Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 184 - Meminta Kejujuran


Han Sen akhirnya memutuskan untuk pamit dan kembali ke Kekaisaran Pedang. Sedangkan Zie Ling kembali ke Sekte Embun Beku dan berniat melakukan perubahan.


Dengan kepergian mereka semua maka secara tidak langsung Sekte Embun Beku menjadi kekuatan utama dari Benua ini. Keempat Sekte lainya sudah tidak penting sama sekali dan mulai hari ini perubahan besar akan terjadi.


Han Sen menggunakan Array Teleportasi agar lebih cepat. Saat dia sampai Yao Wu terlihat sedang mengobrol dengan Changfen, dia sudah tahu semua situasinya dan kebenaran mereka semua pergi membuatnya cukup kesal.


Suaminya memberikan banyak hal baik untuk mereka namun didepan kesempatan ini mereka lebih memilih pergi begitu saja. Walaupun Han Sen tidak mempermasalahkannya namun mendengar kebenaran ini membuatnya tidak senang.


"Mereka semua sudah pergi ?" Tanya Yao Wu yang tidak bisa menahan rasa kesalnya.


"Ya." Han Sen duduk disinggasana dan membawa kedua Istrinya.


"Tidak tahu malu... setelah semua kebaikan yang mereka dapatkan apakah ini cara mereka membalasnya !" Yao Wu tidak bisa menahan diri untuk tidak mengutuk.


"Benarkan... bukan hanya aku saja yang berpikir seperti itu !" Kata Liu Shuang yang juga sependapat.


"Sudahlah... apa yang sudah terjadi tidak perlu kita bahas." Han Sen menghela nafas dan menerima perkataan mereka.


"Karena ini sudah giliran Yao Wu maka aku akan berlatih terlebih dahulu." Liu Shuang mencium pipi Han Sen dan pamit pergi untuk berlatih.


Changfen tersenyum dan dia juga pamit pergi, masih banyak orang baru yang harus dia urus sesuai dengan tugas mereka nantinya. Jadi dia tidak bisa berlama-lama tinggal, lagi pula tidak ada urusan dimana Han Sen untuk mengambil keputusan.


"Kau sudah berkembang cukup banyak... hanya dalam waktu yang singkat kau hampir menerobos Tahap Menengah. Apakah kau tidak lelah berlatih terus menerus ?" Tanya Han Sen sambil mengusap tangan Yao Wu.


"Tidak juga... dibandingkan Adik Chai Ying aku masih belum apa-apa. Peningkatan yang aku memiliki karena bantuannya, dia sudah menerobos Tahap Menengah dengan sangat cepat dan sedang tenggelam dalam pemahaman Niat Pedangnya." Kata Yao Wu dengan jujur.


"Chai Ying merupakan Tuan Dunia... di Dunia itu dia bisa mengendalikan semuanya dan berkultivasi disana menjadi dua kali lebih efektif untuknya. Jika dimasa depan ada kesempatan seperti ini lagi maka aku pasti akan membantu kalian mendapatkannya." Kata Han Sen dengan jujur.


"Katakan saja apa yang ingin kau tanyakan... aku akan menjawabnya !" Kata Han Sen yang tersenyum lebar.


"Siapa kau sebenarnya ?" Tanya Yao Wu dengan pelan.


"Han Sen." Jawab Han Sen dengan santai.


"Itu bukan jawaban yang aku harapkan... fakta bahwa dirimu adalah Suamiku aku tidak akan pernah menyangkalnya. Satu-satunya Pria yang aku cintai sampai saat ini adalah dirimu, memang aku adalah orang yang mendorongmu untuk menjawab perasaan mereka. Kau selalu mengatakan kalau dirimu memiliki Guru, bahkan seorang Murid Jenius tidak akan bisa mewarisi keterampilan Gurunya secepat dirimu. Dari semua hal kau adalah yang terbaik dan tidak ada yang bisa tidak kau lakukan."


Yao Wu mengusap wajah Han Sen dan berkata, "Kita sudah bukan lagi Anak kecil... tidak bisakah kau jujur kepada Istrimu ini ?"


"Kau menginginkan kejujuran maka aku akan memberitahumu siapa aku yang sebenarnya." Han Sen mendorong dirinya dan dahi mereka bersentuhan.


Yao Wu merasakan sengatan kecil dikepalanya dan sebuah gambaran muncul dikepalanya. Jiwa Naga Surgawi dalam bentuk sempurna meraung keatas langit, dibawahnya terlihat seorang Pria yang sangat mirip dengan Han Sen yang duduk.


Aura yang dia tunjukan terlihat sangat agung dan hanya dengan berdiri melihatnya saja dia tahu kalau kekuatannya sangatlah dalam. Ingatan tentang sosok itu terus mengalir dikepala Yao Wu, bahagia, kesedihan dan perjuangan yang hebat terus ditunjukan.


Yao Wu perlahan sadar dan air matanya perlahan menetes. Waktu sudah berganti menjadi sore dan Han Sen memandang keluar jendela dengan santai.


"Dulu kau pernah bertanya mengapa aku bisa jatuh hati kepadamu. Sebenarnya aku tidak ingin menunjukan hal ini kepadamu." Kata Han Sen sambil menatap Yao Wu.


"Kau... Aku... Shui Jing...." Yao Wu masih terlihat bingung dan kacau.


"Yah... kau dan aku adalah orang yang sama-sama bereinkarnasi. Perbedaannya adalah aku membawa ingatanku dan kau tidak memilikinya, tapi satu hal yang jelas mengapa kita memiliki ikatan bahwa Surga memberikan kesempatan kedua bagi kita. Dewi Bulan Shui Jing adalah dirimu sedangkan aku adalah Kesombongan Surgawi Han Xuan, Penguasa Alam Mistik yang menempati Peringkat pertama Daftar Surgawi." Kata Han Sen dengan tegas.