
Hong Wen memeriksa Cairan Perubahan Beast dan merasakan energi yang luar biasa darinya, hanya dengan menghirupnya saja dia tahu bahwa ini adalah harta yang sangat berharga dan sekarang dia tahu kalau ucapan Han Sen sama sekali bukan omong kosong.
Kedatangannya kemari benar-benar membuahkan hasil yang sangat bagus. Permintaan Han Sen juga tidak terlalu sulit dan mungkin ini akan menjadi awal yang hebat, sekarang Hong Wen memandang Han Sen berada dilevel yang sama dengannya.
"Terimakasih... aku akan segera kembali dan meminta muridku untuk mengirim Batu itu." Hong Wen berbalik dan segera pergi.
Han Sen menghela nafas dan setelah semuanya selesai dia bergegas untuk kembali. Sekarang selama ada Sekte Langit Iblis yang menjadi pendukung maka Kerajaan ini akan aman, tapi apa yang paling Han Sen utamakan adalah keselamatan mereka bertiga.
Seharusnya dengan perlindungan dari Hong Wen maka akan sedikit orang yang berani untuk menimbulkan masalah. Setelah Turnamen ini berakhir Han Sen akan pergi ketempat yang sebelumnya ditunjukan oleh Buku Emas Rahasia Alam.
Bai Limo mengatakan bahwa disana ada sesuatu yang menguntungkan. Walaupun Bai Limo mengatakan bahwa dia harus mencapai Alam Divine Sea terlebih dahulu namun Han Sen tidak akan terlalu memikirkannya.
Ketika dia membentuk Cincin Semesta kesembilannya maka dia akan mencapai kesempurnaan. Menerobos Alam Divine Transformasi akan menjadi hal yang mudah untuknya, Han Sen yakin bahwa dia dapat melalui semua rintangan ketika sampai disana.
Setelah beberapa waktu akhirnya dia sampai dan disana Liu Shuang bersama dengan Chai Ying sudah menunggunya. Mereka penasaran kenapa Han Sen tetap tinggal dan Han Sen tidak ingin mengatakan apapun kepada mereka.
Mereka pergi ketaman dan Chai Ying menyeduh teh untuk mereka berdua. Han Sen juga memberikan sebuah Pedang untuk Liu Shuang dan dia sangat menyukainya.
"Kakak Han... apakah ini benar-benar buatanmu sendiri ?" Tanya Liu Shuang dengan penuh semangat.
"Tentu saja... kalian berdua akan memainkan peran besar nanti di Turnamen, aku sendiri hanya akan menjadi cadangan." Kata Han Sen sambil meminum tehnya.
"Tuan sangat kuat dan mengapa harus menjadi cadangan ?" Tanya Chai Ying dengan penasaran.
Chai Ying merasa malu sekaligus senang dengan perkataan Han Sen, namun dirinya tidak yakin akan terbiasa memanggilnya Kakak mulai dari sekarang.
Liu Shuang tersenyum dan sedikit bingung, "Memangnya seberapa kuat Kakak Han yang sekarang ?"
"Entahlah... mungkin aku bisa membunuh Kultivator Tahap Akhir Divine Transformasi." Jawab Han Sen dengan santai.
Tentu saja Han Sen tidak akan pernah mengatakan semuanya. Seni Qi Alam membuat dirinya dapat melompati batasannya dan Jiwa Naga Surgawi sangatlah kuat, terlebih didalam kepalanya terdapat Seni Beladiri yang dia gunakan sewaktu menjadi penguasa Alam Mistik.
Pertarungannya hanya ditujukan oleh Jenius keempat Sekte. Mereka yang disebut sebagai jenius tentunya bukanlah orang lemah, terlebih Han Sen juga tertarik untuk melihat seperti apa Sekte Awan.
"Kalau begitu ini akan menjadi panggung bagi kami." Kata Liu Shuang dengan semangat dan Chai Ying juga merasakan hal yang sama.
"Baguslah jika kalian senang... aku tidak terlalu banyak berharap lebih, tapi pastikan diri kalian untuk tidak berlebihan. Aku dengar Turnamen ini banyak memakan banyak korban, jadi pastikan saja bahwa kalian berdua tetap hidup. Ngomong-ngomong sudah setahun dan kenapa Yao Wu belum kembali ?" Han Sen sedikit penasaran dengan apa yang sebenarnya Yao Wu lakukan.
"Kakak Yao sudah kembali sebulan setelah Tu.. maksudku Kakak Han Sen meninggalkan Ibukota, tapi Kakak Han sedang dalam pelatihan tertutup dan Kakak Yao tidak ingin mengganggu." Kata Chai Ying dengan jujur.
Liu Shuang melanjutkan, "Yao Wu sudah menerobos Alam Divine Transformasi dan bakatnya mulai terlihat. Karena Turnamen akan segera dimulai maka Keluarga Kerajaan harus mempersiapkan semuanya dengan benar, jadi kita tidak bisa mengganggu mereka dan dia menitipkan pesan bahwa ketika di Sekte Awan Yao Wu akan bertemu dengan kita."
"Sayang sekali... aku juga ingin memberikan hadiah yang sama. Sepertinya aku hanya bisa memberikannya saat bertemu disana." Kata Han Sen dengan sedikit kecewa.
Namun semua itu tidak masalah dan sekarang dia akan menghabiskan waktu dengan mereka berdua. Ketika Hong Wen sudah membawakan apa yang dia minta, maka Han Sen sudah tidak sabar untuk menyerap Elemen Petir Emas yang ada di Batu itu.