
Cai Die terkejut karena melihat Han Sen yang dapat membunuh Ratu Serangga dengan sangat mudah. Namun bukan saat baginya untuk melamun, Cai Die mengeluarkan sebuah Tombak dan memutarnya.
Api yang ganas menari-nari seperti badai dan ratusan serangga yang keluar dari lubang semuanya terbakar menjadi debu. Cai Die turun kebawah dan menyimpan kembali Tombaknya.
"Senior Han... aku yakin Ratu Serangga itu memiliki kekuatan Tahap Menengah Tingkat Immortal Bumi. Tapi mengapa kau bisa membunuhnya dengan mudah ?" Tanya Cai Die dengan penasaran.
"Memang benar tapi hasil pertarungan bukan ditentukan siapa yang memiliki basis kultivasi yang kuat. Kesenjangan antara aku dan Ratu Serangga tidak terlalu jauh, tapi pola pikirku berada jauh diatasnya."
Han Sen melanjutkan, "Percuma memiliki kekuatan namun kau tidak siap untuk melakukannya. Aku hanya memanfaatkan momentum ketidaksiapan Ratu Serangga, pada akhirnya dia dipaksa untuk bertahan dari seranganku. Sayangnya fisiknya tidak mampu menahan Qi Pedang milikku dan dia mati dengan cara yang konyol."
Cai Die mengangguk dan mendapatkan wawasan yang baru. Han Sen mungkin kuat namun pola pikirnya sangatlah menakutkan, entah pengalaman macam apa yang sudah dia lewati hingga memiliki kecerdasan seperti itu.
Baru kali ini Cai Die melihat Kultivator yang memiliki insting yang sangat tajam. Kebanyakan Kultivator mereka pasti akan menyerah kerena perbedaan tingkatan dalam pertarungan.
Namun Han Sen dapat menilai situasi dengan memikirkan kelemahan serta karakteristik musuhnya dalam sekali lihat dan merencanakan pola serangan paling efektif untuk mengambil hidup lawannya.
"Sudah lupakan saja... dimana Kristal Sumber itu berada, kenapa aku sama sekali tidak merasakan energi apapun selain aroma racun yang tidak enak !" Kata Han Sen sambil melihat sekelilingnya.
Cai Die melompat kesamping dan meninju dinding tempat itu, perlahan dinding itu mulai runtuh dan energi Kristal Sumber mulai terasa. Han Sen tidak menyangka kalau Ratu Serangga akan menyembunyikan dengan cara melapisi dinding dengan tanah, segera mereka berdua masuk dan disana terdapat banyak Kristal Sumber yang siap untuk ditambang.
Mereka berdua menambang Kristal Sumber bersama-sama. Setidaknya ada lima puluh ribu Kristal Sumber yang mereka dapatkan dan kali ini mereka mendapat panen besar.
"Sesuai perjanjian aku akan mengambil dua puluh persen..."
Cai Die memerah dan berkata, "Senior sangat baik... kalau begitu aku menerimanya."
Han Sen tidak akan memperlakukan Cai Die dengan buruk. Berkatnya yang menuntun jalan Han Sen dapat dengan mudah mencari Kristal Sumber, lagi pula dia juga ikut bertarung dengannya dan tidaklah adil jika mengambil keuntungan dari rekannya sendiri.
"Jumlah ini masih jauh dari kata cukup untuk mendapatkan kebebasan. Apakah kau memiliki rekomendasi dimana Beast seperti ini yang memonopoli tempat yang banyak Kristal Sumber disana ?" Tanya Han Sen dengan penasaran.
"Ada beberapa tempat... namun jumlahnya tidak sebanyak ini. Namun aku tahu satu tempat yang mungkin memiliki ratusan ribu Kristal Sumber, namun sayangnya Beast yang tinggal disana sangatlah kuat yaitu Kelabang Baja yang berada di Tahap Akhir Tingkat Immortal Bumi." Kata Cai Die dengan jujur.
"Kalau begitu antar aku kesana !" Kata Han Sen yang sedikit bersemangat.
"Tapi Senior Han... Kebalang Baja sangatlah kuat, aku tidak bermaksud merendahkan Senior namun bahkan jika kita berdua bekerjasama untuk membunuhnya maka mustahil untuk melukainya." Kata Cai Die dengan cemas.
"Kau tidak perlu bertarung dan biar aku saja yang melawannya. Aku cukup mahir dalam seni melarikan diri, yakinlah bahkan jika aku tidak bisa melawannya aku masih bisa kabur asalkan kau tetap menjaga jarak aman." Kata Han Sen dengan tegas.
Cai Die berpikir sebentar dan berkata, "Baiklah... tapi pastikan Senior Han mengutamakan keselamatan terlebih dahulu !"
"Santai... aku tahu batasan kemampuanku, aku masih memiliki ambisi dan mati disini bukanlah tujuanku." Han Sen berdiri dan bersiap untuk berangkat.
Cai Die menuntun jalannya dan mereka masuk lebih dalam kebawah. Adapun Beast yang mereka jumpai masih sangat mudah bagi Han Sen untuk menghadapinya, jika benar disana ada ratusan ribu Kristal Sumber maka ini akan menjadi akhir dari tujuannya.
Dalam sekali gerakan Han Sen menyelesaikan tujuan mengumpulkan Kristal Sumber demi kebebasannya. Selama jumlahnya sesuai dengan apa yang dia harapkan maka tidak masalah untuk mengambil resiko, baginya semakin cepat Han Sen mendapatkan kebebasan maka akan semakin cepat pula dia membuat rencana tentang masa depannya untuk terus bertambah jauh lebih kuat.