Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 75 - Pendekatan


Duan Tongtian sendiri dulunya merupakan Murid dari Tetua Agung Hong Wen. Karena bakatnya yang sangat bagus dan kecerdasannya dia mendapatkan posisi ini.


Namun Duan Tongtian sangat sadar bahwa sebenarnya orang yang paling pantas adalah Hong Wen. Namun Hong Wen tidak terlalu suka mengurus hal-hal seperti itu dan lebih memilih melatih orang lain.


Hong Wen merupakan pilar utama sekaligus orang terkuat yang dimiliki oleh Sekte Langit Iblis. Jadi posisinya sebagai Tetua Agung itu sudah lebih dari cukup baginya.


"Tetua Agung tidak perlu khawatir... jika kita bisa mendekati Anak ini dan mengenal Gurunya itu akan menjadi hal yang baik untuk kita. Aku yakin kesempatan bagi Tetua Agung akan terbuka nantinya." Kata Duan Tongtian yang memberikan semangat.


....


Disisi lain disebuah Hutan Yin Qi yang ganas menyapu kesegela arah. Jiwa Roda Bulan terlihat diatas kepala Yao Wu dan Pedang ditangannya mulai berdengung.


Yao Wu melesat dengan kecepatan yang luar biasa dan menarik Pedangnya. Seekor Beast yang berada di Tahap Akhir Golden Core langsung terpotong menjadi dua bagian dan darah berceceran ditanah.


"Hebat sekali." Han Sen bertepuk tangan dan sedikit memberi pujian.


"Ini masih jauh darimu." Kata Yao Wu yang menyimpan kembali Pedangnya.


"Tetap saja untuk membunuh Beast yang setara dengan satu kali serangan itu berarti kekuatan tempurmu sudah melampaui basis Kultivasimu. Jangan terburu-buru untuk menerobos Alam Nascent Soul, pertama-tama aku akan menbantumu membentuk Laut Kesadaran Ilahi terlebih dahulu." Kata Han Sen yang mengingatkan Yao Wu.


"Baik Guru Han Sen." Yao Wu tersenyum dengan manis.


"He... kenapa kau terdengar seperti Gadis kecil itu, aku penasaran kenapa dia tidak kembali sampai sekarang !" Han Sen terlihat sedang berpikir.


"Karena Turnamen akan segera dimulai jadi Ayahku memastikan mereka mendapatkan pelatihan yang terbaik. Kecuali kau dan Luo Feng yang berlatih secara mandiri, mereka semua harus mengikutinya. Apakah kau sudah merindukan Chai Ying dan Liu Shuang ?" Tanya Yao Wu dengan senyum yang santai.


"Mencoba mengalihkan pembicaraan... aku belum mengatakan ini tapi setengah tahun kau tidak kembali Liu Shuang pernah datang. Dia menceritakan banyak hal tentangmu termasuk mengaktifkan Jiwa Burung Vermilion dan perlakuan yang kau terima di Keluarga Shi." Kata Yao Wu dengan kesal.


Yao Wu tidak keberatan jika Liu Shuang menyukai Han Sen dan dia harus berbagi dengannya, tapi dia juga tidak menyukai Keluarga Shi yang menganggap Han Sen seperti pengemis dan memperlakukannya dengan buruk.


"Jangan pedulikan... satu-satunya orang yang benar-benar merawatku adalah Kepala Keluarga yaitu Paman Shi Feng, dia sudah seperti orang tua bagiku dan aku harus menunjukan rasa terimakasih sekaligus hormat kepadanya." Han Sen mengusap kepala Yao Wu dan tidak akan memperdulikan hal sepele.


Han Sen memadatkan Qi Pedang dan membawa Yao Wu naik bersama dengannya. Mereka bergegas terbang dan karena melanjutkan perjalanan mereka.


Suasana malam hari sangatlah indah dengan bintang-bintang dilangit yang bercahaya. Tangan Han Sen memeluk pinggang Yao Wu dengan erat dan menggunakan Qi miliknya untuk menghalangi angin.


Yao Wu cukup senang karena dia bisa melihat pemandangan seperti ini. Sebagai Putri ketiga dia sangat jarang keluar, sekarang dia merasa seperti burung yang terbang bebas bersama dengan Han Sen.


"Ada satu hal yang membuatku penasaran... bisakah kau memberitahuku apa yang benar-benar menjadi tujuanmu ?" Tanya Yao Wu yang bersandar pada tubuh Han Sen.


"Apa yang kuinginkan... aku ingin menjelajah Dunia dan melihat pemandangan. Kau mungkin tidak tahu kalau tempat ini disebut sebagai Dunia Fana... masih ada Dunia yang lebih besar dan orang-orang kuat lainya. Terlebih tujuanku sebenarnya adalah untuk pergi ke Alam Immortal... tentunya itu juga berlaku untukmu."


Han Sen memegang erat tangan Yao Wu, "Aku ingin melihat pemandangan itu bersamamu... tidak akan sampai seratus tahun aku akan membuatmu menjadi Kultivator Alam Dao Fusion. Lalu apa yang kau inginkan sekarang ?"


Yao Wu tersenyum dan berkata, "Aku ingin terus bersama denganmu.... keinginanku tidaklah sebesar dirimu, tapi sepertinya aku harus berjuang lebih keras jika ingin melakukannya. Karena Ayah tidak keberatan dengan hubungan kita dan aku menyukaimu, maka sudah aku putuskan... kemanapun kau pergi aku akan tetap bersama denganmu dan mendukungmu."


Yao Wu memiliki pemikiran yang sangat sederhana yang mewakili keinginan seorang wanita. Dirinya hanya ingin hidup bersama orang yang dia cintai, membentuk Keluarga yang bahagia dan berbagi rasa senang dan duka bersama-sama.


Han Sen berpikir kalau dia yang dulu dan sekarang tidak pernah berubah. Walaupun Yao Wu tidak memiliki ingatan kehidupan yang dulu tapi wajah dan sifatnya sangat mirip dengan Shui Jing.