Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 66 - Ular Naga Mistik


Setelah waktu 15 menit akhirnya Elang Topan berhasil diserap. Angin yang ganas menyelimuti tubuh Han Sen dan segera dia pergi kedepan pintu masuk Gua.


Han Sen menggunakan Kesadaran Ilahinya untuk mencoba mendeteksi sesuatu didalam. Namun Kesadaran Ilahi miliknya seolah membentur sesuatu dan Han Sen melihat sepasang mata berwarna merah darah.


Sensasi mengerikan dengan aura jahat, dingin dan haus darah memenuhi pikirannya. Han Sen mendapatkan penolakan yang keras dan Jiwanya seolah diguncang, namun raungan Naga Surgawi terlihat sangat ganas dan mengguncang Laut Kesadaran Han Sen.


"Cough." Han Sen memuntahkan darah dan tubuhnya bergetar hebat seolah dia kehilangan semua kekuatannya, "Siapa pemilik mata yang mengerikan itu tadi, apakah itu sisa ingatan dari Kultivator dimasa lalu. Jangan kau pikir aku akan takut dengan sedikit ancaman !"


Han Sen merasa dirinya sudah diprovokasi dan segera masuk kedalam. Gua itu sangat besar dan seketika pintu tertutup dengan sendirinya, Han Sen terjebak didalam dan mau atau tidak dia harus terus maju menyusuri Gua.


Setelah beberapa waktu Han Sen melihat sebuah Prasasti, disana terdapat tulisan dimana kemungkinan berasal dari jaman kuno.


"Prasasti ini memancarkan Fluktuasi Aura yang sangat kuat. Kemungkinan jika aku bisa memecahkan polanya maka terdapat Teknik Kultivasi yang hebat atau sesuatu yang diluar akal sehat Dunia Fana." Han Sen duduk dan perlahan mencoba untuk memahaminya.


Setelah setengah hari Han Sen dapat menguraikan semua Pola dan sekarang dia sadar bahwa ini merupakan Prasasti Ruang. Tanpa pikir panjang dia segera mengaktifkannya dan sosok Han Sen ditelan oleh pusaran ruang.


Han Sen dikirim disebuah Danau yang terlihat asing dan ditengah Danau dia melihat sebuah Gua kecil. Kepadatan Aura ditempat ini sangat bagus dan mungkin hampir menyamai Alam Mistik.


*Groar.*


"Bagaimana bisa Beast Purba Ular Naga Mistik ada ditempat ini. Terlebih umurnya masih sangat muda namun kekuatannya sudah setara dengan Kultivator Tahap Akhir Divine Transformasi. Takutnya jika ketiga Penjaga Kerajaan berada disini mereka bahkan tidak bisa menandingi Beast ini !" Kata Han Sen dengan penuh keterkejutan.


Ular Naga Mistik memiliki ukuran yang sangat besar dan mungkin Han Sen hanya sebesar sisiknya. Selain memiliki darah Naga Sejati yang membuatnya sangat kuat, Ular Naga Mistik ini seharusnya adalah Beast yang sudah punah.


Tubuh Ular Naga Mistik bercahaya dan perlahan dia berubah menjadi seorang Pria dengan sisik ungu yang sangat kuat. Matanya memancarkan rasa haus darah yang luar biasa dan Han Sen sadar bahwa orang yang mengganggunya sejak dipintu masuk adalah Ular Naga Mistik.


"Semut berani menerobos tempat ini... kau mencari kematian !" Ular Naga Mistik melesat dengan kecepatan yang luar biasa kearah Han Sen.


Han Sen dengan cepat mengangkat kedua tangannya dan menahan tinju Ular Naga Mistik secara langsung. Kekuatan yang besar membuat tangan Han Sen merasakan rasa sakit yang luar biasa, tubuhnya terpental kebawah dan masuk kedalam Danau hingga membuat gelombang yang besar.


Han Sen berada didasar Danau dan mendesak Auranya. Energi Alam membentuk sebuah Cincin Semesta dan Auranya melonjak dengan gila, Pusaran Air mulai terbentuk dan Qi melonjak dengan gila.


"Masih hidup setelah menahan pukulanku, sepertinya Semut ini memiliki sedikit kemampuan !" Ular Naga Mistik melemparkan sebuah Bola Petir Ungu kedalam Pusaran Air.


Ledakan penghancur yang besar dan disertai dengan amukan Petir Ungu terlihat sangat mengerikan. Han Sen menghindari serangan itu dengan Atribut Kegelapan dan untungnya dia tidak terkena langsung dampaknya.


Tiba-tiba sebuah suara terdengar didalam Kepala Han Sen, "Pergilah kearah Gua... aku akan membuka penghalangnya untukmu. Ular itu sebenarnya berada di Alam Dao Fusion, kekuatannya melemah karena dikurung ditempat ini dalam kurun waktu yang lama. Untuk sekarang cobalah untuk lolos darinya dan pergi kearah Gua, aku mungkin bisa membantumu mengalahkannya dan membuatmu tetap hidup."