
Tiga tahun berlalu dengan cepat dan Han Sen sama sekali tidak mendengar kabar baik apapun, sekarang dia dapat yakin kalau tidak ada kerabatnya ditempat ini.
Namun pencarian mereka tidak sia-sia sama sekali dan Lu Ye memimpin beberapa orang untuk memanen Biji Vitalitas. Walaupun dia tidak memiliki keberanian seperti Han Sen yang menantang Ratu Lebah Emas namun hasil yang mereka dapatkan juga tidak sedikit.
Ketika dia kembali Lu Ye dan Su Chen membawa 30 orang yang berada di Alam Dao Fusion, diantara mereka ada empat orang wanita dan mereka semua bersedia bersumpah setia kepada Han Sen.
Mereka ditugaskan untuk menjadi bawahan Yao Wu dan Yun Zhi, akan jauh lebih mudah jika mereka bergaul dengan wanita dan hal ini sama sekali tidak merepotkan.
Lu Ye memberi hormat kepada Han Sen dan berkata, "Tuan... semua orang sudah berkumpul disini sesuai perintah Tuan !"
"Bagus.... karena pencarian sama sekali tidak membuahkan hasil maka kita akan mengakhirinya, tapi apakah kalian sudah yakin kalau tidak melewatkan satupun tempat untuk mencari orang-orangku." Kata Han Sen dengan dingin.
"Kami tidak akan berani." Semua orang menjawabnya dengan lantang.
Han Sen mengangguk dan berkata, "Kalau begitu besok kita akan meninggalkan tempat ini sesuai dengan apa yang kalian semua inginkan."
Semua orang tidak bisa menahan kegembiraan mereka. Walaupun semuanya belum dapat dipastikan apakah mereka bisa keluar atau tidak namun setidaknya masih ada harapan dimata mereka.
Han Sen melemparkan Cincin Ruang dan Lu Ye menangkapnya, "Didalam berisi 32 Botol Pil Roh Tingkat Dao Fusion.... aku selalu memperlakukan orang dengan ketulusan dan kerena kalian sudah bekerja keras selama tiga tahun ini maka kalian pantas diberikan hadiah."
Semua orang berlutut dan sangat senang dengan pemberian Han Sen. Mengikutinya memang pilihan terbaik dan semua Pil Roh didalam memiliki kualitas yang tinggi, jika mereka bisa keluar dan berlatih maka tidak akan lama sampai mereka mengembalikan pencapaian mereka.
Mereka sudah melihat kebenaran tentang kemampuan Alkimia Han Sen yang hebat, dengan sifatnya yang lurus seharusnya mengikutinya sebagai Budak selama tiga ratus tahun akan memberikan mereka manfaat.
"Jujur saja setelah keluar dari Wilayah Pembuangan aku ingin mendirikan organisasi dan membentuk kekuatanku sendiri di Dunia Luar." Kata Han Sen dengan santai.
"Sebuah Sekte ?" Tanya Su Chen dengan penasaran.
"Tidak... jika aku membentuk Sekte maka dimasa depan aku akan direpotkan oleh urusan yang tidak menyenangkan. Organisasi yang ingin aku bentuk adalah sesuatu yang akan berjalan dengan semua Ras dan tempat yang nyaman dimana Keluargaku nantinya dapat berlatih."
Han Sen melanjutkan, "Aku mengatakan ini bukan berati ingin membawa kalian masuk. Tapi jika kalian tidak memiliki tempat untuk pulang atau tujuan maka bergabunglah denganku, aku akan membuat kalian merasakan pemandangan yang melihat jutaan orang dari bawah. Aku akan memberikan kalian waktu dua tahun untuk menjawab ini, jangan pikirkan apapun sekarang dan fokus saja dengan hidup kalian."
Han Sen melambaikan tangannya dan membawa Yao Wu dan Yun Zhi kembali ke Kamar. Semua orang terlihat sedang berpikir dan merenungkan perkataan Han Sen, namun tidak sedikit dari mereka yang enggan melakukannya.
Perkataan Han Sen terdengar sangat arogan untuk seseorang yang bahkan belum berada di Alam Heaven. Jadi mereka tidak akan terlalu peduli dan memutuskan untuk melihat gerakan macam apa yang akan dibuat Han Sen.
Yao Wu duduk disamping Han Sen dan berkata, "Mereka adalah Budakmu dan tiga ratus tahun seharusnya cukup. Kenapa kau sangat ingin membawa mereka ?"
"Mereka adalah kumpulan penjahat yang sudah merasakan kerasnya hidup. Sejahat apapun orang itu pasti ada lubang dihatinya, aku hanya memberikan dorongan dan menginginkan kesetiaan penuh." Kata Han Sen dengan jujur.
"Lalu jika mereka benar-benar ingin mengikutimu apa nama Kelompok yang ingin kau buat ?" Tanya Yun Zhi yang penasaran.
"Entahlah... aku akan memikirkannya nanti ketika semuanya siap. Kalian harus istirahat karena besok kita akan keluar, pastikan Qi milik kalian tidak kosong dan aku sudah memberikan banyak Pil Roh untuk berjaga-jaga." Kata Han Sen sambil mengusap kepala mereka berdua.
Mereka berdua mengangguk dan mulai beristirahat. Keesokan paginya mereka semua berangkat bersama-sama dan Han Sen masih mengingat jelas dimana posisi penghalang yang paling lemah yang memungkinkannya untuk menerobos paksa keluar dari tempat ini.