
Haloo semuanya! terima kasih banyak yang mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Terima kasih
"---"
Veren menatap kopi yang sudah tumpah di lantai dan merasa sayang,dan segera menuju kamar pelanggannya,pelanggan itu marah dan protes.
Manager mendengar veren menabrak tuan muda yang terhormat segera memanggilnya ke kantor,manager memberikan gajinya selama ini dan menyuruhnya pergi dari hotel.
Veren langsung dipecat, ia masih marah dengan pria yang menyebalkan itu.
Dari bertemu dengannya selalu saja terjadi kejadian yang tidak baik.
Veren yang masih kesal kembali ke kontrakan, temannya masih tertidur, cindy adalah pekerja malam.
Ia membuka komputer dan berusaha mencari pekerjaan baru lagi.
Siang hari harry menelepon candice untuk makan bersama,candice juga setuju, mereka bertemu di sebuah restoran.
Yang mengantar candice ke restoran adalah bernett,bernett tidak berencana untuk makan siang, setelah melihat sang wanita masuk ke lift baru pergi.
Pelayan mengantarkan candice ke ruangan yang di pesan oleh harry.
Harry tersenyum melihat kedatangannya."Kamu semakin cantik saja"
"Kamu sekarang sudah tinggal disini?"
"Aku tinggal di hotel, namun karena suatu kejadian pindah ke rumah yang aku sewa dulu"
"Kenapa? apakah kamu berantem dengan orang hotel?" candice tertawa.
"Bukan, jam tanganku hampir dicuri" selesai berkata harry menunjukkan jam tangannya.
Candice juga mengetahui harry selalu memakai jam tangannya."Hotel berbintang, tidak mungkin akan terjadi hal seperti itu?"
"Sudah jangan dibahas lagi, kamu bagaimana? apakah ingatanmu sudah sembuh?"
Candice menggelengkan kepala."Mungkin sangat susah, ibuku juga memiliki masalah seperti ini dan ingatannya yang dulu belum pulih"
"Tenang saja, sekarang ilmu kedokteran sudah berkembang,kamu bisa menyuruh bernett untuk berinvestasi di kedokteran untuk meneliti penyakitmu"
"Masalah ini, kakakku sudah membuatnya" candice tersenyum
Harry juga merasa senang."Ada banyak orang yang perduli padamu,jika aku membuatmu tinggal di pulau, aku akan mendapatkannya dosa yang besar"
Candice tertawa."Aku juga masih merasa takut, jika seandainya tinggal di pulau selamanya"
"Untungnya priamu dapat diandalkan"
"Kamu kapan berencana untuk mencari veren? kamu bisa memberitahu tentangnya padaku, aku akan menyuruh orang untuk memeriksanya" candice memiliki status keluarga kerajaan dan mempunyai dukungan untuk mencari seseorang.
"Aku tidak banyak tahu tentangnya, aku hanya mengetahui nama kakeknya dan hanya tahu tempat tinggalnya yang dulu, sekarang dia sudah pindah"
"Kamu beritahu aku alamatnya, aku akan menyuruh bernett untuk mencarinya"
"Baiklah, aku akan menulis untukmu nanti"
Candice menelepon bernett untuk menjemputnya, bernett mengirim pengawal untuk menjemputnya, sebenarnya harry ingin mengantar, namun tolak oleh candice.
Gong Corp's
Candice pergi ke perusahaan untuk menemui bernett.
"Belum ditemukan,aku kesini untuk meminta bantuanmu,bisakah kamu membantunya?"
Bernett juga tidak memiliki pendapat, semakin cepat harry menemukan wanitanya akan cepat pergi dari kota ini.
"Baik, kamu ada informasi apa saja?"
Candice mengeluarkan selembar kertas, hanya ada tulisan nama kakeknya veren dan tempat tinggalnya yang dulu.
Bernett menelepon bella untuk mencari informasi tentang veren.
Hubungan bella dengan kantor polisi sangatlah baik,jadi bisa mencari tahu informasi veren dengan cepat.
Hanya butuh limabelas menit bella sudah mencetak dokumen,dan melihat foto yang masih hitam putih."Veren masih sangat kecil?"
"Bukan,ini adalah waktu pengambilan kartu tanda pendukuk,saat itu dia berumur 17 tahun dan sekarang sudah berumur 24 tahun" bella menjelaskan
Candice juga merasa senang mendapatkan no teleponnya dan segera melaporkan ke harry.
"Aku juga sudah mencari tahu, dia tidak pergi ke luar negeri, jadi dia masih berada di dalam negeri"
Candice mengirim foto veren dan menulis."Kamu coba dulu telepon dia,jika tidak bisa, kamu bisa pergi ke alamatnya"
Harry terkejut membuka pesan yang dikirim oleh candice,ia melihat foto hitam putih veren.
Apakah ini adalah veren?
Mungkin harapannya terlalu tinggi,Ia mengela nafas dan menelepon nomer ponselnya.
Dan nomer telepon sudah tidak aktif lagi!
Harry melihat foto hitam putih dengan teliti, sebenarnya wanita ini cantik,tapi hanya terlihat hitam saja,bagaimana bisa terpikirkan wanita yang telah menyinggungnya dua kali?
Harry mengendarai mobilnya menuju alamat yang diberikan oleh candice, karena tidak mengenal jalanan di dalam negeri harry tersesat beberapa kali dan bahkan tidak menemukan alamatnya.
Ia pulang ke rumah dengan perasaan kesal, setelah mandi dan makan malam, berencana mencari hiburan.
Pengurus rumah sebenarnya tidak mengizinkan tuan muda pergi ke club malam,namun hanya bisa menyuruh pengawal untuk menjaganya dengan ketat.
Harry memang menyukai musik di club, namun terhadap wanita yang berada di dalam club merasa risih.
Dengan wajah tampannya yang campuran menarik perhatian banyak wanita,lagipula penampilan harry terlihat seperti pemuda kaya raya dan masih ada dua pengawal yang berdiri di sampingnya.
Seorang wanita penggoda mendekat ke arah harry."Pria tampan, apakah kamu mau menemaniku minum?"
Harry meliriknya."Tidak tertarik"
Bagaimanapun sang wanita belum menyerah dan memperlihatkan dadanya yang montok.
"Bagaimana kalau kamu mengundangku untuk minum bersama?"
Sang pengawal menghalangi sang wanita lebih mendekat."Boss saya tidak tertarik, lebih baik kamu pergi"
Pada saat ini ada seorang wanita muda sedang menari diatas panggung,ia menari gerakan erotis,sang wanita sambil menari menggoda berjalan ke arah harry di iringi musik club.
Wanita ini benar-benar sudah membuang rasa malunya, ia menari menggoda dengan pakaian sexy dan membuat kaum kebanyakan kaum pria ingin menikmati tubuhnya.
Sang wanita merupakan penari yang sudah terkenal di club ini dan membuat kaum pria tergila-gila.
Namun,saat ini sang wanita menari di depan harry.Sang wanita rela melakukan segalanya untuk memikat pria di hadapannya.
Harry bahkan tidak melihatnya, ia lebih tertarik dengan minuman yang berada di tangannya dan terus minum.
Setelah lagu selesai sang wanita kembali ke atas panggung dan melanjutkan pertujukannya.