
Xiang Wude sudah tahu kalau dia akan mendapatkan respon seperti ini. Namun tidak ada yang bisa dia lakukan sekarang dan pilihan terbaik adalah menahan emosinya.
"Saya akan menyampaikannya kepada Tuan Ren Qiu, saya harap Tuan Kesombongan Surgawi tidak menyesali keputusannya." Kata Xiang Wude dengan memberi hormat.
"Tandai perkataanku... jika Klan Emosi berani mengusikku maka aku akan membunuh kalian semua." Han Sen berkata dengan dingin dan niat membunuhnya meledak-ledak.
Xiang Wude berbalik dan segera pergi dari tempat itu. Saat ini bukan hanya Han Sen yang mendapatkan peringatan melainkan banyak kekuatan besar lainya, namun pikiran semua orang tidak akan sesederhana itu melainkan undangan perang sudah diberikan.
Siapa yang menyangka kalau Pemimpin Aliansi Ras Manusia Ren Qiu berasal dari Klan Emosi, seperti apa kekuatan mereka masih belum sepenuhnya diketahui. Namun Han Sen yakin bahwa sebentar lagi akan ada kekacauan besar yang kemungkinan akan mereka sebabkan.
Han Sen hanya merasa sedih dan menyayangkan Putra Putrinya yang belum lama ini lahir diera yang sebentar lagi kacau ini. Namun dia memiliki kekuatan untuk melindungi mereka semua, sekalipun Han Sen harus menghancurkan Alam Mistik maka dia akan melakukannya.
Setelah Han Sen kembali dia mengatakan semuanya kepada Qing Lian dan Yao Wu, dia meminta mereka untuk bersiap dengan kemungkinan terburuknya dari munculnya kembali Klan Emosi.
Qing Lian merasa sedikit tidak senang dan berkata, "Kau dan aku... kita pergi ke Aliansi Ras Manusia dan mengambil hidup Ren Qiu ?"
"Jangan gegabah... dia bisa mengukur kekuatanku dan seharusnya dia tidak mungkin berani, namun nyatanya dia benar-benar berani untuk melakukan negosiasi. Entah otaknya yang bermasalah atau dia benar-benar memiliki kemampuan kita tidak tahu pasti, aku tidak tahu pasti namun apa yang perlu kalian lakukan sekarang adalah tinggal untuk mempertahankan wilayah ini." Han Sen mengusap kepala Han Jing dan Han Qing.
"Lalu apa yang Suamiku rencanakan ?" Tanya Yao Wu dengan penasaran.
"Aku akan pergi menyusup lewat Sekte Langit Biru... kebenaran Array Teleportasi seharusnya masih belum diketahui. Aku ingin melihat sendiri seberapa kuat mereka sampai berani ingin menguasai Alam Mistik." Kata Han Sen dengan dingin.
Yao Wu mengangguk dan berkata, "Pastikan untuk berhati-hati... entah mengapa aku memiliki firasat buruk tentang mereka !"
"Ya." Han Sen tidak terlalu memikirkan semua itu.
Sekalipun mereka Klan yang hidup dijaman kuno Han Sen tidak akan pernah takut. Baginya dulu ataupun sekarang tidak ada bedanya, bukti bahwa mereka memperhitungkan kekuatannya itu adalah tanda kelemahan mereka.
Setelah mempersiapkan dirinya Han Sen pergi seorang diri melewati Array Teleportasi. Untuk urusan tempat ini seharusnya cukup Qing Lian saja yang mengurusnya dan biarkan yang lainya berlatih.
Sampainya di Sekte Langit Biru Han Sen melihat Penghalang Qi yang menyala. Disana banyak Kultivator yang mengepung Sekte dan diantara mereka ada Kultivator Tahap Menengah Alam Heaven.
Han Sen dapat merasakan jejak Qi yang samar dan hujan berwarna hitam ini perlahan mengikis penghalang Qi. Su Chen dan yang lainya merasa sangat tertekan dengan situasi ini, alasan mengapa mereka diserang adalah karena mereka tidak bersedia untuk tunduk kepada Ren Qiu.
"Master Sekte Su Chen... jika kau tidak ingin menyerah maka satu-satunya jalan adalah mati !"
"Jian Fan... jika kau berani meratakan tempat ini yang mendapatkan perlindungan Kesombongan Surgawi maka dia akan membalas kepadamu." Teriak Su Chen dengan marah.
"Hohoho... Kesombongan Surgawi tidak akan berani datang kemari. Klan Emosi akan menjadi Penguasa Alam Mistik, peringkat pertama daftar surgawi tidak lain adalah omong kosong." Tawa Jian Fan terdengar sangat keras.
Aura membunuh yang ganas meledak dan ruang hampa mulai terbuka. Sosok Han Sen menunjukan dirinya dan niat membunuh yang sangat kuat disertai dengan tekanan jiwa mengarah langsung kepada semua orang.
"Ugh... siapa kau... ini adalah urusan kami dan jangan ikut campur !" Teriak Jian Fan dengan panik.
"Siapa aku... bukankah kau baru saja menyebut bahwa diriku tidak berani kemari." Han Sen menampar wajah Jian Fan dengan keras dan membuatnya terpental kebawah hingga menabrak tanah.
*Klik.*
Han Sen menjentikkan jarinya dan Api Hitam yang ganas membakar puluhan ribu orang dalam sekejap. Udara panas yang sangat kuat menyebar dan tidak ada yang selamat dibawah keganasan Api Hitam.
Jian Fan sangat terkejut dengan kemunculan Han Sen ditempat itu. Sekarang tidak ada artinya untuk tetap tinggal disana, lebih baik dia segera melarikan diri sebelum mati ditempat itu.