Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 154 - Persiapan Serangan Balik 2


Han Sen menggunakan Array Teleportasi dan pergi ke Kerajaan Baimen. Semua orang sudah mempersiapkan diri untuk bertarung diperbatasan, disana terlihat sangat sunyi dan Han Sen sudah dapat menebaknya.


Raja Sun Zhao merasakan hawa kehadiran yang kuat mendekat kearah mereka. Semua Pasukan Kerajaan sudah berkumpul di Benteng dan siap mati, namun ketika dia melihat Han Sen dia sangat senang seolah melihat harapan untuk dapat bertahan hidup.


"Salam untuk Raja Han Sen !" Sun Zhao memberi hormat kepada Han Sen.


"Ya... kenapa kau tidak pergi dan mencari perlindungan ?" Tanya Han Sen dengan santai.


"Saya sudah mengirim orang untuk meminta bantuan Sekte Matahari, namun tidak ada respon dari mereka dan kabarnya keempat Sekte juga mendapatkan serangan. Pilihan terbaik yang bisa saya lakukan adalah mengungsikan warga dan sebagai Raja saya harus menghadapi masalah ini sekalipun harus mati." Kata Sun Zhao dengan tegas.


Han Sen duduk dengan santai dibenteng dan mengeluarkan puluhan Plat Array dari Cincin Ruang miliknya, "Tanam Plat Array ini didalam tanah dan berikan jarak 200 meter setiap Plat Array. Tempat ini akan menjadi medan Perang nantinya, jika kau masih ingin tetap hidup maka lakukanlah dengan cepat !"


Sun Zhao mengangguk dan segara meminta bawahannya untuk mengerjakannya. Han Sen hanya diam ditempatnya dan tidak bergerak sama sekali, namun semua orang dapat merasakan sejumlah energi yang besar sedang masuk kedalam tubuh Han Sen.


Kadang Auranya terlihat ramah dan seketika Aura Han Sen menjadi sangat mengerikan. Semesta kecil didalam tubuhnya memiliki Qi Alam dengan perpaduan dua jenis kekuatan kehidupan dan kehancuran.


Pupil matanya bersinar keemasan dan semua orang dapat merasakan kekuatan yang aneh dari Han Sen. Aliran waktu disemesta kecil didalam tubuh Han Sen menjadi lebih cepat, Aura Han Sen melonjak dengan gila dan mengkultivasikan Divine Dao memang sangat luar biasa bagi perkembangannya.


Sembilan hari sudah berlalu dan semua kekuatan sudah berkumpul disatu tempat. Mereka semua sudah bersiap untuk menghadapi gelombang Beast, namun Fang Zhe hanya menunggu komando dari Han Sen dan menyuruh semua orang untuk tidak bertindak gegabah.


Namun sekarang Han Sen sedang larut dalam Kultivasinya dan tidak ada yang berani mengambil tindakan. Namun Fang Zhe yakin kalau Han Sen sudah menyiapkan rencana lebih awal, jadi dia harus mempercayainya dan menyimpan tenaga lebih banyak.


Sekarang yang menjadi masalah utama adalah Beast yang jumlahnya hampir dua puluh ribu. Walaupun mereka memiliki delapan puluh ribu Kultivator namun kebanyakan Beast berada di Alam Divine Transformasi dan Divine Sea.


Jika pertarungan pecah maka jumlah mereka akan berkurang sangat banyak. Belum lagi setelahnya Kekaisaran Pedang memiliki seratus ribu Kultivator yang siap, dalam kondisi kelelahan dan jumlah yang tidak sepadan mereka semua akan disapu bersih.


Zie Ling juga berada disana bersama dengan Yun Zhi, "Keponakan... Apakah kau tidak berniat untuk bertanya kepada Han Sen ?"


"Bibi tidak perlu khawatir... kami berempat hanya mengetahui satu kebenaran. Perkataan Suami kami adalah mutlak, jika dia mengatakan bahwa dia memiliki rencana dan bisa mengatasinya maka dia akan berhasil." Kata Yun Zhi dengan tegas.


"Baiklah... aku akan mencoba percaya kepada kalian." Kata Zie Ling dengan pasrah.


*Gong.*


Suara bunyi Gong terdengar sangat keras dan para Penjaga sengaja membunyikannya sebagai tanda bahaya. Semua orang keluar dan bersiap untuk bertarung, Aura yang sangat kuat membombardir dan puluhan ribu Beast Kadal Sisik Emas berlari kearah Benteng.


Han Sen perlahan membuka matanya dan.berkata, "Jangan ada satupun dari kalian yang menyerang !"


Mereka semua tidak tahu apa yang sebenarnya Han Sen pikirkan. Namun karena Fang Zhe tidak khawatir sama sekali jadi mereka akan menuruti instruksi Han Sen.


Han Sen mendesak Qi miliknya dan tiba-tiba ledakan yang keras kaluar dari dalam tanah. Asap racun memenuhi area itu dan Beast Kadal Sisik Emas menjadi semakin menggila karena asap racun.


Sun Zhao tersenyum dan dia tidak menyangka kalau Plat Array itu menyimpan racun yang sangat mengerikan. Bahkan Beast dengan pertahanan yang sangat kuat seperti Kadal Sisik Emas berakhir mengenaskan.


Tubuh mereka terkorosi dan meleleh menjadi sebuah lumpur. Racun dengan efek samping seperti ini sangatlah luar biasa, bahkan untuk Fang Zhe dan mereka yang merupakan Ahli Alam Virtual. Mereka tidak bisa menyembunyikan kengerian dari asap racun yang membunuh ribuan Beast dalam sekejap itu.


Yun Zhi tersenyum dan mengingat hal dimasa lalu, "Racun Hydra... aku tidak menyangka bahwa Suamiku akan memikirkan hal hebat ini !"