Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 79 - Kembali ke Ibukota Kerajaan


Shi Feng akhirnya berkunjung dan berbicara banyak hal kepada Han Sen. Namun tidak berselang waktu lama Han Sen mengatakan niatnya dan akan pergi hari ini.


Han Sen memberikan sumber daya kepada Shi Feng dan memberikan rasa terimakasihnya yang besar. Awalnya Shi Feng terlihat enggan untuk menerimanya namun Han Sen memaksanya dan dia tidak memiliki pilihan lain.


Shi Feng pergi keluar dan Han Sen mengantarnya bersama dengan Yao Wu, "Kau sudah memiliki kehidupan yang baik dan memiliki Yao Wu disampingmu. Turnamen besar itu selalu memakan banyak korban, jika kau tidak yakin akan menang maka mundurlah. Apa yang perlu kau pastikan adalah kembali hidup-hidup."


"Aku akan mengingat nasihat Paman." Kata Han Sen dengan hormat.


Yao Wu dengan hormat berkata, "Paman tidak perlu khawatir... ketika dia melakukan tindakan yang salah maka aku akan menghentikannya."


"Senang rasanya melihat kalian berdua dan hati-hati saat pergi ke Ibukota." Kata Shi Feng dan bergegas dia pergi dari sana.


Han Sen menggandeng tangan Yao Wu dan membawanya masuk. Liang Jie dan Jing Shan sudah siap untuk pergi, setelah Han Sen memberitahu Pelayan bahwa dia akan pergi maka semuanya sudah selesai.


Yao Wu mengendalikan sebuah Pedang dan Han Sen duduk dengan santai. Segera mereka berempat berangkat dan tidak ingin menunda banyak waktu lagi.


Mereka terbang cukup cepat dan Liang Jie berkata, "Saudara Han... apakah kau sudah bergabung dengan Pangeran kedua ?"


"Tidak mungkin... untuk apa aku harus peduli dengan sesuatu yang tidak ada manfaatnya sama sekali bagiku. Aku akan melakukan apapun sesuai dengan keinginanku, entah itu Wu Tian atau Wu Sue bagiku mereka semua tidaklah penting."


"Satunya Arogan dan bodoh... satunya lagi pemikir lincah dan licik, entah siapa yang akan menang itu masih belum dipastikan. Raja sendiri masih sangat sehat dan bahkan jika ada yang berani mencelakainya aku akan melindunginya." Kata Han Sen dengan tegas.


Liang Jie tidak terlalu mengerti dengan jalan pikiran Han Sen, namun dari dulu dia sangat mengagumi pola pikirnya yang hebat. Kebijakan yang dimilikinya layak disebut sebagai kepala keluarga kelas satu, bahkan dia disebut sebagai salah satu orang terkuat di Kerajaan saat ini yang dapat bersaing dengan kedua Penjaga Kerajaan.


Jing Shan tersenyum dan berkata, "Saudara Han... setelah Turnamen bisakah aku melamar pekerjaan sebagai Bawahanmu di Kota Api. Jujur saja aku ingin mencari pengalaman dan aksi Saudara Han membuatku sedikit kagum !"


"Hitung aku juga !" Kata Liang Yu dengan penuh semangat.


Mereka sangat paham dengan mengikuti Han Sen mungkin kesempatan yang mereka dapatkan akan jauh lebih banyak. Mereka berdua tidak membayangkan akan menerobos ke Alam Nascent Soul secepat ini, mungkin saja jika Han Sen dapat membantu mereka lebih kuat.


Setelah tiga hari perjalanan akhirnya mereka sampai di Istana. Penjaga disana memperlakukan mereka dengan penuh hormat dan Raja Wu Dao segera menyambut mereka di Aula.


Liang Jie dan Jing Shan diantar untuk bergabung bersama peserta pelatihan. Sedangkan Han Sen dan Yao Wu pergi ke Aula Istana.


Didalam Aula Istana Raja Wu Dao dengan kedua Selirnya menyambut kedatangan mereka, Wu Dao melirik kedekatan mereka dan Yao Wu sendiri bergandengan tangan dengan Han Sen.


"Salam Ayah !" Kata Yao Wu dengan senyum yang cerah.


"Selamat datang kembali... apakah Putriku disana bahagia ?" Tanya Wu Dao dengan santai.


Yao Wu tersenyum dan berkata, "Sangat... aku sangat bahagia."


Han Sen mengangguk dan Aura Yao Wu terlihat sangat mengerikan. Yin Qi yang ganas menyapu kesegala arah dan kedua Selir sangat terkejut dengan hal yang tiba-tiba ini.


Wu Dao tersenyum dan berkata, "Ahli Nascet Soul... hanya dalam waktu yang singkat kau sudah menjadi Ahli Nascent Soul. Sepertinya Tuan Han Sen benar-benar memperlakukanmu dengan baik !"


"Yang mulia terlalu memuji... Yao Wu memang memiliki bakat, tapi sayangnya tidak ada satupun latihan yang cocok untuknya di Kerajaan ini. Ketika aku memberikannya metode Kultivasi, dia sangat bekerja keras dan apa yang sekarang dia miliki adalah hasil dari kerja kerasnya sendiri."


Han Sen menggandeng tangan Yao Wu dan berkata, "Ada sesuatu yang ingin kami katakan... aku dan Yao Wu saling mencintai satu sama lain dan sudah menjalin hubungan sebagai Kekasih. Karena Yang mulia adalah orang tuanya maka kami tidak berniat untuk menyembunyikannya dari Anda."


Wu Dao menatap Yao Wu dan mengangguk, "Aku mengerti... selama Yao Wu bahagia maka aku tidak akan mempermasalahkannya. Dapat merebut hati Tuan Han pastinya Gadis itu sangat beruntung, aku hanya berharap kalau Tuan Han akan memberikan kebahagian untuknya !"


"Aku berjanji dengan hidupku sendiri." Kata Han Sen dengan tegas.