
Dua minggu berlalu dengan cepat dan Wilayah Keluarga Tang masih terlihat sangat damai. Kepala Keluarga Tang Yang sedang dalam pengasingannya.
Langit berubah menjadi gelap dan dari kejauhan niat membunuh yang sangat kuat menggelegar seperti sebuah Petir. Sosok Han Sen terbang dengan kecepatan yang luar biasa dan berdiri diatas langit.
"Tang Ru dan Dong Zie... keluar dan berikan hidup kalian kepadaku !" Teriakan keras Han Sen menggema diseluruh tempat itu dan membuat penghalang formasi pelindung berguncang.
Semua orang dapat merasakan kengerian dari Alam Heaven dengan jelas. Tang Yang keluar dari pengasingannya dan niat membunuhnya tertuju kepada Han Sen.
"Tempat ini bukanlah tempat dimana Anak muda sepertimu bertindak liar !" Tang Yang mendesak Qi miliknya dan mengaktifkan formasi besar yang mengurung semua orang didalam.
Tang Ru dan Dong Zie melihat Han Sen diatas langit dan sedikit panik. Kecepatan Kultivasinya sudah seperti monster, bahkan hanya dalam waktu singkat saja dia sudah berada di Tahap Awal Alam Heaven.
Namun kali ini dia berani datang disaat yang tidak tepat. Keluarga Tang memiliki lima Ahli Alam Heaven sebagai Tetua dan Ayahnya Tang Yang berada dipuncak Tahap Menengah Alam Heaven.
Kelima Tetua keluar dari penghalang dan salah satu dari mereka ada wajah yang Han Sen kenal, "Ho... aku tahu siapa kau... sebelumnya kau datang ke Dunia Fana dan merekrut banyak orang untuk kemari bukan !"
"Kaisar... Kesombongan Surgawi Han Sen dari Dunia Fana, sebelumnya aku mengabaikanmu dan menganggapmu sebagai angin lewat. Sekarang menyerahlah disini... hidup orang-orangmu dibawah kendaliku, hanya dengan sedikit dorongan aku bisa membunuh mereka semua !" Kata Tang Wen dengan senyum liciknya.
"Hahaha... sepertinya kau sangat percaya diri dengan hal itu. Sejak saat mereka memutuskan pergi kemari bersama denganmu mereka sudah bukan orang-orangku, aku tidak peduli hidup dan mati mereka. Kau ingin bunuh ya lakukan saja... apakah perlu aku menunggumu membunuh mereka satu persatu." Kata Han Sen sambil tersenyum dengan geli.
Han Sen melanjutkan, "Sudahlah... disini aku hanya ingin mengambil hidup tiga orang, pertama Kepala Keluarga Tang dan dua ekor anjing yang suka berlari. Tapi jika kalian menghalangi jalanku maka aku akan membunuh kalian semua !"
"Keparat sialan !" Salah seorang Tetua melesat kearah Han Sen.
Han Sen menghadang serangan itu dengan telapak tangannya yang dialiri dengan petir emas, ledakan dari benturan kekuatan mereka terlihat sangat kuat dan darah mulai berceceran diatas langit.
Lengan kanan Tetua itu hancur dibawah Petir Emas Han Sen, namun ketika dia berniat menghentikan pendarahannya Han Sen sudah menyelinap dibelakangnya.
Qi Pedang Elemen menusuk tepat didadanya dan Api Hitam membakar laut kesadaran ilahinya dengan sangat cepat. Kegelapan melahap mayatnya tanpa menyisakan apapun, metode yang digunakan Han Sen ini sangat kejam dan bukan hanya menghancurkan jiwanya saja. Bahkan Han Sen tidak menyisakan sedikitpun mayat dari musuhnya.
Han Sen tersenyum kearah mereka dan niat membunuhnya meledak. Pedang ditangannya berputar dan Han Sen mengayunkannya sekuat tenaganya, Qi Pedang yang kuat menyebar seperti jarum kecil dalam jumlah yang banyak.
Mereka berempat mencoba yang terbaik untuk mempertahankan penghalang, namun Qi Pedang Han Sen sangat ganas dan dapat menembusnya.
"Patriak... jika Anda tidak segera turun tangan maka Monster ini bisa membunuh kami semua !" Teriak Tang Wen sambil menahan siksaan Qi Pedang.
Tang Yang melesat kearah Han Sen dan melakukan transformasi jiwa. Kecepatannya sangat luar biasa dan cakarnya yang tajam dalam sekejap mengenai dada Han Sen.
Han Sen memuntahkan darah dan bekas cakar dari Tang Yang mengeluarkan darah, "Kucing Iblis Petaka... Jiwa Monster yang menarik dan kau sudah bisa bertranformasi dalam bentuk sempurna. Tapi sayangnya aku tidak selemah itu !"
Api hitam berkumpul diantara kedua tangan Han Sen dan membentuk sebuah Teratai Api Hitam, Teratai Api Hitam dilempar langsung kearah Tang Yang dan membuatnya menjaga jarak.
"Disini bukan hanya kau saja yang ahli dalam mengendalikan Api !" Tang Yang menunjuk keatas langit dan Petir Api menyatu ditelunjuknya.
Tang Yang menunjuk kearah Han Sen dan gelombang Api Petir yang kuat saling bertabrakan dengan Teratai Api Hitam. Gelombang panas yang dihasilkan dari benturan kekuatan ini sangatlah kuat, bahkan pakaian yang digunakan orang-orang juga ikut terbakar dan kedua belah pihak mundur secara bersamaan karena gelombang ledakan hebat dari benturan serangan mereka sendiri.