Kesombongan Surgawi

Kesombongan Surgawi
Bab 181 - Memberikan Kebebasan


Tang Wan membuka matanya lebar-lebar dan sangat terkejut. Dunia Fana yang kecil ini melahirkan banyak orang hebat dengan basis Kultivasi seperti itu, seharusnya hal ini mustahil untuk dilakukan.


"Kalau begitu katakan kepada mereka semua dan suruh berkumpul disini. Jika mereka mau maka mereka bisa bergabung !" Kata Tang Wan dengan sedikit ketertarikan.


"Kalau begitu Senior harus menunggu untuk beberapa waktu. Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk memanggil mereka semua dan menawarkan kesempatan ini." Fang Zhe memberikan akomodasi kepada Tang Wan dan memintanya untuk menunggu.


Segera dia meminta Chen Mu dan Die Long pergi untuk mengurus sisanya. Hanya dalam beberapa hari saja kabar ini menyebar seperti hujan, semua orang menjadi sangat senang dan tidak ada yang mau melewatkan kesempatan ini.


Bahkan kabar ini juga mencapai Kekaisaran Pedang. Guan Lao dan semua Bawahan Han Sen juga menantikan hal semacam ini, mereka semua menunggu diluar tempat Kediaman Han Sen dengan sabar.


Liu Shuang tertidur didalam pelukan Han Sen dan minggu ini merupakan gilirannya. Perlahan dia membuka matanya dan merasakan kalau banyak orang sudah berkumpul didepan.


"Suamiku... sepertinya ada urusan penting yang ingin mereka bicarakan ?" Kata Liu Shuang dengan santai.


Han Sen mengusap rambut Liu Shuang dan mencium bibirnya yang manis, "Kalau begitu bagaimana jika kita keluar ?"


Liu Shuang tersenyum dan membantu Han Sen mengenakan pakaiannya. Setelah beberapa waktu akhirnya mereka berdua keluar dan Han Sen menatap mereka semua dengan dingin.


"Ada hal apa sampai kalian semua menggangguku ?" Tanya Han Sen dengan dingin.


"Begini Kaisar... ada Kultivator yang berasal dari Alam Mistik datang bernama Tang Wan." Kata Guan Lie dengan penuh semangat.


"Dari ekspresimu sepertinya dia tidak datang untuk membuat masalah. Langsung saja katakan apa tujuannya datang ?" Tanya Han Sen dengan santai.


Han Sen mengangkat satu jarinya dan menghapus semua tanda jiwa yang sudah dia tanamkan kepada mereka semua. Guan Lao dan semua orang saling memandang dan bingung dengan apa yang sebenarnya Han Sen pikirkan.


"Mulai hari ini kalian sudah bebas dan bisa melakukan apapun yang kalian inginkan. Mengejar Martial Dao yang lebih tinggi adalah keinginan semua orang, jadi aku tidak akan pernah membatasi keinginan kalian untuk pergi ke Alam Mistik. Tapi sebagai mantan orang yang pernah kalian layani aku hanya bisa mengatakan satu hal, giok yang terlihat bagus bukan berati tidak memiliki kecacatan." Kata Han Sen dengan pasrah.


"Apakah Kaisar tidak ingin pergi bersama dengan kami ?" Tanya semua orang dengan bingung.


"Aku adalah angin yang tidak bisa dikekang oleh siapapun. Selayaknya angin aku tidak akan bisa dikendalikan oleh siapapun, Alam Mistik berisi banyak orang-orang kuat dan persaingannya sangat ketat. Dalam hidupku aku tidak akan pernah mau bergabung dengan kekuatan manapun atau menjadi bawahan orang lain, itulah prinsip hidup yang aku pegang hingga saat ini." Kata Han Sen dengan tegas.


Mereka semua memberi hormat yang terakhir kalinya untuk Han Sen. Keinginan mereka sudah sangat jelas dan Han Sen sudah memberikan mereka kebebasan atas ijinnya, kecuali Changfen semua orang mundur dan pergi dari sana.


Changfen memiliki kesetiaan yang tidak akan pernah bisa diukur. Sejak saat Han Sen pertama kali memerintah dia sudah bersumpah akan setia kepadanya tanpa adanya paksaan.


Liu Shuang dengan dingin berkata, "Kenapa kau tidak pergi bersama mereka ?"


"Orang Tua ini sudah bersumpah setia untuk melayani Yang Mulia Kaisar untuk seumur hidupnya. Ratu tidak perlu meragukan kesetiaan hamba... saya yakin bahwa Kaisar memiliki pendapatnya sendiri !" Kata Changfen dengan jujur.


"Sangat jarang melihat karakter seperti dirimu... kau mendapatkan rasa hormat dariku. Orang itu memang mengatakan sebuah keuntungan namun apa yang mereka dapatkan hanya melihat pemandangan yang baru. Sumber Daya yang dimaksud oleh Pria bernama Tang Wan tidak lebih adalah sesuatu yang aku berikan kepada kalian. Namun sampainya disana mendapatkan Sumber Daya itu jauh lebih sulit, mereka harus berjuang mati-matian dan tidak seperti aku yang memberikannya secara cuma-cuma." Kata Han Sen dengan santai.


"Kenapa Suami tidak mengatakan itu kepada mereka ?" Tanya Liu Shuang dengan sangat terkejut.


"Tidak ada gunanya... sejak awal seorang Kultivator memang harus seperti itu. Sejak awal hubungan yang kita miliki hanya hubungan yang saling menguntungkan satu sama lain, jika disini mereka menerima sumber daya dengan sangat mudah dariku maka ketika mereka disana maka mereka akan tahu bagaimana rasanya hidup dengan bergantung dengan kekuatan mereka sendiri. Aku sudah memberikan mereka pilihan dan apa yang mereka pilih kita harus menghargainya." Jawab Han Sen dengan tegas.