
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""_""
Setelah selesai di balut lukanya keira di bawa ke kamar pasien untuk di infus, karena tubuhnya masih lemah dan memerlukan sarapan pagi. Tentunya thomas yang harus mengatur sarapan.
Daniel merasa sedih melihat gadis yang sedang diinfus dan memegang tangan kirinya yang tidak terluka." Sekarang kamu katakan padaku tentang kejadian semalam, bagaimana kamu menghadapi mereka dan bagaimana kamu bisa terjun ke jurang?"
"Aku awalnya tidak terjadi apa-apa, tapi siapa sangka saat terakhir, akar yang aku genggam di potong oleh lawan,lawan sebenarnya telah kutembak, akhirnya aku dan dia terjun ke jurang dan aku tersangkut beberapa kali di batang pohon, namun saat pohon terakhir aku sudah pingsan" keira menceritakan hal berbahaya yang ia alami.
Daniel menghela nafas dan ingin memarahi sang wanita, wanita ini tidak memperdulikan nyawanya sendiri dan Jelas-jelas bisa meminta bantuannya.
"Kamu Jelas-jelas bisa meminta bantuanku, kenapa harus menghadapi seorang diri?"
"Ini adalah masalah yang di akibatkan olehku sendiri, aku tidak ingin merepotkanmu! lagipula aku yakin untuk menghadapi mereka sendiri" keira mengkerucutkan bibirnya
Daniel melihat bibir sexynya, tiba-tiba membungkukkan badan dan menekan bibir mungilnya dan ingin menghukum sang wanita.
Thomas mengantar sarapan buru-buru dan tidak mengetuk pintu. namun tidak menyangka melihat mereka berdua telah berciuman.
Tuan presiden ternyata mengambil keuntungan dsri gadis kecil yang terluka.Saat hendak menutup pintu mendegar suara suram daniel.
"Masukklah"
Thomas langsung menaruh sarapan di meja dan kabur karena malu.
Wajah keira sudah memerah dan terlihat lebih menggoda, bibirnya juga sedikit membengkak, ini akibat hisapan daniel yang kuat. Apakah lelaki ini suka bersikap sedikit kasar padanya?
Daniel tersenyum puas melihat wajah imutnya.
"Lain kali, saat kamu memiliki masalah dan tidak melaporkan padaku, kamu akan mendapatkan hukuman ini"
Keira menjadi sedikit kesal."Kamu malah menindasku saat aku sedang terluka, kalau saja aku tidak terluka,coba saja kamu berani menciumku"
"Bukankah aku sudah melakukannya beberapa kali?" daniel berkata dengan arogan, kemampuan wanita ini hanya berbahaya untuk orang lain, namun di hadapannya tidak akan mempan.
Keira menjadi lebih malu lagi."Jangan kira aku tidak berani melakukan apapun padamu"
Daniel tersenyum."Kalau begitu akan melihat apa yang akan kamu lakukan padaku?"
Lelaki di depannya adalah satu-satunya orang yang bisa membuat keira merasa bergairah.
"Kenapa pemikiranmu sebagai seorang presiden begitu tidak normal?"
"Aku memang presiden,namun pada dasarnya aku adalah pria! aku juga lekaki normal"
"Tangan kiriku masih bisa di gerakkan dengan bebas" keira bertingkah sok kuat.
"Aku ingin menyuapimu"
Keira tidak ingin berdebat dengannya, keira merasa bersyukur mampu bertahan hidup dan harus berterimakasih pada tuhan. Sekarang ia menikmati mendapatkan perhatian dari sang pria."Baiklah, kamu suapi aku"
Daniel membantunya bersandar di bantal dan menyuapi makanan sendok demi sendok.
Keira merasa malu di tatap oleh daniel, tubuh sang pria memiliki hawa unik yang membuat keira merasa merinding.Namun tatapan sang pria juga membuatnya nyaman.
"Kenapa kamu terus menatapku seperti itu? bagaimana aku bisa terus makan?" keira merasa kacau karena tatapannya.
Daniel tidak menatapnya serius dan meledeknya lagi."Makanlah lebih banyak, tubuhmu masih lemah dan lukamu memerlukan nutrisi untuk pemulihan"
"Memangnya sekarang kamu tidak mempunyai pekerjaan?"
"Aku hanya ingin merawat wanitaku sendiri"
Sejak kapan dirinya menjadi wanitanya?
"Kamu jangan berkata sembarangan,aku mana mungkin menjadi wanitamu? memangnya aku berhak?" keira menundukkan kepalanya.
Daniel segera memegang dagunya dan mengangkat wajahnya."Keira, perkataan yang aku katakan selalu terhitung, aku tidak akan menikah lagi selain denganmu, kamu juga tidak boleh menikah dengan pria lain, tunggu aku mengatur semuanya, setelah itu kita akan hidup bersama hingga menua"
"Tapi, kamu adalah presiden dan harus menikah"
Pandangan keira menjadi kabur ,apakah pria ini akan terus melajang demi dirinya?
"Setujukah kamu untuk menunggu? aku selain tidak bisa memberikan status, aku bisa memberikan hal yang dilakukan suami untuk istrinya" Daniel menjamin.
Keira hendak mengatakan, bahwa dirinya adalah anak dari keluarga chu, tapi, sekarang drake masih hidup dan akan sangat marah jika mengetahui pembunuh yang diutusnya telah dibunuh olehnya.Keira takut keluarganya akan menjadi ajang balas dendam.
"Aku sangat lelah, biarkan aku menyembuhkan lukaku dulu dan kita baru membahasnya, bolek tidak?" keira tidak menolaknya dan tidak juga menjanjikan.
Daniel kembali sadar sekarang luka di tubuhnya cukup parah."Baik, aku akan merawat lukamu hingga sembuh"
Keira mengangguk."mmmm! suapi aku lagi"
Setelah selesai sarapan daniel membawa keira kembali ibukota negara, sepanjang jalan keira berbaring di ranjang khusus, daniel duduk di sebelahnya, mereka saling tersenyum secara mendalam dan saling menatap.
Daniel juga mampu melihat sang gadis juga menyukainya dari pandangan matanya, ia juga tidak akan meminta lebih, sekarang hanya berharap keira selalu berada di sisinya.
"Aku akan mengaturmu untuk tinggal di istana kepresidenan,aku akan menjagamu setiap hari hingga lukamu sembuh" daniel memijat tangannya lembut dan mencium pipinya yang mulus.
Hati keira menjadi tegang, ciuman itu penuh dengan perasaan cinta dan kasih sayang.