Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 116 - Penerobosan


Akhirnya mereka semua berangkat ke Sekte Embun Beku. Disana Han Sen dapat merasakan udara dingin yang menusuk dan dilihat dari pemandangannya yang dipenuhi lapisan es dan salju, nama Sekte ini sesuai dengan reputasinya.


Sebagai salah satu Sekte besar dan hebat, dapat mendirikan tempat tinggal disini adalah sebuah keberuntungan. Semua orang yang melihat Han Sen sangat terkejut melihat seorang Pria muda yang masuk, namun Master Sekte Zie Ling menjelaskan semuanya dan menjamu Han Sen di Aula bersama dengan Tetua lainya.


Zhi Xin berada disamping Han Sen dan dipaksa untuk melayaninya. Dirinya tidak tahu mengapa Master Sekte sangat menghargai Han Sen, namun dia tidak bisa melakukan apapun dan hanya bisa pasrah.


Han Sen mungkin mendapatkan banyak pengakuan sebagai Jenius terhebat sepanjang sejarah. Namun dimata Zhi Xin dia tidak lebih dari sekedar Pria pengecut yang menghindari pertarungan dengannya.


Jika perbandingan kekuatan jiwa Zhi Xin memang tidak sebanding. Namun jika berbicara soal keterampilan maka Zhi Xin yakin dirinya jauh lebih baik karena memiliki basis Kultivasi yang lebih tinggi.


"Aku sudah menerima keramahan dari semua orang di Sekte Embun Beku dan mendapatkan ijin dari Master Sekte Zie Ling untung berlatih. Aku Han Sen sangat menghargai kebaikan ini !" Han Sen meminum arak dengan sekali teguk dan memberikan sedikit wajah.


Han Sen menyerahkan Kotak obat kepada Zie Ling dan memberikannya. Didalamnya terdapat Pil Roh Nirvana dan beberapa Pil Roh yang dia buat sendiri sebagai hadiah.


Ketika Kotak Obat itu dibuka aroma yang kuat memenuhi ruangan itu, semua orang langsung berdiri dan ekspresi mereka dipenuhi dengan keterkejutan.


Zie Ling bergegas menutupnya dan tersenyum dengan ramah, "Tuan Han Sen memang sangat baik hati, saya sangat berterimakasih atas hadiahnya !"


Han Sen mengangguk dan bersantai untuk sementara waktu. Setelah semuanya selesai Han Sen diantar oleh Zhi Xin pergi kesebuah tempat tinggal yang disiapkan khusus untuknya.


Aura disana sangat kaya dan ini merupakan tempat pribadi dimana dia bisa berlatih tanpa adanya gangguan dari siapapun.


Zhi Xin tersenyum dan berkata, "Hei... ayo kita bertarung dan selesaikan apa yang sudah dimulai. Jika kau ingin aku melayanimu maka kau harus menunjukan apakah dirimu itu pantas !"


"Sebagai orang yang menyandang gelar jenius tak tertandingi dirimu benar-benar pengecut. Aku pergi... jangan salahkan aku karena kau sendiri yang menyuruhku !" Zhi Xin terbang meninggalkan Han Sen dan dia merasa sangat kesal.


Han Sen menatapnya dengan tajam dan niat membunuh terpancar jelas dimatanya, baginya apa gunanya berlatih tanding dan menentukan siapa yang lebih baik. Pertarungan yang dia miliki hanya pertarungan hidup dan mati, kalah itu mati dan yang menang adaah yang hidup.


Mengurus Zhi Xin itu adalah hal yang mudah dan hanya dengan satu pukulan saja Han Sen yakin Zhi Xin pasti tidak berdaya. Jika Han Sen sampai membunuhnya maka itu akan menyebabkan masalah yang tidak perlu, terlebih dia paling tidak suka jika harus membunuh seorang wanita yang jelas lebih lemah darinya.


Han Sen mengeluarkan semua Kristal Divine dan duduk bermeditasi. Energi disekitarnya ditarik dalam jumlah yang besar, Han Sen cukup percaya diri bahwa dia dapat membentuk Cincin Semesta kesembilan miliknya.


Waktu terus berlalu semala empat bulan dan gelombang Aura yang ganas terlihat jelas dari sosok Han Sen. Cincin Semesta perlahan mulai terbentuk dan kesembilan Cincin Semesta berdengung.


Han Sen mengeluarkan dua butir Pil Roh Nirvana dan memakannya semuanya. Auranya terus melonjak dan tubuhnya dipenuhi energi alam yang sangat kuat, Sumber Qi didalam tubuhnya perlahan mulai bertambah banyak dan ganas.


Hanya dalam sekali gerakan Kultivasi Han Sen terus menerus melompat. Tahap Awal, Menengah dan Akhir Divine Transformasi. Han Sen membuka matanya dan segera terbang dengan kecepatan penuh untuk menjauh dari Sekte Embun Beku.


Dirinya sangat yakin bahwa lompatan ini akan memicu Malapetaka Surga yang sangat besar, dia tidak menyangka dengan membentuk Cincin Semesta kesembilan dirinya akan mendapatkan kekuatan seperti ini, Divine Dao memang sangat luar biasa dan manfaat yang didapatkannya sungguh diluar akal sehat.


Setelah dia merasa cukup jauh awan hitam diatas langit muncul. Tanah mulai berguncang dan semua Beast disekitarnya berlarian, Petir diatas langit terlihat sangat ganas dan semua orang yang ada di Sekte Embun Beku merasakan fenomena ini.


*Groar.*


Raungan terdengar sangat keras dan Naga Petir dengan ukuran yang sangat besar keluar dari balik awan hitam. Petir Surgawi terlihat sangat menakutkan dan Han Sen tidak bisa menahan diri untuk tidak mengutuk keberuntungannya, jika dia tidak menghadapinya dengan serius maka dia akan mati kali ini.