Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 36 - Tamu Terhormat


Die Long dan Lao Lei menelan ludah mereka dengan gugup. Mungkin jika orang lain mendengar apa yang dikatakan oleh Han Sen mereka akan menertawakannya, namun mereka tidak berani menganggapnya sebagai omong kosong.


Keterampilannya jauh lebih unggul dari semua Alkemis yang berada di Serikat. Entah itu Pemadatan, Kontrol Api dan pengetahuannya sangat mendalam. Bahkan Alkemis terbaik di Benua ini hanya seorang Alkemis Tingkat Divine Sea.


Han Sen pastilah memiliki Guru yang merupakan Alkemis hebat sampai bisa mengajarinya keterampilan hebat seperti ini. Han Sen memiliki bakat yang mungkin saja dimasa depan akan menjadi Alkemis terbaik, menjalin hubungan sangat penting dan dia yakin bahwa dimasa depan akan ada keuntungan bagi Serikat Alkemis.


"Senior Han Sen adalah orang yang hebat namun Senior tidak memegang Token sebagai salah satu Alkemis hebat. Kebanyakan penilaian seperti itu dilakukan oleh Serikat Alkemis dipusat, namun sepertinya Senior tidak peduli." Kata Die Long dengan santai.


"Tidak usah basa-basi dan langsung saja pada intinya !" Kata Han Sen dengan tegas.


Die Long mengeluarkan sebuah emblem emas dengan ukiran yang unik dan memberikannya kepada Han Sen, "Emblem emas ini adalah sebuah Tanda dimana Alkemis yang sangat dihormati oleh Serikat Alkemis. Setiap Senior menunjukan Emblem ini maka Senior akan diperlakukan seperti tamu khusus yang diutamakan dalam bisnis Serikat Alkemis. Bahkan Raja dari Kerajaan kecil ini harus memberikan rasa hormat kepada Senior !"


Han Sen sedikit tertarik dengan mengambil Emblem Emas Serikat Alkemis. Jujur saja pengaruhnya tidak terlalu besar dan Serikat Alkemis memilikinya, hal ini juga bisa dia lakukan untuk menangani masalah dimasa depan dan lagi pula dia masih membutuhkan banyak sumber daya yang bagus.


"Jujur saja ini sedikit menarik... tapi kebaikan semacam ini tidaklah datang dengan gratis, apa sebenarnya niat dan tujuanmu ?" Tanya Han Sen dengan santai.


"Senior Han Sen sangat pintar dan mustahil menyembunyikan sesuatu darinya. Tapi kami tidak membutuhkan apapun, jujur saja saya sangat tertarik dengan Pil Roh yang dapat meningkatkan kekuatan jiwa dan mungkin Ketua akan senang jika dapat melihatnya. Diseluruh Benua mungkin hanya Anda yang bisa membuatnya, bisakah saya meminta satu Butir saja dan memperlihatkannya kepada Ketua Serikat ?" Die Long memutuskan untuk memberanikan diri.


Faktanya semua itu bukanlah sebuah omong kosong, bahkan dalam prosesnya saja semua orang di Paviliun dapat mendapatkan manfaat yang besar dan jika dapat memakannya maka mungkin efeknya sangatlah luar biasa.


"Apakah kalian tidak memiliki metode tentang Teknik yang mengkultivasikan jiwa ?" Tanya Han Sen dengan penasaran.


"Memangnya ada hal semacam itu ?" Lao Lie dan Die Long bertanya dengan penasaran.


"Lalu katakan ini kepada Ketua Serikatmu... jika dia bisa memberikanku Harta Elemen Kayu yang setidaknya diatas Nascent Soul maka aku akan memberikannya satu set Teknik Kultivasi Jiwa. Jika dia masih ragu maka suruh Ketuamu itu memakan Pil Roh itu, setelah itu biarkan dia sendiri merasakan bagaimana sensasinya !" Kata Han Sen dengan percaya diri.


Lao Lie dan Die Long saling memandang dan tidak tahu lagi harus berkata apa. Sekarang Han Sen membuat penawaran yang luar biasa dan jika dia benar dapat memberikan metode Teknik Kultivasi Jiwa, maka itu akan membuat Serikat Alkemis menjadi semakin luar biasa.


"Yakinlah Senior Han... saya pasti akan menyampaikannya." Die Long dengan hormat, "Jika Senior membutuhkan sesuatu maka katakan saja kepada Lao Lie, untuk sekarang saya akan kembali dan menyampaikan pesan Senior !"


Lao Lie mengangguk dan tidak masalah dengan hal ini. Jika dia sering bertemu dengan Han Sen dan mendapatkan manfaat, maka ini juga menjadi pencapaian yang besar dalam hidupnya.


"Kebetulan sekali... Aku baru sampai di Ibukota dan membutuhkan tempat tinggal. Sekarang aku dan Murid Magangku tinggal disebuah penginapan, aku akan menetap ditempat ini untuk waktu yang lumayan lama dan membutuhkan rumah yang nyaman untukku berkultivasi sekaligus berlatih. Bisakah kalian mencarikan tempat yang bagus ?" Tanya Han Sen dengan penasaran.


"Senior Han Sen dapat yakin bahwa saya akan segera menjemput Murid Magang Anda dipenginapan dan memberikan kediaman yang sesuai dengan apa yang Senior minta." Kata Lao Lie dengan penuh semangat.


Die Long mengutuk Pria Tua disampingnya dengan kesal. Jika itu dirinya yang menyuruhnya Lao Lie tidak akan memasang ekspresi yang penuh semangat seperti itu, namun setidaknya jika Han Sen memiliki tempat tinggal maka mereka akan mudah menghubunginya nanti.