Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 225 - Mencari Han Sen


Chai Ying langsung masuk kedalam dan menunjukan sebuah Token bergambar Bulu Merak. Tidak ada satupun dari mereka yang tidak mengenal Token ini dan samar-samar mereka dapat merasakan kekuatan jiwa yang sangat dalam.


Nyonya Guo dan Ming Yue segera menyapa Chai Ying, "Salam Nona... apakah ada sesuatu yang bisa kami bantu ?"


"Salam untuk para Senior... namaku adalah Chai Ying dan kedatanganku kali ini untuk bertemu Pria yang bernama Han Sen." Kata Chai Ying dengan jujur.


"Kalau boleh tahu keperluan apa yang Anda butuhkan. Tuan Han Sen merupakan Tamu terhormat Paviliun Sendai dan bahkan jika Nona muda adalah Muridnya saya tetap akan mementingkan Tamu terhormat kami !" Nyonya Guo sangat penasaran dengan niat Chai Ying.


"Saya Istrinya yang paling muda... jika Senior tidak percaya maka saya akan menunggu disini sampai Senior mengkonfirmasinya sendiri !" Chai Ying menjawabnya dengan jujur.


Nyonya Guo dan Ming Yue saling memandang dan cukup terkejut. Segera mereka tidak memiliki pilihan lain selain mempersilahkannya masuk, Chai Ying sangat senang karena diterima dengan baik dan mereka pergi kehalaman Han Sen.


Pintu ruangan Han Sen terbuka dengan lebar dan Han Sen melihat kedatangan Chai Ying, "Hah... lega rasanya melihatmu baik-baik saja. Aku minta maaf karena ketidakmampuanku kau pasti mengalami masa yang sulit !"


Chai Ying tersenyum dengan lembut dan masuk kedalam pelukan Han Sen, "Aku merindukanmu !"


Nyonya Guo tidak ingin mengganggu reuni mereka dan membawa Ming Yue pergi. Setelah Chai Ying datang maka kesempatan Ming Yue mendekati Han Sen sudah hilang, ekspresi yang ditunjukan Han Sen penuh dengan kelembutan dan dia benar-benar iri dengan Chai Ying.


"Yao Wu, Liu Shuang dan Yun Zhi... apakah mereka bersama Suamiku ?" Tanya Chai Ying dengan penasaran.


"Yao Wu aman dan sedang memurnikan Prinsip Dunia, aku tidak tahu kapan dia akan selesai melakukannya tapi keamanannya terjamin. Yun Zhi berada di Sekte Langit Biru dan aku memintanya untuk berlatih disana, aku berniat pergi dan mencari kalian berdua namun karena keterbatasanku aku terluka parah ditempat ini. Liu Shuang juga belum ditemukan dan tentunya aku berharap kalau dia akan baik-baik saja." Jawab Han Sen dengan jujur.


"Suami menantang Keluarga Tang... apakah mereka penyebab dari semua penderitaan yang kau terima ?" Tanya Chai Ying yang terlihat sangat marah.


Chai Ying tidak tahu hal nekat seperti apa yang Han Sen lakukan. Namun dia sangat senang karena Han Sen tidak mengabaikan mereka berempat, faktanya dia selalu mencoba mencari mereka dan hal ini membuat Chai Ying merasa sangat senang.


Han Sen membawa Chai Ying duduk disampingnya dan berkata, "Kultivasimu meningkat dengan pesat. Kau pasti mendapatkan banyak kesempatan besar ?"


"Ketika aku terluka karena runtuhnya saluran ruang waktu itu aku dikirim ketempat yang tidak aku tahu. Aku sangat beruntung karena bertemu seorang Dermawan yang membantuku, Beliau bahkan mengajariku sedikit dan meminjamkan namanya." Kata Chai Ying dengan jujur.


"Siapa orang hebat ini ?" Tanya Han Sen dengan penasaran.


"Peringkat kelima dari daftar Surgawi Sang Badai Kematian Gu Feiyan." Jawab Chai Ying dengan jujur.


"Badai Kematian Gu Feiyan... gelar yang cukup mendominasi." Kata Han Sen dengan senyum yang puas.


"Benar sekali... Beliau sempat tertarik mengangkatku sebagai penerusnya, namun ajaran Suami tidak akan pernah aku langgar. Meskipun Beliau hidup tenang dalam hutan dan mengabaikan urusan luar namun aku juga perlu ijin darimu !" Kata Chai Ying dengan jujur.


Han Sen mengerti dan tidak menyangkal bahwa Chai Ying memiliki potensi yang besar sehingga menarik banyak orang kuat untuk membimbingnya. Tidak terkecuali Gu Feiyan yang merupakan Kultivator di Tahap Akhir Alam Heaven dan kemungkinan tubuh khusus Pedang Dao dapat dia lihat dengan mudah.


"Aku tidak bermaksud untuk melarangmu menjadikannya Guru. Tapi aku ingatkan satu hal padamu... Suamimu ini akan berdiri di Puncak Alam Mistik suatu saat, musuhku dimasa depan akan terus bertambah dan alasan aku mengingatkanmu untuk tidak masuk dalam kelompok kekuatan lain karena aku takut suatu saat mereka akan tiba-tiba menjadi musuhku."


Han Sen melanjutkan, "Aku tidak bisa menempatkan kalian dalam posisi yang sulit, jika benar dia ingin mengangkatmu menjadi Murid dan kau sendiri tidak keberatan maka biarkan aku menilainya sendiri dengan mataku seperti apa sosoknya."