
Yun Zhi memegang tangan Han Sen dan memintanya untuk tetap tenang. Niat membunuh Han Sen perlahan mulai menghilang dan dia menghela nafas panjang.
Zie Ling terkejut dengan keakraban mereka berdua namun ini bukan waktu yang tepat untuk bertanya tentang keadaan. Zie Ling menceritakan semua kebenaran tentang Kerajaan Xianjiang dan ekspresi Han Sen berubah menjadi sangat serius.
Singkatnya Wu Tian melakukan pemberontakan besar, dia mengambil alih posisi Raja yang sekarang dan membuat semua orang tunduk. Raja yang lama Wu Dao yang tidak lain adalah Ayahnya mati bersama dua Penjaga Kerajaan Sie dan Xuan.
Yao Wu sendiri juga ikut bertarung namun nasibnya jauh lebih baik. Berkat pertolongan dari Hong Wen sekarang Yao Wu dan Wudie bersama dengan ketiga Keluarga kelas pertama sedang mengungsi dibawah perlindungan Hong Wen di Sekte Iblis.
"Bagus sekali Wu Tian... keserakahanmu sungguh memancing kemarahanku. Jika sesuatu yang buruk terjadi kepada Yao Wu, aku akan membunuhmu dan meminum darahmu seperti Iblis. Siapapun yang menjadi pendukungmu aku tidak peduli... aku Han Sen bersumpah akan mengambil hidupmu !" Kata Han Sen dengan penuh kemarahan.
"Masalah utama yang kita pikirkan bukan itu... aku khawatir ini merupakan strategi yang sudah direncanakan oleh Kekaisaran Pedang. Tidak ada yang mengambil tindakan karena kedua Leluhur sekarang sedang bertarung diperbatasan dengan para Petinggi Kekaisaran Pedang. Pertarungan ini sama sekali terasa aneh, sedangkan orang yang berada dibelakang Wu Tian hanya berada di Tahap Akhir Alam Divine Sea. Aku yakin mereka memiliki rencana dan tujuan yang masih belum diketahui." Kata Zie Ling yang mengutarakan pendapatnya.
"Aku tidak peduli dengan Kekaisaran Pedang atau apapun itu. Jika mereka bermain-main denganku maka artinya mereka mengundang kematian untuk diri mereka sendiri. Berikan aku gulungan Array Teleportasi ke Sekte Iblis, kalian seharusnya memilikinya bukan !" Kata Han Sen sambil mengulurkan tangannya.
"Aku ikut denganmu." Yun Zhi terlihat khawatir dan tidak ingin melepaskan Han Sen pergi dengan kemarahan.
"Karena situasinya memburuk maka Sekte Embun Beku sangat membutuhkan tenagamu. Terlebih kau baru kembali dan aku sendiri sangat mampu untuk mengurusnya !" Kata Han Sen dengan tegas.
"Aku ikut !" Yun Zhi terlihat bersungguh-sungguh.
Zie Ling memberikan gulungan Array Teleportasi dan berkata, "Biarkan Keponakan ikut bersama dengan Anda... sepertinya terjadi sesuatu yang spesial kepada kalian."
"Baiklah kalau begitu." Han Sen tidak ingin membuang waktu dan berdebat.
Aura yang sangat kuat bergerak kearah Han Sen dan Hong Wen menunjukan dirinya, "Akhirnya kau datang juga !"
"Dimana Yao Wu ?" Tanya Han Sen dengan dingin.
"Gadis itu baru sembuh dari lukanya... aku minta maaf... karena jarak aku hanya bisa melakukan semua ini. Untuk kedua Gadismu yang lain aku juga tidak berdaya... perbatasan saat ini terdapat pertempuran. Melewati sekumpulan Ahli di Alam Virtual masih mustahil untuk aku lakukan." Kata Hong Wen dengan jujur.
Bahkan setelah dia menerima Cairan Perubahan Beast, Kultivasinya masih berada di Tahap Akhir Divine Sea. Pertempuran diperbatasan sudah diluar kemampuannya, hanya ini yang bisa dia lakukan untuk sekarang.
Han Sen menjentikkan jarinya dan sebutir Pil Roh Nirvana melesat kearah Hong Wen, dia menangkapnya dan tersenyum dengan sangar puas.
"Gunakan itu untuk menerobos... untuk sekarang antar aku menemuinya !" Han Sen sangat penasaran dengan keadaaan Yao Wu.
Hong Wen mengantar mereka dan berjalan dengan santai, "Jika kau ingin balas dendam maka tunggu aku menerobos... aku bisa menjamin kalau diriku bisa membantumu !"
"Apakah kau pikir aku tidak mampu melakukannya sendiri. Seharusnya mereka tidak memancing amarahku... dendam ini akan aku selesaikan dengan tanganku sendiri. Apa yang perlu kau lakukan adalah menepati janjimu !" Kata Han Sen dengan dingin.
Hong Wen menelan ludahnya dan merasakan niat membunuh yang intens dari Han Sen. Kecepatan Kultivasinya memang sangat luar biasa, hanya dalam dua tahun dari Tahap Akhir Alam Nascent Soul. Han Sen yang sekarang sudah menerobos Alam Divine Sea, Jenius tak tertandingi sekaligus orang yang memiliki gelar sebagai kesombongan surgawi memang layak untuknya.
Setelah beberapa waktu akhirnya mereka sampai ditempat pengungsian. Disana banyak sekali tenda dan tidak sedikit wajah yang Han Sen pernah lihat, namun Han Sen hanya tertarik untuk melihat Yao Wu dan pergi ke tendanya.
Han Sen dan Yun Zhi masuk kedalam dan melihat Yao Wu yang sedang merawat Wudie. Yao Wu sangat terkejut melihat kembalinya Han Sen dan segera berlari kedalam pelukannya.