Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 73 - Pengacau


Han Sen masih berdiri dengan kokoh dan tidak memiliki luka apapun. Mu Haidong sangat dikejutkan dengan kekuatan Han Sen yang luar biasa, dia hanya Kultivator Tahap Akhir Alam Nascent Soul namun kekuatannya sungguh diluar akal sehat.


Kecerdasannya juga sangat tinggi dan dia dapat menebak semua rencananya, Mu Haidong berpikir kalau Anak ini lebih mengerikan dari Luo Feng dan seharusnya Jenius pertama Kerajaan ini diberikan kepadanya.


"Sepertinya ini akan menjadi pertarungan yang sulit. Kau sangat kuat dan kita akan menyudahinya sekarang !" Kata Mu Haidong yang tidak ingin melanjutkan lagi.


"Jika kau ingin pergi maka tinggalkan nyawamu disini. Tempatku ini bukanlah tempat dimana kau bisa membuat kekacauan dan pergi sesuka hatimu, aku tidak peduli apakah kau memiliki perlindungan dari Sekte Langit Iblis atau tidak." Kata Han Sen dengan penuh niat membunuh.


"Apakah kau yakin dapat menanggung konsekuensi dari tindakanmu. Walaupun aku hanya Tetua bagian luar tapi Sekte Langit Iblis akan tetap menuntut balas !" Mu Haidong sedikit mengancam Han Sen.


"Kau tidak perlu khawatir... aku bisa melakukan apapun yang aku mau." Han Sen membentuk Segel dan Kegelapan membentuk sebuah sangkar yang mengurung mereka berdua.


Mu Haidong mendesak Qi miliknya dan Roh Jahat masuk kedalam tubuhnya. Kekuatan jiwanya melonjak dan matanya berubah menjadi merah darah, kekuatannya menjadi sangat mengerikan.


Han Sen tidak takut sama sekali dan melesat kearah Mu Haidong. Han Sen mengeluarkan Pedangnya dan tersenyum dengan penuh niat membunuh, Niat Pedang yang kuat membuat tubuh Mu Haidong bergetar karena takut.


Sekarang Mu Haidong paham mengapa Anak didepannya sama sekali tidak takut, dengan Niat Pedang sekuat itu takutnya bahkan Kultivator Tahap Akhir Divine Transformasi akan mati dibawah keganasannya.


Untuk melatih Niat Pedang sampai seperti ini sangatlah mustahil dilakukan untuk Anak yang baru berumur 21 tahun. Keluarga Fan mati bukan karena faktor keberuntungan melainkan mereka sendiri yang mengundang kematian dengan memprovokasi monster seperti Han Sen.


Sekarang dirinya harus berhati-hati jika ingin masih hidup. Han Sen menerjangnya dan mengayunkan Pedangnya, Qi Pedang yang sangat kuat menyembur dan Mu Haidong mendesak Qi miliknya.


*Boom.*


Ledakan diatas langit memicu gelombang kejut yang sangat kuat. Han Sen memainkan gaya Pedangnya dengan ganas dan Mu Haidong dipaksa masuk dalam kondisi bertahan.


"Seni Beladiri Cakar Hantu." Tangan kanan Mu Haidong diselimuti oleh Qi hitam yang sangat pekat dan memegang Pedang Han Sen secara langsung.


"Menyedihkan... jika hanya ini kemampuanmu maka sangat disayangkan. Kita akhiri semuanya disini sekarang juga !" Han Sen meraung dengan keras dan kekuatan jiwanya melonjak.


Sisik Naga Surgawi perlahan tumbuh dilengan kanannya dan berubah menjadi cakar Naga yang mengerikan. Mu Haidong tanpa sadar mundur kebelakang dan keringat dingin keluar dari sekujur tubuhnya.


"Seni Beladiri Naga Surgawi... Cakar Kegelapan." Han Sen menghilang dan muncul tepat didepan Mu Haidong.


*Slash.*


Han Sen mengayunkan Cakar Naga dan merobek tubuh Mu Haidong menjadi tiga bagian, kegelapan yang kuat menelan vitalitasnya dan jiwanya dihancurkan oleh Han Sen.


Han Sen mengambil Cincin Ruangnya dan dirinya tidak menyangka bahwa kekuatannya akan tumbuh seperti ini. Divine Dao Alam membuatnya dapat menampilkan kekuatan yang berada diatas Nascent Soul, bahkan Han Sen penasaran jika dia bertarung dengan sungguh-sungguh hasil apa yang akan dia dapatkan.


Perlahan Han Sen turun dan kekuatan jiwanya meledak. Satu persatu semua orang mulai terbangun dan merasakan pusing dikepala mereka.


Han Sen membuka pintu dan berkata, "Sudah selesai... kalian bisa keluar dan berikan mereka Pil Roh pemulihan."


Semua orang tersenyum dan bergegas keluar dari tempat itu. Pada akhirnya mereka semua pamit dan berniat untuk kembali terlebih dahulu, Han Sen akan membuat berita besar dimana dia sudah membunuh Tetua Sekte Langit Iblis dan mungkin akan menarik perhatian Kerajaan.


Yao Wu tersenyum kearah Han Sen dan memeluknya, "Apakah kau baik-baik saja ?"


"Aku tidak mungkin kalah dari orang seperti itu, jangan terlalu khawatir." Jawab Han Sen dengan bangga.


"Tapi ini akan menjadi masalah serius kedepannya. Kau sudah membunuh Tetua Sekte Iblis dan aku takut kalau mereka akan datang membawa banyak orang kuat dan mengincar dirimu." Kata Yao Wu dengan cemas.


"Tenang saja... aku tidak akan membiarkanmu menjadi seorang Janda diusia yang muda. Untuk sekarang percayakan saja semuanya kepadaku... jika aku bilang bahwa diriku mampu maka itu adalah kebenarannya." Han Sen memiliki caranya sendiri dan mencoba menenangkan Yao Wu.