
Mereka sangat terkejut karena niat membunuh dapat dilatih dengan cara seperti ini. Biasanya untuk melakukan ini seseorang akan melalui pertarungan sebenarnya dimana mereka akan bermain dengan hidup dan mati.
Namun Han Sen menggunakan cara yang sangat jenius dengan menciptakan sebuah Ilusi. Entah seperti apa jadinya semua Anak-Anak ini nanti mereka tidak sabar untuk melihatnya.
Jeritan terus menerus terdengar dan niat membunuh yang sangat kuat meledak-ledak, Han Sen sendiri memang yang membuat formasi ini namun dia tidak bisa melihat ilusi seperti apa yang mereka alami.
Namun dia bisa menebak apa yang mereka rasakan. Apa yang paling menakutkan dari seseorang adalah hati mereka dimana terdapat orang penting yang sangat berarti untuk mereka.
Bertemu lawan yang kuat dan melihat orang yang berharga mati tepat didepannya. Hal itu akan menjadi sesuatu yang menyakitkan untuk mereka dimana kemarahan kepada diri sendiri karena lemah dan ketidakberdayaan untuk melindungi orang-orang yang berharga akan membangkitkan mereka.
Setelah setengah hari satu persatu dari mereka membuka matanya dan menangis dengan keras, Han Sen menyuruh mereka berempat untuk tetap diam. Setelah mengalami ilusi yang tidak menyenangkan hal ini adalah sesuatu yang wajar, biarkan mereka menenangkan diri dan lahir dengan pribadi yang baru.
Setelah beberapa waktu akhirnya mereka semua mulai mendapatkan ketenangannya. Mereka hanya bisa mengutuk Han Sen karena memperlihatkan sesuatu seperti itu.
Han Sen berdiri dan berkata, "Aku tahu kalian semua sekarang marah kepadaku... aku sendiri juga tidak tahu ilusi macam apa yang sudah kalian lihat. Tapi aku akan menegaskan satu hal... jika kalian masih lemah seperti ini maka mungkin apa yang kalian lihat didalam ilusi tadi bisa saja benar-benar terjadi."
Ketika kata-kata ini keluar semua orang tidak merasa ragu sedikitpun. Aura membunuh mereka meledak dan mereka sangat ingin bertambah kuat bagaimanapun caranya.
"Jika kalian ingin hidup dengan baik dan melindungi mereka yang berharga dihati kalian, maka pilihan satu-satunya adalah dengan bertambah kuat. Niat membunuh dapat merangsang potensi kalian dan jika kalian bertarung maka kekuatan tempur kalian akan meningkat hingga setengahnya, seharusnya kalian dapat merasakan perubahan pada diri kalian bukan ?" Kata Han Sen yang menjelaskan semuanya.
"Ya." Teriak semua orang dengan tegas.
Han Sen mengangguk dan melemparkan sebuah Botol kearah Chai Ying, disana terdapat 30 Pil Roh berwarna hitam dan Han Sen sudah menyiapkan hal ini khusus untuk mereka.
Chai Ying membagikan mereka satu persatu dan semua orang tidak melihat sesuatu yang spesial pada Pil Roh ini.
"Aku akan memberikan waktu satu minggu kepada kalian, istana ini sangat luas dan aku ingin kalian memutarinya selama lima kali. Sekarang makan Pil Roh itu dan kita akan memulainya sekarang !" Kata Han Sen dengan tegas.
Mereka semua terlihat bingung dengan metode latihan ini dan mereka semua segera menelan Pil Roh itu. Tiba-tiba tubuh mereka terasa sangat panas dan mulai mati rasa, mereka seolah membawa batu besar dan tubuh mereka sangat kaku.
"Ugh." Semua orang berusaha untuk bergerak namun mereka sangat kesulitan.
"Aku mencampur beberapa jenis racun yang dapat membuat kalian lumpuh. Basis Kultivasi kalian akan tersegel dan kalian sudah merasakan efeknya, jika kalian tidak mendapatkan penawarnya selama seminggu aku jamin kalian akan mendapatkan rasa sakit yang lebih buruk dari kematian. Sekarang bergeraklah... jika kalian ingin menjadi kuat maka kalian juga harus mengeluarkan usaha lebih !" Kata Han Sen yang berbalik dan mencari tempat duduk.
Chai Ying dan Qing Yong mengambil langkah awal dan mulai bergerak seperti siput. Semua orang mengikutinya dan percuma saja mereka mengeluh kepada Han Sen sekarang.
Han Sen duduk dengan santai dan akan menunggu mereka sampai selesai. Sekarang mereka akan mengeluarkan usaha 10 kali lipat lebih keras untuk menyelesaikan hal ini, latihan ini mungkin terlihat sederhana namun bagi mereka yang merasakannya itu sudah seperti neraka yang sebenarnya.
"Tuan Han... kalau boleh tahu apa manfaat dari latihan ini ?" Tanya Sie dengan penasaran.
"Nanti kau juga akan tahu.... kenapa... apakah ada dari kalian yang ingin bergabung juga ?" Tanya Han Sen dengan santai.
"Latihan ini hanya untuk mereka generasi muda dan kami sepertinya tidak cocok." Kata mereka semua dengan enggan.
"Sayang sekali." Han Sen mengangkat bahunya dan tidak terlalu memperdulikannya.
Namun setelah semua ini selesai Han Sen yakin mereka akan iri setengah mati melihat perkembangan mereka.