
Zhao Jin dan Fu Xia tidak tahu apakah kemampuan Han Sen yang lemah ini bisa membantu mereka atau tidak. Namun semua itu layak untuk dicoba sekalipun membutuhkan beberapa pengorbanan.
"Pertama kami mengundangmu kemari karena membutuhkan bantuan darimu. Tapi sepertinya kekuatanmu masih tidak memenuhi syarat untuk itu, kami akan membantumu untuk menerobos Tingkat Immortal Emperor. Bagaimana menurutmu ?" Tanya Zhao Jin dan Fu Xia dengan sungguh-sungguh.
"Pertama katakan terlebih dahulu bantuan macam apa yang kedua Senior butuhkan dan jangan lupa kalau aku adalah Pria serakah yang menyukai keuntungan !" Kata Han Sen tanpa rasa malu.
"Untuk sekarang kau fokus saja menerobos, kau tidak perlu khawatir karena ini tidak akan membahayakan nyawamu. Sebaliknya kau akan mendapatkan keuntungan besar dari hal ini bukan !" Kata Zhao Jin dengan santai.
"Baik... tapi sebelumnya ada tiga hal yang ingin aku inginkan !" Kata Han Sen dengan tegas.
"Bicaralah ?" Tanya Zhao Jin dengan penasaran.
"Tolong katakan padaku apakah Anda bisa membawaku pergi ke Alam Bawah. Jujur saja aku berasal dari sana ada Istri dan Anakku yang menunggu untuk aku bawa kemari ?" Tanya Han Sen dengan penuh harap.
"Baik." Jawab Zhao Jin dengan santai.
"Suamiku itu..." Fu Xia ingin menghentikannya namun Zhao Jin tidak keberatan.
"Jangan khawatirkan hal sepele... bahkan jika ada pertarungan dengan Master Domain Matahari itu bukan masalah besar. Sejak kapan Klan Naga kita takut dengannya, dia tidak akan berani mengambil tindakan dengan dirinya sendiri." Kata Zhao Jin dengan tegas.
Han Sen tersenyum dan mengepalkan tinjunya dengan penuh kebahagiaan. Zhao Ling meliriknya dan ini adalah kali pertama dia melihat Han Sen memasang ekspresi dengan penuh kepuasan.
"Yang kedua saya hanya meminta perlindungan Klan Naga, aku sadar benar bahwa sekarang banyak orang yang mengincarku. Aku mungkin bisa menerima kematian atau penyiksaan dalam bentuk apapun asalkan orang-orang yang aku sayangi tidak terlibat. Berikan aku perlindungan untuk Wilayah Kesombongan Surgawi milikku !" Han Sen mengajukan permintaan keduanya.
"Masalah kecil untuk diatur." Kata Fu Xia yang tidak keberatan.
"Ya... tapi sayangnya aku hanya memiliki ingatan dari satu kehidupan." Jawab Han Sen dengan jujur.
Tidak ada alasan baginya untuk terkejut walaupun Han Sen sudah menebaknya. Reinkarnasi tanpa kecacatan itu terlalu aneh baginya seolah dia lahir dari Individu yang baru dan mewarisi ingatan kehidupan yang lama.
Han Sen selalu percaya bahwa setelah kematian sekalipun Makhluk hidup lainya pasti akan bereinkarnasi. Itulah yang disebut dengan roda kehidupan, walaupun Han Sen tidak bisa membuktikan fakta namun itulah yang dia percaya.
"Yang terakhir... aku menginginkan Harta Perbaikan Jiwa untuk Kultivator Immortal Bumi, apakah Senior memilikinya ?" Tanya Han Sen dengan penasaran.
"Ling'er akan mengurusnya... sekarang kalian berdua bisa pergi. Setelah selesai berlatih dan menerobos Immortal Emperor pastikan untuk segera datang kemari !" Kata Fu Xia dengan santai.
Mereka berdua memberi hormat dan segera pergi dari sana. Zhao Ling membawa Han Sen ke Istana Es miliknya, dia mengambilkan sebuah tanaman yang dibutuhkan Han Sen untuk memperbaiki jiwa Lu Che.
Tentunya Han Sen segera memberikannya kepada Lu Siyu dan janjinya sudah dia tepati. Han Sen juga mengatakan kondisinya sekarang dan mungkin untuk beberapa tahun kedepan dia tidak bisa bertemu karena harus fokus dalam berlatih.
Lu Siyu juga tidak keberatan dan setelah memberikan pengobatan untuk Lu Che dia memutuskan keluar bersama dengan Han Sen.
Zhao Ling berkenalan dengan Lu Siyu dan terlihat tidak bersahabat, wajar saja perlakuan yang dia terima dan Lu Siyu terima berbeda karena Han Sen sudah dianggap bagian dari Klan Naga.
Sedangkan Lu Siyu hanya berasal dari Ras Elves dan itupun campuran. Namun setelah dia melihat Api Suci dan keterampilan Alkemis Lu Siyu perlahan sifatnya mulai melunak.
Zhao Ling mengantarkan Han Sen kearah Kolam Darah Naga dan dia mulai berendam untuk berlatih. Jiwa Naga Surgawi menyerapnya dan Han Sen dapat merasakan manfaat yang luar biasa, energi Alam perlahan ditarik dalam jumlah yang besar dan Han Sen tengelam dalam pemahamannya. Darah Naga Sejati perlahan diserap oleh tubuh Han Sen dan merubah struktur tubuhnya.