
Han Sen tidak akan menyangkal hal itu dan sehebat apapun dia dimasa lalu, masih ada batasan yang disebut perasaan yang tidak bisa dia lewati.
Faktanya dia dulu sangat menderita dengan kematian Shui Jing. Bahkan dia tidak ragu meninggalkan semua wanitanya dan menjadi penyendiri.
"Bagaimana jika aku yang menginginkanmu mati ?" Tanya Yun Zhi dengan penasaran.
"Jika kau sangat menginginkannya maka lakukan sendiri dengan tanganmu. Aku tidak akan melawan sama sekali dan aku bersumpah kepada Surga." Han Sen memeluk Yun Zhi dengan erat dan membuatnya berbalik menatapnya.
"Mana mungkin aku bisa melakukan itu." Yun Zhi harus mengakui bahwa dia sangat senang mendengar perkataan Han Sen.
"Lalu apa yang perlu kau lakukan sekarang adalah menyerahkan hati dan tubuhmu kepadaku, aku akan membuatmu dapat merasakan bagaimana menjadi wanita yang sebenarnya." Han Sen menciumnya dan melanjutkan percintaan mereka.
Setelah mereka selesai akhirnya mereka berpencar untuk menjelajah. Han Sen sama sekali tidak merasakan hawa kehidupan dan sepertinya tidak akan ada masalah sampai Yun Zhi pergi.
Pulau melayang ini juga tidak terlalu besar namun tanaman obat sangatlah banyak. Setidaknya beberapa dari tanaman obat ini bahkan menyentuh Tingkat Dao Fusion dan sisanya berada di Tingkat Virtual.
"Tidak heran Hydra sangat ingin pergi kesini sampai menjaga Altar. Tempat ini benar-benar surganya harta karun, bahkan Aura disini dua kali lebih padat dari Dunia Fana." Han Sen terus mengambil tanaman obat dan menyimpannya dengan cara yang benar.
Han Sen masuk semakin dalam dan merasakan Aura yang sangat mengerikan. Namun dia semakin tertarik untuk melihatnya dan segera maju kedepan tanpa keraguan sedikitpun.
Setelah beberapa waktu Han Sen melihat sebuah Air terjun darah. Gravitasi ditempat itu sangat kuat dan tidak memungkinkannya untuk terbang, namun Han Sen mendesak Qi miliknya dan dengan kekuatan penuh dia melompat.
Han Sen menginjakan kakinya dengan kuat dan dikejutkan oleh sesuatu. Sebuah mayat dengan tempurung hitam dipenuhi dengan genangan darah.
"Binatang Suci Kuno... Kura-Kura Hitam." Kata Han Sen penuh keterkejutan, "Pantas saja darahnya memancarkan Aura yang familiar. Tapi mengapa bisa Binatang Suci mati ditempat menyedihkan seperti ini !"
Jiwa Naga Surgawi juga bereaksi seolah dia ingin memakan semua darah dari Kura-Kura Hitam. Han Sen tidak memiliki pilihan lain, dia mengamankan 10 Guci darah dan mengambil tempurung serta tulang bagian belakang.
Jiwa Naga Surgawi keluar dengan paksa dan melahap semua darah sampai habis. Jiwa Naga Surgawi terbang melintasi langit berbintang, energi spiritual ditempat itu ditelan dalam jumlah yang besar.
Corak emas muncul disisik Naga Surgawi dan energi Han Sen mengalami lonjakan penuh berkat penyerapan ini. Kultivasinya menerobos dengan paksa dan Laut Kesadaran Ilahinya berubah.
Cincin Awan mulai terbentuk dan Aura Han Sen melonjak keatas langit. Alam Divine Sea berhasil dia lewati dengan mudah dan pembabtisan surga berjalan dengan sangat lancar.
Tubuh fisiknya ditempa ulang dan menjadi semakin kuat. Sekarang Han Sen bisa melakukan apapun yang dia inginkan, pemahamannya tentang Divine Dao menjadi lebih luas dan Cincin Semesta didalam tubuhnya menjadi lebih besar dan luas.
Yun Zhi yang melihat kekacauan ini segera melihatnya, dia merasa senang dengan Han Sen yang berhasil menerobos Alam Divine Sea. Energi Alam sangat melimpah disekitarnya dan dia juga tidak boleh kalah.
Setelah memiliki Jiwa Teratai Suci yang bergabung dengan Jiwa Beladiri Mahkota Peri Es, Yun Zhi sebenarnya bisa menerobos kapanpun yang dia inginkan. Kemacetannya seolah dipermudah, jika harus menebak mungkin apa yang dikatakan Han Sen sangatlah benar.
Jiwa Teratai Suci mungkin adalah harta yang tak ternilai harganya. Namun jika Han Sen menginginkannya kembali maka dia akan dengan senang hati mengembalikannya.
Dua tahun sudah berlalu dengan sangat cepat dan mereka berdua menghabiskan waktu untuk berlatih bersama. Alam Divine Sea mereka juga stabil dan Han Sen juga memiliki perubahan besar dalam kekuatannya.
Yun Zhi bahkan tidak bisa mengukur seberapa kuat Han Sen yang sekarang. Mereka mungkin berada ditingkatan yang sama, namun celah kekuatan tempur mereka sangatlah besar dan Han Sen adalah Kultivator yang sangat sempurna.
Entah itu kekuatan fisik, jiwa, Alkimia dan kecerdasannya sangat hebat. Bahkan dia dengan mudahnya dapat menciptakan sebuah Array Teleportasi, takutnya bakatnya benar-benar akan bersinar nantinya dimasa depan.
Laut Kesadaran Ilahi Han Sen sekarang sudah bermutasi. Sekarang langit Laut Kesadaran Ilahi miliknya seperti langit berbintang, Buku Rahasia Alam dan Jiwa Naga Surgawi saling beresonasi dan pencapaian ini masih baru untuk Han Sen. Namun setidaknya semua Bintang ini dapat dia hubungkan satu sama lain dan Han Sen mendapat kemampuan dalam membuat ruang.