
"Namaku adalah Chai Ying... aku adalah Pedang dari Han Sen dan didunia ini orang yang layak berdiri diatasku adalah Kakak Han Sen !" Teriak Chai Ying dengan tegas.
Yao Wu mencubit pinggang Han Sen dan tidak menyangka kalau pikirannya akan menular sampai kepada Chai Ying. Han Sen hanya bisa menggaruk kepalanya dan tersenyum cerah, dia sangat senang karena Chai Ying mau menentukan pilihannya dan sebagai salah satu Wanitanya dia memang harus memiliki karakter seperti ini.
Men Hao berteriak dengan keras dan melemparkan Tombaknya kearah Chai Ying, kecepatan Tombak itu sangat luar biasa dan Qi yang padat menyelimutinya.
Chai Ying memejamkan matanya dan Niat Pedang yang sangat kuat memenuhi sekitarnya. Chai Ying membuka matanya dan mengayunkannya sekuat tenaga, Qi Pedang yang sangat kuat mengamuk seperti badai dan berbenturan langsung dengan Tombak itu.
Benturan dari kedua kekuatan ini menarik perhatian banyak orang. Satu persatu jenius dari Sekte besar bermunculan karena merasakan Qi Pedang yang sangat luar biasa.
Tombak Men Hao hancur berantakan dan sosok Chai Ying sudah berada didepannya, Pedangnya sedikit menusuk dada Men Hao namun tidak ada niat membunuh sama sekali pada dirinya.
"Terimakasih sudah menunjukan belas kasihan dan kami semua sudah kalah telak." Kata Men Hao dengan penuh kepuasan.
Perlahan Chai Ying turun dan Juri mengumumkan bahwa Kelompok mereka sudah menang. Chai Ying menjadi pusat perhatian karena pemahaman Niat Pedangnya yang sangat kuat.
Wu Sue merasa sangat senang dengan hal ini dan sekarang mereka memasuki jajaran Kerajaan kelas tinggi tepat dibawah Sekte besar. Apa yang Ayahnya harapkan sekarang sudah terwujud dan bahkan jika mereka kalah sekarang itu bukanlah hal yang memalukan.
Tanah mulai bergetar dengan hebat dan sebuah monumen tiba-tiba berdiri. Kelima orang tiba-tiba muncul di Tribun dan mereka adalah Master Sekte dari Union, Matahari, Langit Iblis dan Embun Beku.
Setiap Kelompok dari keempat Sekte muncul dan berbaris. Han Sen melihat wajah yang sebelumnya berselisih dengannya yaitu Nie Yong dari Sekte Matahari dan Gu Heng dari Sekte Union.
Namun melihat dari Kultivasi mereka yang hanya berada di Tahap Awal Divine Transformasi, Han Sen yakin bahwa mereka bukanlah pemimpinnya.
Reputasi Sekte besar bukanlah omong kosong belaka dan Han Sen harus mengakuinya hari ini, namun dia tidak akan takut hanya dengan melawan mereka semua.
Diatas Monumen dua orang tua tiba-tiba muncul yaitu Die Long dan Chen Mu. Mereka berdua adalah Leluhur dari Sekte Awan dan merupakan orang terkuat di Benua ini yang berada di Alam Virtual.
Cang Yuan juga ada disana dan disejajarkan oleh mereka berdua sebagai karakter penting di Benua ini. Han Sen sudah memberitahunya tentang perjanjian untuk tidak menyebutkan namanya, jadi Cang Yuan tidak akan bereaksi berlebihan.
Semua orang berbaris dengan rapi sesuai urutan Kelompok mereka. Die Long menatap kearah Han Sen dan merasakan kalau Auranya sangat familiar baginya, namun dia benar-benar tidak bisa mendeteksi kedalamannya dan hal ini membuatnya cukup tertarik.
Chen Mu berdiri dan berkata, "Setiap Generasi pasti melahirkan bakat yang luar biasa, hari ini adalah Turnamen besar yang selalu diselenggarkan oleh Sekte Awan kami. Walaupun tujuannya hanya mencari tahu tentang bakat dari generasi yang lebih muda namun banyak sekali nyawa yang dapat hilang kapan saja."
Chen Mu melanjutkan, "Kelima Kerajaan sudah dipilih bersamaan kelima Sekte besar. Lanjut atau menyerah akan kalian putuskan sendiri... kelima Sekte akan tetap melanjutkan Turnamen, jika ada yang berani maka Ketua Kelompok dari Kerajaan bisa naik keatas arena !"
Keempat orang melompat keatas Arena dan mereka adalah Nie Fan dari Sekte Matahari, Gu Feiyan dari Sekte Union, Duan Hongchen dari Sekte Langit Iblis dan Zhi Xin dari Sekte Embun Beku.
Kultivasi mereka berada di Tahap Akhir Divine Transformasi dan fluktuasi Aura mereka sangat mengintimidasi. Semua orang terlihat ragu untuk maju dan bersaing dengan kelima Sekte, jika lawan mereka adalah Zhi Xin mungkin itu jauh lebih baik.
Namun kekejaman dari ketiga Sekte lainya sudah sangat terkenal, takutnya tidak akan ada pengampunan sama sekali dan mereka tidak lebih hanya mengantar nyawa saja.
Luo Feng berada didalam barisan Kelompok Sekte Union dan merasa sangat puas. Qing Yong sedikit ragu apakah Han Sen akan maju atau tidak, namun jika dia ingin menarik kembali perkataannya maka tidak ada yang bisa disalahkan.
Melihat kekuatan tempur keempat Sekte ini sungguh sangat mengerikan, dalam pertarungan kelompok mereka tidak akan memiliki peluang untuk menang.