
Mereka berdua bercinta selama tiga hari penuh dan Lu Siyu benar-benar merasakan sensasi dimana dia telah menjadi wanita yang sebenarnya. Tidak akan jadi masalah untuk mempercayakan hidupnya kepada Pria seperti Han Sen, setidaknya Han Sen tidak memperlakukan mereka dengan buruk.
Han Sen beristirahat sebentar dan bau keringat mereka yang bercampur sudah memenuhi ruangan itu. Lu Siyu berbaring didalam pelukan Han Sen dan senyumnya tidak pernah hilang karena kebahagiaan.
"Bagaimana rasa pertamakalimu menjadi seorang wanita ?" Tanya Han Sen sambil mengusap tubuh Lu Siyu dengan lembut.
"Jangan tanyakan hal yang memalukan seperti itu !" Kata Lu Siyu dengan malu.
"Kenapa harus malu... disini hanya ada kita berdua." Han Sen mencium keningnya dan merasa sangat senang menggoda Lu Siyu.
"Aku sedikit khawatir jika Istri-Istrimu yang lain tidak menerimaku nanti !" Kata Lu Siyu dengan jujur.
"Kau tidak perlu mengkhawatirkannya... mereka berlima memiliki hubungan yang baik tanpa persaingan. Lagi pula kau adalah Alkemis yang hebat, jika mereka mengetahui hal ini aku yakin mereka akan sangat senang. Pada saatnya nanti ketika aku membawa mereka kemari maka aku akan menyerahkan perawatan mereka kepadamu, kau bisa melakukannya bukan ?" Tanya Han Sen dengan santai.
"Serahkan saja kepadaku." Lu Siyu setuju dengan perkataan Han Sen.
Lu Siyu sangat penasaran dengan yang lainya dan Han Sen tidak keberatan menceritakan semua situasinya. Lima orang Istri, dua Anak perempuan dan tiga Anak pria. Apa yang mengejutkan Lu Siyu adalah salah satu Istri Han Sen adalah seekor Phoenix, keberadaan Binatang Suci sangat tersembunyi khususnya Naga dan Phoenix.
Walaupun Phoenix yang berada di Alam Bawah dan Alam Immortal berbeda kekuatan namun strukturnya masih sama. Han Sen sendiri juga penasaran dimana tempat Binatang Suci lainya, namun sayangnya lokasinya tidak ada yang tahu kecuali Master Domain yang berhubungan dengan mereka.
"Tiga bulan lagi kalian akan berangkat ke Medan Perang Kuno, sebenarnya aku tidak suka jika kalian berdua ambil bagian dan aku memiliki firasat yang tidak menyenangkan !" Kata Lu Siyu dengan jujur.
"Yakinlah bahwa aku akan kembali untukmu... juga Adikmu, jika dia mengalami kesulitan maka aku akan membantunya. Setidaknya setelah aku keluar dari tempat itu aku sudah berada di Tingkat Immortal Emas, sedikit demi sedikit aku sudah mulai mengerti struktur kekuatan tempat ini." Kata Han Sen dengan tegas.
Kekuatannya yang sekarang mungkin sudah meningkat dengan pesat. Namun Han Sen cukup sadar bahwa ini masih sangat kurang, dia masih cukup kesulitan untuk berhadapan dengan Immortal Emas Tahap Menengah dan ini akan menjadi situasi yang sulit.
"Bisakah aku ikut ?" Tanya Lu Siyu dengan cemas.
"Ini bukan bidang keterampilanmu... kau tahu benar kalau aku belum cukup kuat. Jika kau ingin membantu maka teruslah berlatih memurnikan Pil Roh, aku yakin dimasa depan keterampilanmu itu akan berguna untuk kami." Kata Han Sen dengan jujur.
Han Sen bukanlah orang bodoh yang akan membawa Lu Siyu masuk kedalam lubang neraka. Terlebih Nian Wuji pasti akan datang langsung padanya, untuk melarikan diri Han Sen masih bisa namun jika dia membawa Lu Siyu maka itu akan menjadi hal yang susah.
"Kalau begitu aku akan mendengarkan perintahmu." Lu Siyu akan patuh dan mencoba yang terbaik untuk mengasah dirinya.
"Sudah sewajarnya seperti itu." Han Sen memeluk Lu Siyu dengan erat dan bercumbu dengannya.
Hari-hari mereka habiskan dengan waktu bersama. Tidur, makan dan bekerja membuat Pil Roh terasa sangat damai bagi mereka berdua, sesekali Lu Che pulang untuk melihat kondisi Toko namun tidak selang waktu yang lama dia harus kembali untuk mengasah dirinya.
Han Sen mengetahui kebenaran baru tentang asal usul mereka berdua. Ibu mereka berasal dari Ras Elves yang lari dari tempatnya untuk menikah dengan Ayah mereka.
Kebenaran dari Ras Elves sangatlah kejam dan sistem mereka bahkan lebih parah dari Ras Monster. Sekali Lu Siyu pernah dibawa kesana untuk menyapa, namun karena dia berasal dari darah campuran akhirnya dia dianggap sebagai aib dan tidak diterima disana.
Bahkan sampai akhir hayat Ibunya yang meninggal karena melahirkan Lu Che, sejak saat itu mereka tidak pernah kembali ataupun diakui oleh Ras Elves. Namun Lu Siyu tidak pernah memikirkan hal ini ataupun balas dendam, dia lebih seperti menganggap mereka sebagai orang asing dari pada sebuah kerabat jauh.