Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 249 - Tak Terhentikan


"Sangat lancang seorang Manusia berani memasuki Wilayah yang diatur oleh Ras Iblis !"


Han Sen menatapnya dengan tajam dan berkata, "Tidak ada tempat atau batasan yang tidak dapat aku langgar. Tidak peduli kau berasal dari Ras Iblis atau bukan, karena kau berani menyerangku maka bayar dengan hidup kalian !"


Han Sen menunjuk kearah Kapal itu dan niat membunuhnya meledak-ledak. Diatas Kapal Energi yang besar mulai terasa dan pusaran hitam tiba-tiba muncul, Jari Telunjuk Dewa Kematian keluar dari Pusaran Hitam dan menekan segala sesuatu yang ada dibawahnya.


*Boom.*


Kapal itu terkena serangan telak dan penghalang Qi tidak mampu menahan serangan Han Sen, ledakan yang besar membuat semua Iblis yang ada didalamnya mati dan hanya puing-puing bangunan Kapal saja yang berterbangan disekitar tempat itu.


"Sekumpulan semut seharusnya berpikir dua kali untuk menyerangku, bersembunyi dibalik nama Ras Iblis kalian pikir aku takut !" Han Sen mendesak Qi miliknya dan melanjutkan kembali perjalanannya.


Untungnya dia sudah membuat terobosan besar dengan kekuatannya yang sekarang. Jika ini dirinya yang dulu mungkin Han Sen akan terluka parah karena tembakan meriam Kapal itu.


Tidak selang waktu beberapa lama puluhan Ras Iblis mengejar Han Sen dari belakang, Han Sen dapat merasakan Aura dari Kultivator Tahap Menengah Alam Heaven dan segera dia berhenti.


Iblis itu menyusul Han Sen dan mengenal sosoknya dengan baik. Iblis itu merupakan salah satu Komandan tertinggi yang berada dibawah Raja Iblis Bei Mo secara langsung bernama Yan Fu, dia mengenal Han Sen karena sewaktu di Wilayah Laut Hitam dia juga ada disana menemani Raja Iblis.


"Kesombongan Surgawi Han Sen bukan... kau harus memberikan alasan kepadaku karena membunuh begitu banyak orang-orangku !" Teriak Yan Fu dengan marah.


"Alasan... aku sama sekali tidak mengingat bahwa kita pernah bertemu. Untuk alasannya sangat jelas... aku tidak akan menyerang orang yang tidak menyerangku, bawahanmu itu menembakkan meriam kepadaku dan menurutmu apakah aku tidak memiliki hak untuk membalasnya ?" Kata Han Sen dengan dingin.


"Bagus... persetan hubungan baikmu dengan Pangeran, hanya karena kau sudah berada di Alam Heaven kau sudah merasa dirimu yang paling kuat bukan. Walaupun aku tidak membunuhmu hari ini tetapi aku akan mengajarimu apa itu arti menghormati orang yang lebih kuat." Yan Fu meminta mereka semua untuk mundur dan melesat kearah Han Sen.


"Kau bukan lawan untukku !" Han Sen menangkap Sabit yang terbentuk dari Demon Qi itu dan meremasnya sampai hancur dengan satu tangan saja.


Yan Fu membuka matanya lebar-lebar dengan ekspresi yang terkejut, dia baru sadar bahwa Kultivasi Han Sen sudah berada di Tahap Menengah Alam Heaven. Hanya dalam beberapa tahun dia sudah melewati Pangeran Bei Xuan dan setara dengannya, bakatnya benar-benar tidak boleh diremehkan sama sekali.


Retakan ruang hampa muncul didepan Yan Fu dan Han Sen keluar dengan santai, tinjunya yang ganas menghantam langsung dada Yan Fu dan gema dari hancurnya Armor milik Yan Fu terdengar ditelinga semua Iblis.


Yan Fu terlempar cukup jauh kebelakang dan darah menyembur dari mulutnya. Kekuatan fisik Han Sen sangat menakjubkan, hanya dengan sedikit Qi Alam dia sudah menghancurkan pertahanan musuhnya.


"Kau ingin menunjukan kekuatanmu padaku dimana itu sebuah kesalahan besar. Bahkan jika Raja Iblis Bei Mo berada disini sekalipun dia belum tentu dapat menang dalam pertarungan satu lawan satu denganku." Kata Han Sen dengan dingin.


"Ini masih belum selesai !" Yan Fu berdiri diatas batu apung dan mengeluarkan Tombak.


Demon Qi dalam jumlah besar dituangkan kedalam Tombak itu. Sekarang dia tidak peduli apakah Han Sen akan mati atau tidak, dia hanya ingin mengalahkannya disini dan menarik lidahnya agar tidak mengatakan omong kosong dimasa depan.


Tombak itu dilemparkannya sekuat tenaga dan Demon Qi yang besar terlihat sangat ganas menyelimuti Tombak itu. Han Sen mengangkat tangannya dan akan mengakhiri semua ini dengan cepat.


Api Hitam menyembur dari tangan kanannya dan cahaya bintang bersinar terang ditengah pusaran Api Hitam. Qi Alam yang sangat dahsyat mengamuk ditelapak tangan Han Sen, dia menekan semuanya kedalam tinjunya.


Tombak itu datang kepadanya dan Han Sen meninju ujung Tombak dengan kekuatan penuhnya. Ledakan yang besar yang terbentuk membuat ruang menjadi tidak stabil, semua Ras Iblis yang melihat hal ini terhempas dan Tombak yang merupakan Artifak Tingkat Heaven Kualitas terbaik hancur dengan mudahnya.


Gelombang tinju yang Han Sen buat melewati Yan Fu dan membuatnya sangat ketakutan. Api Hitam membakar semua batu apung disekitarnya menjadi debu, bahkan mereka semua dapat merasakan sensasi panas yang mengerikan dari kekuatan Api Hitam.