
Dua puluh Gadis cantik itu semua berbaris dengan ekspresi yang tersipu malu. Changfen sengaja melakukan ini demi mendapatkan wajah dari Han Sen, lagi pula Han Sen adalah Pria muda yang sehat.
"Kaisar adalah orang hebat... semua Gadis ini masih suci dan memiliki Kultivasi yang baik, seorang Pria hebat pasti memiliki wanita yang baik. Kaisar bisa memilih beberapa dari mereka dan menjadikan mereka seorang Selir, saya jamin mereka adalah Gadis yang baik dan masih murni !" Kata Changfen dengan hormat.
Han Sen menghela nafas dan berkata, "Sebelum itu aku ingin bertanya kepada Nona-Nona sekalian... jika kalian dipaksa datang kemari untuk melakukan tindakan ini maka katakan saja. Aku akan menghukum semua orang yang terlibat didalamnya !"
Changfen dan yang lainya sangat terkejut dan mereka semua berdiri memohon ampunan, tidak ada dari yang dipaksa untuk melakukan semua ini dan semuanya murni karena penawaran dengan persetujuan mereka sendiri.
Lagi pula keberuntungan macam apa yang tidak bisa dimiliki oleh Han Sen. Selain sosoknya yang tampan dia juga merupakan seorang Kaisar dan orang terkuat kedua Benua, jika mereka bisa menjadi salah satu wanitanya maka itu akan menjadi berkat yang besar untuknya.
"Baguslah jika kalian tidak dipaksa... aku memperlakukan setiap orang dengan hati yang tulus. Aku memang tidak pernah mengatakan hal ini kepada kalian, sebenarnya aku sudah memiliki empat orang Istri yang menunggu untuk dijemput. Dimasa depan kalian tidak perlu melakukan hal semacam ini lagi, jika memang aku menyukai seorang wanita maka aku akan mengejarnya sendiri. Namun karena kalian sudah repot-repot datang kemari maka duduklah dan nikmati perjamuan ini !" Kata Han Sen dengan santai.
Semua orang merasa lega karena Han Sen tidak marah. Tapi mereka sudah seperti orang bodoh karena memikirkan cara ini untuk menyenangkan Han Sen, orang seperti Han Sen pastinya memiliki wanita cantik disekitarnya.
Mereka adalah keindahan terbaik yang sudah susah payah dikumpulkan. Jika bukan karena tujuan mereka untuk memikat hati Han Sen maka mereka juga tidak pernah datang, sekarang mereka akan kembali dengan tangan kosong namun melihat Kaisar secara langsung merupakan keberuntungan tersendiri untuk mereka.
"Changfen... kirim beberapa orang ke Kerajaan Xianjiang. Katakan saja bahwa Array Teleportasi sudah siap untuk digunakan, katakan juga kepada Raja Liu bahwa aku menginginkan Serikat Alkemis untuk membuka cabang ditempat ini !" Kata Han Sen dengan santai.
"Saya akan segera melakukannya... tapi Kaisar sangat tahu bahwa sulit untuk mengundang Alkemis datang. Bawahan ini tidak terlalu yakin apakah mereka mau melakukannya ?" Kata Changfen dengan jujur.
Semua orang sangat terkejut mendengar hal ini dan sungguh Han Sen terlihat sangat mempesona dalam segi keterampilan dan kemampuannya dia memang tidak ada duanya.
Aura yang ganas dari Ahli Alam Virtual sangat terasa diluar. Semua orang yang berada didalam ruangan terasa sangat sulit untuk bernafas karena tekanan yang luar biasa.
"Sepertinya ada Tamu yang mencari masalah !" Han Sen mendesak Qi miliknya dan mendorong tekanan Aura yang luar biasa.
Sosoknya menghilang dari singgasana miliknya dan segera keluar untuk menyapa orang itu. Penjaga yang menghadangnya sama sekali tidak berdaya, Han Sen muncul dan menatap Pria Tua itu dengan dingin.
"Jika Tuan ini ingin berkunjung mengapa harus menunjukan Auranya yang luar biasa. Kaisar ini akan menyambut mereka yang berniat untuk menjalin hubungan baik, namun jika Tuan ingin mencari masalah maka mari kita cari tempat yang nyaman !" Han Sen terlihat santai dan tidak takut sama sekali.
"Aku adalah Guan Lao... Pemimpin Pasukan Pemberontak. Untuk seorang Kaisar kau cukup memiliki sopan santun, kita memiliki basis Kultivasi yang setara... aku ingin kau turun dari Kursi Tahta hari ini. Aku tidak yakin bahwa Tian Yan mati ditangan orang sepertimu !" Kata Guan Lao sambil menunjuk kearah Han Sen.
"Jadi kau ingin membalas dendam karena bawahanku sudah mengacaukanmu. Aku memang tidak memiliki ketertarikan menjadi Kaisar, tapi jika aku harus menyerahkan tahta ini maka bukan kepada orang bodoh ambisius sepertimu."
Han Sen dengan dingin berkata, "aku akan memberimu kesempatan... Pergi dari sini dan jalani saja hidupmu dengan tenang atau ketika kau memutuskan untuk bertarung maka itu akan menjadi akhir bagi dirimu !"
Guan Lao terbang dan berhadapan langsung dengan Han Sen, "Jangan bicara seolah kau dapat membunuhku... bahkan sampai hari inipun Tian Yan tidak memiliki kemampuan untuk melakukannya !"