Suami Sementara

Suami Sementara
Penyesalan Amora


Happy reading zheyeng 😘😘


_________________________________


Rindu itu nyata


senyata rasa yang datang tanpa cela


Rinai rindu semakin menyeruak


membuat hati ingin sekali berteriak


Ini tentang rindu


yang tak bisa di utarakan


Tentang rindu yang akan selalu tersimpan


dan tak kan pernah bisa di ungkapkan


Wahai Arjuna,


Aku hanya bisa mengungkapkan rindu lewat aksara


Tanpa bisa kembali bertegur sapa


Untuk menyatukan rasa yang telah bermetamorfosa


Wahai Arjuna,


masih adakah di hatimu sedikit rasa


yang bisa mengubah sedikit lara


agar kelak kita berjumpa dan kembali merajut bahagia


dengan satu rasa yang sama.


_


_


_


Amora menyeret kakinya yang lemah tanpa daya menuju apartemen. Membuka pintu yang berdiri kokoh itu dengan lemas, kakak iparnya yang melihat keadaan wanita itu segera menyambut dengan khawatir.


"Amora, kamu tidak apa-apa?" tanyanya khawatir. Memperhatikan wajah Amora yang sembab dengan terlihat sangat letih dan sedih. Amora hanya diam tak menjawab, ia hanya menurut ketika sang kakak ipar menuntunnya untuk duduk di sofa yang ada di ruang tamu.


"Minumlah," Amora segera meneguk air putih itu dan menghabiskannya. Kakak iparnya meletakkan gelas yang kosong itu ke atas meja kecil yang ada di sana.


"Amora kenapa?" tanya kakak Amora yang baru datang dari luar.


"Nggak tahu, mas. Pulang- pulang udah begini." jawab istrinya bingung. Sang kakak langsung menghampiri adiknya yang terlihat kacau.


"Amora, kamu kenapa dek?" tanya Hanif sedih. Sementara Amora hanya diam dan menatap lantai di bawahnya dengan tatapan kosong. Hanif duduk di sebelah adiknya, merangkulnya lembut.


"Reyhan dimana? bukankah tadi kamu ke rumah sakit untuk menjaga Reyhan?"


Amora menggeleng sehingga membuat pasangan suami istri itu bingung dan saling pandang.


"Apa maksudmu?" tanya Hanif bingung.


"Reyhan menghilang. Amora tidak tahu dia dimana." setetes bulir bening turun di wajah cantik wanita itu.


"Astaghfirullah, hilang bagaimana?" tanya istri Hanif seraya menutup mulut. Amora hanya menggeleng. Ia pun tak tahu dimana Reyhan berada saat ini. Andai saja ia tahu, ia akan menemuinya dan mengatakan pada pria itu bahwa sebenarnya ia sangat mencintainya.


Ya, ia yakin dengan perasaannya. Selama di perjalanan mencari Reyhan serta pulang ke apartemen, ia berhasil meyakinkan dirinya bahwa ia benar mencintai pria itu. Rasa yang tumbuh itu bukan sekedar rasa pada seorang sahabat, tapi benar adanya rasa itu berbeda.


Rindu yang menyeruak, membuatnya ingin sekali berteriak. Hatinya sakit, batinnya tersiksa ketika tak bersama pria itu. Jika bersama, maka ia akan tenang dan damai. Rasa bahagia pun tersemai.


"Kamu sudah mencari kerumah mama Riana?" tanya Hanif. Amora mengangguk.


"Di apartemen Reyhan?" Amora kembali mengangguk. Bulir bening itu semakin deras sehingga kembali membasahi wajahnya. Amora menutup wajahnya dengan kedua tangan. Melihat hal itu, kakak iparnya langsung menarik tubuh Amora yang lemah ke dalam pelukannya.


"Sabar sayang, kakak yakin pasti Reyhan baik-baik saja." wanita itu mengelus lembut punggung Amora yang bergetar karena tangis.


"Amora menyesal, kak. Amora baru menyadari bahwa Amora sangat mencintai Reyhan. Kenapa baru sekarang Amora menyadari semua ini?" ujarnya di sela Isak tangis. Pernyataan Amora membuat Hanif dan istrinya tercengang, keduanya saling pandang tak percaya.


"Amora yakin, Reyhan kecewa pada Amora yang tak pernah menganggap Reyhan sebagai suami. Amora tidak pernah menghargainya layaknya suami. Amora menyesal kak, Amora menyesal." teriaknya frustasi.


"Apakah masih ada kesempatan buat bertemu dengan Reyhan lagi, kak? Apakah Amora dan Reyhan masih bisa bersama lagi? Amora janji, akan menjadi istri yang baik. Amora berjanji akan memperlakukan Reyhan seperti suami yang sesungguhnya. Reyhan bukan suami sementara buat Amora, Amora ingin Reyhan menjadi suami selamanya untuk Amora."


❤️❤️❤️


Halo zheyeng 😘


Maaf ya, author sengklek baru bisa up setelah sekian lama. Udah hampir seminggu Author sakit, ini baru agak mendingan. Maksain buat up, maaf cuma dikit juga. Semoga bisa mengobati kerinduan kalian dengan Amora yah😂


Jaga kesehatan gaess....


karena nyatanya jatuh sakit itu tidak seindah jatuh cinta. Eaakk😂😂


Maaf, author masih kliyengan🙏 Hari ini dikit aja dulu ya, Assalamualaikum.