
Fang Zhe mengangguk kearah Han Sen dan dengan santai Han Sen membalasnya, dia mengatakan kepada Han Sen untuk menahan diri dan memaafkan mereka. Han Sen membalasnya dan tidak terlalu peduli, sedikit peringatan sudah cukup untuk mereka.
Chen Mu benar-benar tidak menyangka kalau Die Long akan ditekan seperti ini. Fang Zhe memiliki niat bertarung kepada Han Sen itu bukan tanpa alasan melainkan Han Sen memang mampu bersaing dengannya.
Mereka berdua kembali ketempatnya dan terlihat jelas bahwa semua orang sangat cemburu dengan keberuntungan mereka berdua. Teruma ketiga Master Sekte lainya, mereka hanya bisa gigit jari dan mengutuk Zie Ling karena mendapatkan hak istimewa ini.
Han Sen kembali kesinggasana dan duduk, "Sekarang aku akan mengatakan apa yang ingin kalian tahu... ketika aku berada di Benua Misterius aku bertarung dengan Dewa Pedang dan kami berdua terluka cukup parah hingga memaksaku untuk menyembuhkan diri selama sepuluh tahun lebih. Karena itulah alasan mengapa Tian Yan memilih untuk mundur karena dia tidak ingin mengambil resiko untuk bertarung dengan Senior Fang Zhe dengan kondisinya yang terluka !"
"Aku tidak tahu apakah ucapanmu benar atau tidak... Tahap Awal Divine Sea melukai seseorang yang berada di Tahap Akhir Alam Virtual." Kata Chen Mu dengan penuh ketidakpercayaan.
"Yah... faktanya memang aku yang dihajar habis-habisan olehnya. Bahkan lengan kiriku dipotong olehnya, tapi apakah Senior lupa siapa yang memaksa semua Pasukan besar hingga ketakutan sampai membuka jalan untukku. Jangan mengukurku dengan standar penilaian Senior, walaupun aku lemah namun aku memiliki pengetahuan yang luas. Bahkan tanpa basis Kultivasi sekalipun aku bisa membunuh ratusan Ahli Alam Virtual dengan formasi Array pembunuh selama ada bahannya." Kata Han Sen dengan tegas.
Chen Mu mengusap kepalanya dan lupa akan sesuatu, Han Sen ini bisa disebut adalah orang jenius yang sebenarnya. Gurunya menurunkan semua pengetahuan kepadanya dan bahkan diumur yang masih muda dia sudah mencapai Alam Virtual.
Fang Zhe tersenyum dan berkata, "Kau sudah melukainya dengan hebat dan jika itu benar maka Pria Tua itu pasti memiliki dendam besar kepadamu. Menunjukan dirimu yang sekarang bukanlah pilihan yang benar, apakah kau tidak takut kalau diantara kita sekarang ada mata-mata dari Kekaisaran Pedang ?"
"Justru itulah niatku yang sebenarnya... aku dan dia sama sekali belum selesai." Kata Han Sen dengan penuh niat membunuh.
Melawan lawan yang tidak berdaya baginya tidak menyenangkan sama sekali, jadi jika Han Sen ingin menyerang mereka maka dia akan mundur dan tidak berpartisipasi.
"Kekanak-kanakan sekali... tapi memang Senior layak mendapatkannya. Tapi aku akan mengatakan satu hal, Pedang yang dibawa olehnya bukanlah Pedang biasa. Bahkan jika Tian Yan dalam keadaan terluka aku yakin membunuh Senior itu bukan masalah yang sulit, ketika kematian sudah ada didepan mata aku harap Senior tidak akan menyesalinya !" Kata Han Sen dengan dingin.
"Bocah... aku sudah hidup sangat lama dan kematian tidak menakutkan bagiku. Aku bukan orang bodoh yang tidak tahu apa itu hukum medan perang, aku sudah bertarung dengan Pria Tua itu sangat lama dan walaupun kami musuh aku menaruh rasa hormat kepada yang kuat. Jika memang harus mati maka salah satu dari kami akan mati selayaknya Kultivator yang pernah bersaing." Kata Fang Zhe dengan keras.
"Kalian para Raja dan Master Sekte dengarkan aku baik-baik. Serikat Alkemis akan membuat terobosan besar, aku dapat menjamin bahwa Artifak atau Pil Roh Tingkat Virtual ataupun Divine Sea pasti ada nantinya. Manfaatkan kesempatan ini baik-baik untuk meningkatkan kekuatan kalian, ketika perang pecah maka saat itulah kekuatan yang menentukan segalanya. Kehilangan segalanya atau bertarung habis-habisan... hanya itu saja pilihan kalian !" Teriak Han Sen sambil berdiri.
Cang Yuan berdiri dan mengepalkan tinjunya, dengan metode serta resep yang diberikan Han Sen dia yakin bahwa Serikat Alkemis akan mendapatkan terobosan yang besar.
Semua orang terlihat sangat berapi-api dan apa yang dikatakan oleh Han Sen adalah kebenaran, perang dapat pecah kapan saja dan pada saat itu hanya kekuatan yang berbicara. Jika mereka kalah maka mereka akan kehilangan segalanya, kali ini Han Sen memberikan amal yang luar biasa dan mereka harus memanfaatkan ini dengan baik.
Wudie dan Pan Song sudah salah memperkirakan satu hal. Perubahan yang diciptakan oleh Han Sen bukan hanya berfokus kepada Kerajaan Xianjiang melainkan melibatkan fondasi dari seluruh Benua, mungkin dalam sejarah hanya Han Sen kehadiran yang bisa melakukan ini semua.