Rio & Ara

Rio & Ara
Episode 36


"Hufftt satu kebohongan untukku hari ini." Hela Ara yang telah berbohong kepada Receptionis dengan mengatakan ia adalah pembantu.


"Lagian juga mana ada yang percaya kalau aku mengatakan statusku sekarang. Mereka akan mengira aku wanita yang sedang bermimpi berkepanjangan dengan mengatakan aku istri Tuan Rio." Gumamnya.


"Secara yang ku tahu Rio adalah seorang pemuda yang tampan di kalangannya. Dengan ketampanan, dan kewibawaannya membawa ia menjadi seperti pangeran di negeri dongeng. Ya tepatnya Rio banyak penggemar wanita dimana-mana. " Gumamnya kembali.


Dan tak terasa ia telah sampai di depan ruangan Rio. Tapi sayup-sayup terdengar gelak tawa riuh di dalamnya. Yang membuat Ara terhenti langkahnya.


"Siapa ?" Batinnya yang mencoba mendengarkan pembicaraan Rio dengan dua lelaki rekan kerjanya.


Karena pintu di ruangan Rio tidaklah tertutup rapat jadi masih terdengar jelas dari luar.


"Rumor yang gue dengar lo sudah menikah diam-diam ya ?" Tanya Alex rekan kerjanya plus sahabat terdekatnya.


"Oh iya kah gue baru dengar ?" Timpalnya Arfan rekan kerjanya plus sahabat terdekat Rio pula.


Persahabatan mereka telah tumbuh dari kecil sampai sekarang. Rio hanya diam tak menjawab pertanyaan dari Alex.


"Kita sudah bersahabat sejak lama. Kabar bahagia seperti ini lo sembunyikan dari kita sahabat lo sendiri" Singgung Alex.


Tapi Rio masih diam tanpa berkutik.


"Atau jangan-jangan istrinya sangatlah jauh dari kata kriteria lo " Ucap Arfan


"Iya dia jauh. Dia .... " Belum Rio selesai berucap.


"Gue tak percaya kalau lo sudah menikah. Ini seriusan ? " Terkejut Arfan


"Coba tampar gue Lex ?" Dengan Wajah melongo Arfan yang menatap dekat Alex.


Plak!!


Tampar Alex kuat


"Aww" Pekik Arfan dengan mengusap pipi kirinya.


"Kira-kira kali" rintih Arfan.


"Kan lo yang minta di tampar" sungut Alex.


"Tapi gue gak masih percaya lo udah nikah ?" Ucap Arfan yang masih mengelus pipinya.


"Nih " Rio menunjukan cincin yang melingkar di jari manisnya.


"Ho.. Ho , serius Lex " Arfan beranjak langsung dan melihat dengan dekat menatap cincin yang melingkar di jemari manis Rio.


"Hahahaha" Tawa pecah Arfan


"Apa ? Ada yang salah ?" Heran Rio yang melihat jemarinya dan membolak-balikannya.


"Mulai error tuh otak nya gara-gara gue tampar" celetuk Alex


"Haha.. Apaan sih Lex ?" Arfan memberhentikan tawanya dan berujung kesal.


"Ya kan yang kita tahu seorang Rio Ardiansyah anak konglomerat terkaya di jagat raya . Yang dulunya anti sama cewek sekarang malah nikah ?" Geleng-geleng Arfan.


"Apaan sih Fan?" Elak Rio


"Iya juga ya. Dulu lo anti sama cewek, kenapa sekarang dengan usia muda lo . Lo sekarang nikah ?" Heran Alex


"Haaaa... Atau lo nikahin cewek imitasi ya ?" Duga Arfan.


Plak!!


Rio menampar mulut Arfan dengan berkas yang ia pegang.


"Rio !!" Kesal Arfan


"Ya cewek beneran lah yang gue nikahin. Ya kali gue nikah sama banci" Ucap Rio dengan menyandar di meja kerjanya menghadap duduknya Alex di sofa.


"Lo jatuh hati sama dia ?" Tanya Arfan serius yang ikut menyandar.


"Ya enggak lah. Gue tetep Rio dulu kok, gue masih Rio yang dulu. " Tegas Rio


"Maksud lo berarti lo gak cinta sama dia?" Tanya Alex


"Ya mana mungkin lah. Hubungan kita tuh hanya di atas kertas bukan dari perasaan yang murni dari diri sendiri. Dan ini semua juga Nyokap Bokap gue. Gue cuma ? Cuma apa ya ? Intinya gue lemah kalo udah hadapan sama Nyokap Bokap. Terlebih Nyokap gue , gue lemah di hadapannya. Gue jalananin ini semua agar keduanya bahagia." Ucap Rio