menemukannya.
Dua jam kemudian
Sebuah mobil tiba di bawah pegunungan,tiga orang turun dari mobil, mereka semua berpakaian hitam dan membawa tas yang berat, salah satu dari mereka bertanya pada resepsionis.
"Permisi, kalian pernah bertemu dengan gadis ini tidak?" tangan sang gadis memegang foto keira.
Sang pelayan melihat,lalu menggelengkan kepala."Tidak"
"Benar-benar tidak melihatnya?"
"Sungguh! tempat kami baru saja dibuka. tamu yang datang baru sedikit, kalau dia datang, aku pasti mengingatnya" sang pelayan merasa takut dengan aura orang-orang ini.
"Berikan kami villa untuk di tempati"
Selelah selesai mengurus chek in, mereka pergi ke villa yang disiapkan dan tidak jauh dari mereka dari kegelapan,keira sedang memegang teropong dan mengenali mereka, ia tidak menyangka,hanya 3 orang saja yang datang, tujuan mereka seharusnya untuk membunuhnya.
Kalau organisasi ingin membunuh daniel, mereka pasti tidak hanya mengutus 3 orang saja.
Di villa ada tiga kamar, mereka bertiga langsung membuka laptop dan mulai mencari sinyal pelacakan di sekitar, asalkan keira masuk ke sistem pelacakan, dengan peralatan yang canggih akan menemukan posisi keira.
Mereka juga memasang kamera infra red jarah jauh di sekitar villa, mampu merekam hewan atau manusia yang mendekat.
Pengetahuan keira terhadap perlengkapan yang di miliki organisasi sangatlah jelas, ia memutuskan untuk bertindak malam ini juga, kalau tidak, kalau sampai pagi hari dan diawasi oleh mereka bertiga ia akan sulit untuk kabur.
Keira sudah menyiapkan rencana selama satu jam dan menelusuri daerah sekitar, ia ingin membereskan mereka satu per satu.
Keira membuka laptop dan membuka sistem, lalu sosoknya menghilang di kegelapan.
Dan tepat keira masuk ke akun sistem, ketiga orang yang sedang beristirahat langsung mendengar peringatan sistem laptop dan mengetahui keberadaannya. Ketika orang langsung siaga,melihat sistem pelacak berjarak kurang dari 1 kilometer dari tempat mereka.
"Akhirnya, kamu telah menunjukkan ekor rubahmu ,lihatlah caraku membuatmu mampus" savita mengepalkan tangannya dengan erat.
Ada seorang pria yang bersama dengan mereka bernama cerano dan satunya lagi seorang gadis bernama sovy.Savita berkata pada sovy.
"Aku dan cerano akan pergi kesana, kamu disini untuk mengawasi peralatan, jangan sampai di curi orang"
"Baiklah, kalian pergilah,akun akan mengawasi dari sini, kalau dia bergerak, aku akan mengabari kalian"