
Han Sen terus melangkah kedepan dengan sangat tegas. Dalam satu tahun ini dia sudah melampaui batasannya sendiri dan menerobos Tahap Akhir Alam Virtual, kekuatan tubuh fisiknya dan jiwanya bahkan melampaui tingkatannya dan akhirnya Han Sen dapat melewati semua.
Sebuah Pohon Anggur yang tingginya hanya satu meter mengeluarkan pancaran energi Yin dan Yang. Jika Han Sen dapat memurnikan harta ini mungkin fondasinya akan meningkat, segera Han Sen mengambilnya terlebih dahulu dan akan memurnikannya nanti ketika dia kembali.
"Kekeke." Gelombang cahaya merah melesat dengan tajam kearah Han Sen.
Han Sen menyipitkan matanya dan berbalik, Qi Alam yang tebal membentuk pelindung Qi yang menahan cahaya merah itu. Han Sen dipaksa mundur beberapa langkah dan terlihat kesal mendapatkan serangan tiba-tiba.
Langkah kaki yang sangat kuat disertai Aura yang mengerikan perlahan menunjukkan dirinya, Han Sen tidak bisa menahan ekspresi terkejut dan tersenyum puas.
"Iblis Sura." Aura Han Sen meledak dan dia tidak sabar untuk mengetes kemampuannya.
Permukaan kulit berwarna merah darah, dua tanduk yang tajam dan Demon Qi yang sangat kuat seolah sebanding dengan Alam Dao Fusion.
Selain itu Iblis Sura dikenal sebagai mesin pembunuh Ras Iblis. Iblis Sura tidak memiliki akal namun ahli dalam bertarung sekaligus hanya rasa haus darah yang ada dikepala mereka.
Kebanyakan Ras Iblis hanya akan menangkap yang umurnya masih mudah dan membudidayakannya sebagai kekuatan tempur yang tidak takut mati. Walaupun Iblis Sura yang didepannya ini masih sangat muda dan belum sempurna, tapi kekuatannya sudah cukup untuk bersaing dengan Han Sen.
Iblis Sura tertawa dengan gila dan melesat kearah Han Sen dengan penuh rasa haus darah. Han Sen juga tidak ingin kalah dan segera menerjangnya dengan brutal.
Tangan Han Sen berubah menjadi cakar naga dan cakar Iblis Sura juga tidak kalah hebatnya. Benturan diantara kedua serangan mereka menciptakan dengungan yang sangat keras.
Fondasi yang dimiliki Han Sen membuatnya dapat bersaing dengan Kultivator Alam Dao Fusion, ditingkatan yang sama Han Sen sama sekali tidak terkalahkan sama sekali. Entah itu perbandingan kekuatan fisik ataupun kekuatan jiwa keduanya memiliki pencapaian yang luar biasa.
"Bahkan setelah lengannya hancur sekalipun Iblis ini sama sekali tidak merasakan kesakitan sedikitpun. Sungguh seperti reputasinya bukan hanya omong kosong !" Kata Han Sen dengan sedikit kekaguman.
Han Sen mengayunkan tangannya dan bilah angin hitam yang dilapisi petir emas melesat kearah Iblis Sura. Demon Qi yang ganas meledak dan Iblis Sura itu menghindar, kekuatan penghancur angin petir Han Sen membuat tanah berguncang dan sepertinya Han Sen harus segera mengakhiri pertarungannya lebih awal.
Mata Han Sen bersinar dan Jiwa Naga Surgawi keluar dari dalam tubuhnya. Jiwa Naga Surgawi melesat kearah Iblis Sura dengan tekanan Aura yang sangat menekan, Iblis Sura tidak memiliki kesempatan untuk bergerak dan Jiwa Naga Surgawi menelannya secara atuh.
Tubuh Iblis Sura terlahir dengan banyak Spiritualitas dan hampir semua Iblis memiliki Spiritualitas yang jauh lebih unggul dari Ras lainya. Selama itu baik untuk perkembangan jiwanya maka Han Sen tidak akan peduli untuk memurnikannya melalui Jiwa Kegelapan yang menyatu dengan Jiwa Naga Surgawi.
"Hah... aku berharap akan mendapatkan pertarungan yang dapat memaksaku sampai batasanku. Namun sepertinya hanya Kultivator Alam Dao Fusion sajalah yang mampu bertarung denganku." Kata Han Sen dengan sedikit kekecewaan.
Han Sen melihat dinding tanah yang sangat tinggi didepannya. Segera dia melompat keatas langit dan memanjat dinding itu, sesampainya dipuncak Han Sen dapat melihat pemandangan yang mengagumkan didepannya.
Lautan Api yang membentang sangat luas terasa sangat panas. Bahkan dirinya sekalipun yang terintegritas dengan Api milik Liu Shuang dapat merasakan sensasi panas yang menyengat tubuhnya.
"Api yang luar biasa kuat... sepertinya ada Kultivator hebat yang bertarung ditempat ini. Bahkan aku bisa merasakan Qi Kekacauan yang bercampur didalam Api Hitam ini, datang kemari adalah pilihan yang tepat. Karena aku tidak perlu khawatir dengan Api ini maka aku akan mencoba yang terbaik untuk memurnikannya !" Han Sen melepas Cincin Ruang miliknya dan menyimpannya ditempat yang aman.
Tanpa pikir panjang dia melompat kedalam lautan api dan tubuhnya merasakan sensasi panas yang terbakar. Semua pakaian yang ada ditubuhnya hancur dan Han Sen perlahan menyerap semua Api Hitam masuk kedalam semesta kecil didalam tubuhnya, dia tidak akan melewatkan sumber daya langka seperti ini dan walaupun sakit setidaknya dia mendapatkan keuntungan yang besar.