Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 155 - Perang Dimulai


Waktu itu Han Sen menyimpan tulang Hydra dan didalamnya masih ada racun yang dapat dia ekstrak. Han Sen sengaja membuat hal ini ketika dia kembali, sekarang karena dia sudah mengumpulkan semuanya maka akan sangat disayangkan jika tidak digunakan.


Bahkan seorang Ahli Alam Virtual akan sangat waspada dengan racun Hydra. Hanya segerombolan Beast yang dikendalikan untuk terus bergerak maju dan mengamuk, hal ini sama saja dengan sekumpulan ikan yang dengan sendirinya masuk kedalam jaring.


Semua orang dapat melihat pemandangan mengerikan didepan mereka. Bahkan Beast yang berada di Tingkat Divine Sea sama sekali tidak berdaya dengan racun.


Jika racun ini ditujukan oleh Manusia maka itu akan menjadi masalah yang serius. Han Sen adalah orang yang menciptakannya dan mereka tidak tahu apakah harus kagum atau takut dengan kemampuan Alkimia Han Sen.


"Ini terlalu lama... karena sekumpulan kadal ini sudah tidak berdaya maka aku akan membunuh mereka dengan satu kali gerakan !" Telapak tangan Han Sen menyentuh tanah dan Auranya meledak dengan gila.


Kegelapan yang sangat pekat menyebar dalam jarak yang sangat jauh. Akar Kegelapan dalam jumlah yang banyak mengikat tubuh Kadal Sisik Emas dan dalam.hitungan detik semuanya berubah menjadi tulang belelulang.


Die Long menelan ludahnya dan berkata, "Kemampuan Atribut kegelapan yang sangat menakutkan... apakah ini kekuatan dari pemilik Jiwa Ilahi, aku benar-benar sangat iri dibuatnya !"


"Jangan anggap Anak ini seperti seorang Junior... faktanya potensinya bahkan melebihi kita semua. Lebih baik fokus saja pada diri sendiri dari pada harus iri dengan sesuatu yang mustahil untuk dimiliki." Kata Fang Zhe dengan santai.


Jika harus jujur kemampuan Han Sen ini benar-benar membuat mereka sangat iri, jenius tak tertandingi memang layak untuknya dan Jiwa Ilahi miliknya sangatlah spesial.


Han Sen melirik kearah Yun Zhi dan memberikan pesan kesadaran ilahi miliknya. Yun Zhi tersenyum fan segera melesat kearah kabut racun, semua racun ditarik masuk kedalam.tubuhnya dan tato Teratai didahinya bersinar.


Semua racun itu diubah menjadi sebuah bentuk energi yang melimpah berkat Teratai Suci. Hanya Yun Zhi saja yang dapat menyingkirkan racun itu dan manfaat yang dia terima juga tidak sedikit.


Aura yang sangat ganas terlihat di kejauhan dan Qi Pedang yang sangat ganas melesat kearah Yun Zhi. Jiwa Naga Surgawi keluar dari tubuh Han Sen dan ekornya berayun untuk menghadang Qi Pedang,


Dentuman yang kuat dari membaut Yun Zhi mundur, Han Sen dengan santai menangkapnya dan menatap dengan dingin kearah seratus ribu orang yang datang.


"Han Sen... hari ini aku akan membunuhmu !" Tian Yan berteriak dengan keras dan niat membunuh yang kuat meledak-ledak.


"Bajingan." Tian Yan mengangkat Pedangnya dan mengayunkannya.


Qi Pedang yang sangat ganas membelah tanah hingga membentuk jurang yang dalam. Qi Pedang itu terus melesat kearah Han Sen dan semua orang dapat merasakan momentum gila yang mengerikan dari Dewa Pedang.


Sebelum Han Sen membuat gerakan Fang Zhe dengan cepat berdiri didepannya. Raungan Jiwa Naga Bumi menggema dan Auranya melonjak dengan sangat kuat, Fang Zhe bertransformasi kebentuk setengah Naga dan menahan Qi Pedang secara langsung.


Darah mengalir dan terlihat jelas luka tebasan Pedang didada Fang Zhe, bahkan dia tidak menyangka kalau Tian Yan akan bertambah kuat sejak hari pertarungan mereka.


Chen Mu, Die Long dan Hong Wen sudah siap untuk bertarung. Keempat Master Sekte bersama semua Divisi mereka membentuk sebuah formasi dan kapanpun perang akan pecah mereka sudah sepenuhnya siap.


"Tian Yan... apakah kau tidak tahu malu menyerang seorang Junior. Dendam lama dan sekarang mulai hari ini kita akan mengakhiri persaingan kita selama ratusan tahun." Kata Fang Zhe dengan penuh semangat.


"Jika itu mau kalian maka majulah !" Tian Yan melebarkan tangannya dan menerima tantangan Fang Zhe.


Sepuluh Ahli Alam Virtual dibelakangnya sangat mendominasi. Kedua belah pihak maju bersama-sama dan perang akhirnya dimulai.


Fang Zhe melesat kearah Tian Yan dan menyeretnya untuk menjauh. Mereka kalah dalam jumlah dan bertarung disini adalah hal yang buruk.


*Boom.... Boom... Boom.*


Gelombang ledakan terus terdengar dan pertarungan yang sengit diantara mereka pecah. Keempat Master Sekte melawan langsung seorang Ahli Alam Virtual, sedangkan Chen Mu dan Die Long masing-masing melawan dua orang dan Hong Wen menahan salah satu dari mereka.


Empat orang sisanya yang dipimpin oleh Bai Lie mengepung Han Sen. Dewa Pedang sudah memberikan mereka peringatan untuk tidak meremehkannya, kunci Perang ini terdapat pada Han Sen dan mereka harus melakukan yang terbaik untuk tugasnya.