Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 49 - Mengeluarkan Parasit


Wudie, Sie dan Xuan berpikir kalau ini sudah sangat keterlaluan. Menanamkan kutukan berupa parasit kedalam tubuh adalah metode yang sangat kejam, kebiasaan ini hanya dilakukan Kultivator Iblis yang menggunakannya untuk menyiksa orang.


"Tuan Han... bisakah Anda memberikan kami petunjuk siapa yang berniat buruk sampai melakukan hal seperti ini !" Kata Wudie dengan dingin.


Xuan juga sependapat dan berkata, "Benar... ini sudah sangat keterlaluan. Menyiksa dengan cara menggunakan parasit kutukan adalah tindakan yang sangat kejam, tapi metode ini sudah lama terlupakan dan siapa orang yang mampu melakukannya. Jika ini Sekte Langit Iblis maka mustahil mereka akan mau mengurusi Kerajaan Kecil seperti ini."


"Sederhana... kutukan ini digunakan lewat metode garis darah. Bukannya jawabannya sudah sangat jelas bahwa salah satu keturunan yang mulai Raja ingin Anda segera mati, setelah itu dia akan naik tahta. Setelah kutukan ini dihilangkan maka orang itu akan merasakan serangan baliknya, jiwanya akan sedikit merasa kesakitan dan kalian pasti dapat menyadarinya !" Kata Han Sen dengan jujur.


"Hah... aku sangat sadar bahwa kedua Putraku bersaing untuk tahta dan membentuk pengaruh serta kekuatan mereka sendiri. Bahkan mereka tidak sungkan untuk menyingkirkan Ayah mereka sendiri." Kata Wu Dao dengan penuh kemarahan.


Han Sen sama sekali tidak peduli dengan masalah mereka ataupun kasihan. Wu Dao mungkin terlihat kesal namun dia sudah mempelajari segalanya termasuk aturan Raja.


Didalam tahta segala cara dapat dilakukan untuk mengosongkannya. Anak-Anaknya sudah diracuni oleh pemikiran seperti itu, bahkan setelah dia naik menjadi Raja banyak dari keturunan atau Keluarga lain yang mengharapkannya segera jatuh.


"Cukup sudah mari kita bahas inti masalahnya, aku memang bisa menyembuhkanmu namun semua itu tidaklah gratis. Aku menawarkan tiga permintaan yang seharusnya bisa kau lakukan !" Kata Han Sen dengan santai.


"Saya cukup sadar diri... tolong katakan apa yang diinginkan Tuan Han, sebelumnya saya sudah mendengar konflik Tuan dengan Keluarga Fan. Jika Anda menginginkannya saya akan mengirim mereka bertiga dan meratakan Keluarga Fan !" Kata Wu Dao dengan jujur.


"Keluarga Fan bukanlah sesuatu yang spesial bagiku. Dendam itu harus berakhir ditanganku sendiri, pertama aku ingin kalian merahasiakan fakta kalau akulah orang yang menyembuhkan Raja dan yang kedua aku ingin masuk ke Gudang Harta Istana dan mengambil satu harta... hanya satu harta. Apakah Anda menyanggupinya ?" Tanya Han Sen dengan dingin.


"Baiklah... tapi apa permintaan yang ketiga ?" Tanya Wu Dao dengan penasaran.


"Aku ingin meminjam Yao Wu selama setengah jam... tenang saja aku tidak bermaksud buruk kepadanya. Hanya saja ada sesuatu yang ingin aku konfirmasi dan hal ini berhubungan dengan bentuk jiwa beladirinya." Kata Han Sen dengan jujur.


Han Sen mungkin hanya berasal dari Keluarga kelas dua, namun identitas yang sebenarnya bahkan jauh lebih hebat dari Kerajaan itu sendiri.


Dirinya memang seorang Raja tapi didepan Han Sen dia harus menunjukan rasa hormatnya. Yao Wu mungkin memiliki bakat yang biasa namun dalam segi kecantikan dia adalah yang terbaik, jika dia memiliki menantu seperti Han Sen maka itu akan menjadi berkah untuk Kerajaan Xianjiang.


Lupakan soal menjadi Kerajaan kelas menengah dimasa depan. Bahkan Sekte besar lainya harus hormat kepada mereka selama ada Han Sen dan juga Serikat Alkemis dibelakangnya.


Han Sen melemparkan Batu Roh disetiap sisi dan membuat pola inskripsi dengan darah Beast, "Duduk ditengah pola yang sudah aku buat... rasanya mungkin menyakitkan tapi aku jamin kalau Anda tidak akan mati. Jika Anda ingin memuntahkan sesuatu maka jangan ditahan !"


"Baik." Wu Dao berdiri dan segera mengikuti instruksi Han Sen.


Han Sen membentuk sebuah segel dan ukiran itu mulai bercahaya, tubuh Wu Dao terasa panas seolah dia berendam didalam air yang sangat panas. Aura disekitarnya mengamuk dan hidungnya mengeluarkan darah, erangan kesakitan terdengar sangat keras dan Han Sen menambahkan Api kedalamnya.


Ketiga Penjaga yang melihat hal ini sedikit merasa khawatir, namun untuk sekarang mereka hanya bisa percaya kepada Han Sen.


Setelah setengah jam Wu Dao masih bertahan dengan kegigihannya. Api mulai ditarik kembali dan Han Sen melangkah kebelakang Wu Dao, dia menyentuh punggungnya dan memaksa parasit itu keluar dengan dorongan Qi miliknya.


*Cough.*


Wu Dao merasakan mual dan memuntahkan segumpal darah. Didalam darah itu terdapat beberapa cacing aneh yang menggeliat dan para Penjaga Kerajaan merasa sedikit jijik.


Wu Dao merasa kalau umurnya berkurang sangat banyak, seolah vitalitas tubuhnya berkurang dengan cepat. Namun perasaan sakit ditubuhnya sudah menghilang dan kilatan cahaya keluar dari dalam tubuh Wu Dao.