Bayi Ceo Tampan

Bayi Ceo Tampan
Pria itu membohonginya


Haloo semuanya! terima kasih banyak yang mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Terima kasih


"---"


Saat ini gadis muda sedang berada di taxi, ia mengelus bibirnya dan dalam pikirannya penuh dengan ciuman panas yang di lakukan tadi di restoran.


Ia bisa merasakan nafasnya, suhu tubuhnya dan bahkan bisa merasakan gairah pria itu.


Ternyata dirinya menyukai pria itu!


Sepertinya rasa suka ini sudah masuk ke jiwa raganya, walaupun masih hilang ingatan masih mencintai pria itu.


Apa karena identitasnya yang biasa saja sehingga dirinya tidak cocok dengan pria itu, atau ada alasan lain yang tidak diketahui olehnya?


Cherly mengeluarkan kartu identitasnya dan melihat alamat yang tertulis dan memberikan kartu pada sopir."Antar aku ke alamat ini"


Sopir menghentikan mobilnya dan melihat alamatnya."Apakah ini kampung halamanmu?"


"Iya" cherly merasa penasaran dengan kampung halamannya dan harus datang melihatnya.


Sopir menjalankan mobilnya dan menuju alamat itu.


Setelah turun dari taxi cherly melihat sebuah jalan dengan lampu yang redup."Apa ini tempatnya?"


Saat ini sudah pukul sepuluh malam dan toko-toko sudah tutup, cherly mendekati pria tua yang sedang menutup toko."Selamat malam, nomor rumah ini berada di mana, ya?"


"Oh, kamu tinggal lurus saja lalu belok ke kiri sudah sampai,nona apa kamu tinggal di daerah sini?"


"Apa kamu mengenalku?"


Pria itu menggelengkan kepalanya."Aku sudah tinggal disini lebih dari 20 tahun, jika ada wanita cantik sepertimu aku pasti mengingatnya, namun sayang aku tidak kenal denganmu"


"Ibu angkatku tinggal disini,apa kamu tahu keluarga bermarga Mi?"


"Selama aku tinggal disini belum pernah mendengar orang bermarga mi"


"Tidak pernah dengar?"


"Tidak sama sekali"


Kebingungan melanda hati cherly, apakah kartu identitasnya palsu? kartu identitasku dibuat langsung daniel, bagaimana bisa palsu?


Cherly langsung menuju rumah yang di tunju oleh orang tadi, ia sudah mencari selama satu keliling namun tidak menemukan nomor rumah tersebut.Jika kartu identitas ini palsu, maka alamat ini juga palsu.


Ia semakin bingung dan menelepon nomor seseorang."Ini aku, apakah kartu identitasku palsu?"


"Sekarang kamu berada dimana?"


"Segera beritahu aku, apakah kartu identitasku palsu? namaku bukan cherly,jadi siapa nama asliku? bisakah kamu memberitahuku?" suara Cherly seperti permohonan.


"Namamu adalah keira" daniel dengan suara pelan.


"Keira namaku? jadi apa nama marga keluargaku?"


"Kamu tidak ada marga, ketika aku mengenalmu, namamu adalah keira"


"Kalau begitu, siapa aku sebenarnya?"


"Masalah ini akan aku jelaskan nanti, sekarang kamu pulang dan istirahat,jangan pergi kemana-mana"


"Aku mohon beritahu aku"


"Keira" daniel memanggil dengan penuh perasaan.


Cherly seperti kehilangan raganya, ia berjalan tanpa melihat ke depan.


"Tidak perlu,kamu tidak menipuku lagi dengan nama keira,kan?"


"Kamu dimana? aku akan menjemputmu"


"Kamu tidak perlu kemari, aku ingin menenangkan diri untuk beberapa hari, aku akan menghubungimu nanti" keira langsung mematikan teleponnya.


Ia berjalan tanpa arah tujuan dengan memeluk tasnya.


Setelah makan obat daniel langsung tertidur di mobil, terbangun karena telepon dari keira, mereka baru akan sampai di istana kepresidenan.Daniel melihat ke arah thomas." Pergi ke alamat yang ada di identitasnya, aku ingin pergi mencarinya"


"Tuan, sekarang sudah sangat malam, kamu tidak boleh sembarangan keluar"


"Segera pergi kesana" daniel berkata dengan serius.


Thomas segera menghubungi rombongan untuk pergi ke alamat tersebut.


Setengah jam kemudian rombongan mobil sampai sekitar alamat itu dan rombongan mobil menyebar untuk mencari keberadaan keira.


Namun thomas dan daniel yang paling cepat menemukan keira sedang berjalan di pinggir jalan.


"Dia berada disana" kata thomas.


Daniel langsung turun dari mobilnya dan berlari ke arahnya,lalu memegang tangan keira.


"Kamu... " keira terkejut melihat sosok daniel.


"Ikut aku pulang" keira yang terkejut tidak mengelak, ia seperti lemah di hadapan pria ini.


"Tuan muda Xi, cepat masuk ke dalam mobil" kata thomas.


Rombongan bodygard membentuk dinding untuk melindungi daniel.


"Aku tidak mau pulang dengamu, jadi kamu pergilah dari sini"


"Keira, kamu menurut, ya" daniel membujuknya.


Thomas juga ikut membujuk."Nona keira, ayo masuk ke mobil"


Keira juga khawatir dengan identitas daniel, ia masuk ke mobil dan duduk di samping daniel.


Thomas segera menekan tombol pemisah antara tempat duduk depan dan belakang.


Keira penuh dengan kekecewaan."Mengapa kamu membohongiku?apa semua yang kamu katakan adalah palsu?"


"Hanya nama dan kartu identitasmu saja, yang lainnya benar"


"Aku pekerja di toko kopi? apa aku pernah tinggal di rumahmu? mengapa kamu tidak memberitahu dari awal, kalau nama asliku adalah keira?"


Daniel saat ini belum ingin memberitahu identitas asli keira.


"Aku tidak memberitahumu karena sebuah alasan, kamu sekarang tetap gunakan identitas cherly"


"Bisakah kamu memberikan sebuah pekerjaan, aku rela menjadi pelayan restoran"


"Mengapa kamu harus melakukan ini?"daniel merasa sakit hati.


"Aku tidak mempunyai persyaratan lain, aku tidak akan mengganggu pernikahanmu dan tidak akan menghancurkan apapun, aku butuh pekerjaan yang bisa melihatmu, boleh tidak?" kalimat ini seperti permohonan rendah hati.


Daniel bingung dan frustasi dengan permintaannya.Ia tidak tahu sejak kapan begitu mencintai wanita di sebelahnya.,


"Oke, aku akan memberikan pekerjaan untukmu untuk melihatku" daniel berkata dengan pelan.


Keira merasa senang dan bahagia daniel menuruti permintaannya.


Dua puluh menit kemudian mobil sampai di depan rumah keira, keira turun dari mobil dan melambaikan tangannya ke arah daniel.


Di dalam mobil, dada daniel menjadi sesak, malam ini terlalu banyak hal terjadi dan menguras banyak pikiran dan energi.