Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 271 - Keluarga Yang Sebenarnya 2


Sampainya mereka di Istana Phoenix Sembilan Surga disana Han Sen menyapa kedua Anaknya dan Liu Bufan yang sedang bermain. Melihat mereka sangat antusias membuat Han Sen sangat senang, Yao Wu meminta Chai Ying menemani Han Sen dan dia akan mengurus kedua Anaknya bersama dengan Liu Bufan.


Han Sen pergi kekamarnya bersama dengan Chai Ying, dia mendengarkan semua informasi yang dikatakan oleh Chai Ying lewat mereka semua. Ras Iblis dan Ras Monster akhirnya mundur dan sedang dalam perjalanan pulang, mereka tidak mematok kompensasi apapun dan juga tidak tertarik dengan Wilayah Ras Manusia.


"Suamiku... apakah menurutmu semua ini sudah berakhir ?" Tanya Chai Ying dengan penasaran.


"Klan Emosi mungkin sudah berakhir namun tidak menutup kemungkinan masalah lain yang muncul dimasa depan. Bagaimanapun juga semua orang memiliki obsesi mereka masing-masing, kedamaian hanya bisa diciptakan ketika seseorang benar-benar dapat mengatur hukumnya." Jawab Han Sen dengan tegas.


Han Sen sudah melihat banyak hal dalam hidupnya dan hidup diatas tumpukan mayat orang yang menjadi musuhnya. Baginya kedamaian itu hanya sebuah omong kosong yang ada hanya ketakutan yang memaksa mereka untuk patuh.


Mungkin saat ini semua Ras dapat bekerjasama untuk mencapai tujuan mereka, namun hanya masalah waktu sampai percikan api menjadi api yang besar dan permusuhan akan muncul kembali dengan penyebab serta alasan yang berbeda.


"Bukankah Suamiku adalah orang yang kuat dan dapat mengatur hukum itu sendiri !" Kata Chai Ying dengan senyum yang lebar.


"Aku tidak memiliki ketertarikan dalam hal itu, namun aku dapat memastikan kalau mereka berani mengusik Keluargaku maka aku tidak keberatan membantai mereka semua." Kata Han Sen dengan jujur.


Chai Ying tersenyum dan beginilah sifat Han Sen yang sebenarnya. Dari pada harus mengatur orang lain Han Sen lebih memilih fokus dengan dirinya.


"Master sebelumnya menghubungiku... dia menunggu keputusan darimu untuk mengatur wilayah Aliansi Ras Manusia kembali, bagaimana pendapatmu ?" Tanya Chai Ying dengan penasaran.


"Katakan pesanku pada Gu Feiyan... aku tidak akan ambil bagian dalam hal apapun. Suruh dia yang mengambil tanggung jawab dan mengembalikan situasi seperti semula, aku yakin dia sudah mendapatkan kepercayaan dari banyak orang." Kata Han Sen dengan jujur.


"Baik." Chai Ying mengangguk dan akan menyampaikannya nanti.


Selama tiga hari penuh Han Sen menemani Anak-Anaknya berlatih. Darah Phoenix yang mengalir ditubuh Han Qing sangatlah kuat, hanya dalam sekejap dia dapat melompat beberapa tingkatan diusianya yang masih kecil.


Han Sen juga memberikan Teknik Kultivasi yang sesuai untuk mereka pelajari, bagaimanapun juga mereka harus menjadi orang yang kuat sampai dapat melindungi Keluarga mereka dimasa depan.


Qing Lian, Yun Zhi dan Liu Shuang akhirnya kembali. Akhirnya mereka semua berkumpul bersama dan setelah mereka melihat keadaan Han Sen akhirnya mereka dapat bernafas dengan lega.


"Sebenarnya bagaimana bisa kau mendapatkan luka parah seperti itu ?" Tanya Qing Lian dengan penasaran.


"Dia sangat kuat dan bahkan setelah aku mengeluarkan semua kemampuanku dia masih jauh lebih unggul. Singkatnya aku kalah dalam persiapan darinya, namun aku memiliki Divine Dao Alam dan memiliki Teknik Ruang dan Waktu. Walaupun bayarannya mengkonsumsi vitalitas hidupku dan melebur jiwaku namun semuanya sepadan karena aku yang menang." Kata Han Sen dengan jujur.


"Ruang dan Waktu... kekuatan seperti apa itu ?" Tanya Yun Zhi dengan penasaran.


"Menciptakan sebuah ruang kosong yang mengurung target dan menghentikan aliran waktu didalam ruang itu. Singkatnya orang yang terkurung didalam ruang itu tidak akan bisa bergerak dan fungsi tubuh mereka akan membeku karena aliran waktu yang berhenti, tapi karena aku mencuri banyak waktu maka bayarannya adalah masa hidupku sendiri. Tapi tenang saja... aku tidak menggunakannya terlalu berlebihan dan hanya kehilangan beberapa tahun masa hidupku." Jawab Han Sen dengan tegas.


"Kau memang penuh kejutan seperti biasa." Qing Lian mengeluarkan Cermin Samsara yang sangat besar, "Sebenarnya apa yang ingin kau lakukan dengan benda ini ?"


"Hanya memastikan sesuatu yang dikatakan oleh seseorang. Tapi nanti ketika aku sudah memenuhi janjiku kepada mereka !" Han Sen membawa Liu Shuang, Chai Ying dan Yun Zhi pergi bersama dengannya.


Qing Lian menghela nafas dan Yao Wu tertawa dengan geli. Namun mereka juga harus memberikan kesempatan kepada yang lainya dan saat ini lebih baik menemani Anak-Anaknya.