
Die Long tersenyum dan berkata, "Aku bisa membayarnya 500 juta batu roh... jika ada orang yang menaikan harga maka aku juga akan menaikannya. Tapi bisakah aku menanyakan manfaat Pil Roh ini !"
Han Sen melihatnya dengan seksama dan mulai paham mengapa Pria Tua ini sangat bersemangat, "Kita langsung pada intinya saja dan aku juga bukan orang yang suka berbasa-basi. Kau ingin bertanya apakah Pil Roh ini dapat membantumu pulih bukan ?"
"Sepertinya kemampuan Anda sangat luar biasa sampai bisa menilai saya. Jadi bisakah dengan Pil Roh ini ?" Tanya Die Long dengan penuh semangat.
"Dilihat dari kerusakanmu sepertinya kau terluka dalam pertarungan. Awalnya itu hanya sebuah luka ringan namun bodohnya kau berani mencoba untuk memulai terobosan ke Alam Virtual dan pada akhirnya memberikan kerusakan besar pada tubuhmu. Dari waktunya setidaknya ini terjadi sepuluh tahun yang lalu bukan !" Han Sen sedikit membuat tebakan.
"Ya... sangat benar... solusi untuk memperpanjang umur adalah dengan menerobos. Aku terlalu gegabah dan berakhir seperti ini, hahaha... ini sangat menarik. Sejak kapan Benua ini memiliki orang hebat seperti Anda !" Kata Die Long dengan penuh kekaguman.
"Jika kau bertemu denganku sepuluh tahun yang lalu mungkin kau benar-benar pulih dan menerobos Alam Virtual. Sayangnya bukan hanya Jiwamu yang terluka, vitalitas ditubuhmu dan kekuatan fisikmu mengalami kemunduran. Paling banyak ini hanya akan menyembuhkan jiwamu saja." Kata Han Sen dengan jujur.
"Anda adalah Alkemis yang hebat... apakah tidak ada cara untuk membuatku pulih sepenuhnya ?" Tanya Die Long dengan serius.
"Tentu saja ada... aku memiliki Pil Roh Pelebur Tulang yang dapat meningkatkan kekuatan fisikmu dan memperbaiki vitalitasmu. Jika kau mengkonsumsi kedua Pil Roh ini secara bersamaan maka efeknya akan jauh berkali-kali lipat. Tapi semuanya tidak ada yang gratis... selain lima ratus juta batu roh apalagi yang bisa Anda tawarkan kepadaku ?" Han Sen berkata dengan santai.
Pembicaraan antara mereka berdua terlalu berat untuk semua orang. Walaupun Han Sen merupakan Alkemis yang luar biasa namun lawan bicaranya juga merupakan Kultivator yang sangat hebat, mereka berdua berbicara seolah disekitar mereka hanya semut yang tidak berarti dan tidak ada yang berani untuk memotong pembicaraan.
"Aku adalah Leluhur dari Sekte Awan... katakan saja apa yang Anda minta. Selama itu tidak menghancurkan Benua ini atau sebuah Harta maka aku akan mencoba yang terbaik untuk menyanggupinya !" Kata Die Long dengan sungguh-sungguh.
"Bagaimana jika Anda menukarnya dengan Bahan Obat atau Bahan Pembuatan Artifak Tingkat Divine Sea atau Divine Transformasion." Kata Han Sen dengan santai.
"Untuk sekarang aku hanya memiliki tulang dari Beast Raja Buaya Darah. Bagaimana... apakah Anda masih mau untuk bertukar ?" Tanya Die Long dengan santai.
"Kalau begitu kita sepakat... aku akan meminta pelayan untuk mengirimkan Pil Roh kepada Anda." Han Sen meminta Pelayan disampingnya dan memberikan Pil Roh kepada Die Long.
Die Long juga melakukan hal yang sama dan dia sangat puas dengan hal ini. Selain lukanya nanti akan sembuh dia juga akan dapat menerobos Alam Virtual, berkah seperti ini tidak mungkin akan dia lewatkan bahkan pengeluarannya kali ini sangat sepadan.
Han Sen memberikan tiga butir Pil Roh Pelebur Tulang dan satu butir Pil Roh Hati Dao, dia tidak mengambil Pil Roh yang akan dilelang dan dia menyisakan masing-masing satu untuk dirinya sendiri.
"Tuan Pan Wen... kau bisa melanjutkannya sekarang !" Kata Han Sen dengan santai.
Gu Heng dan Nie Yong merasa sedikit sulit dalam hal ini. Leluhur Die Long membayar 500 juta batu roh, jika mereka tidak membayar harga yang sama maka itu sama saja mempermalukan nama Sekte mereka sendiri, namun harta ini sangat berharga dan mereka tidak bisa mengabaikannya.
Gu Heng berteriak, "250 juta Batu Roh !"
"Sialan... aku akan habis-habisan sekarang... walaupun aku malu setidaknya aku tidak pulang dengan tangan kosong. 350 juta batu roh... itu sudah batas maksimalku. Jika Saudara Gu Heng ingin menawarnya lagi maka aku hanya bisa menyerah !" Kata Nie Yong dengan tegas.
Gu Heng memukul meja dan dana yang dia bawa hanya sebanyak 300 juta batu roh. Sekarang dia sudah tidak bisa bersaing dan Pil Roh ini akan didapatkan Sekte Matahari.
Ketukan palu ketiga sudah terdengar Pil Roh ini resmi menjadi milik Nie Yong. Setelah pembayaran maka Pil Roh Hati Dao bisa diserahkan dan untungnya Han Sen tidak mengingat tindakannya yang kurang ajar sebelumnya.