Preman Campus

Preman Campus
PERMINTAAN JACK 2


"Oya bang Jack mau bicara apa dengan saya?" gw langsung aja bertanya saat bianca sudah naik ke lantai dua.


"Gini Bim,Sorry sebelumnya saya sudah tau siapa kamu sebenarnya".


"Terus,kenapa kalau bang Jack tau siapa saya?". Gw bicara serius ingin tau apa yang diinginkan pria paling berbahaya di Jogja ini.


"Kamu tidak terkejut dan marah saya tau semua tentang asal usul kamu?" Bang Jack kembali memastikan.


"Kalau soal terkejut saya tidak sama sekali,karena dari awal saya sudah menduga cepat atau lambat bang Jack akan menyelidiki tentang asal usul saya".


"Kalau soal marah atau tidak itu tergantung bang Jack menyelidi saya dan keluarga saya untuk apa?!.


"Kalau itu untuk tujuan baik,saya akan menyambutnya dengan kedua tangan saya".


"Tapi jika bang Jack mempunyai maksud lain,saya juga siap menyambut nya dengan kedua kepalan tangan saya".


Gw udah kagak main-main di sini karena sudah menyangkut keluarga gw.Sedikit saja orang di depan gw ini punya niat jahat bakal gw abisin walau dia ketua Zeus dan kakak dari Bianca.


"Santai Bim,santai! saya tidak ada maksud jahat,saya cuma penasaran saja sama kamu dan menyuruh Bram untuk mencari tau".


"Dan tidak saya sangka kamu bukan dari keluarga sembarangan,sekalipun saya nekad pasti tidak ada 1 jam Zeus udah lenyap dari Jogja karena saya tau Ayah kamu adalah orang yang sangat menakutkan".


Pintar juga orang ini,setidaknya dia tau tempatnya ada dimana.Bokap memang terlihat sangat bucin sama bunda tapi itu saat dirumah.


Kalau berurusan sama orang yang ingin sakiti keluarga atau bisnisnya,bokap akan berubah jadi monster.


"Terus bang Jack punya permintaan apa sama saya? tidak mungkin cuma mau bicara asal-asul saya saja kan?"


"Kamu sangat pintar menebak fikiran orang Bim,saya jadi malu.Tapi sudah terlanjur akan saya katakan keinginan saya".


"Begini Bim,saya mau meminta kamu untuk mengenalkan saya dengan Ayah kamu".


"Saya ingin merubah wajah dari Zeus Bim,mencoba keluar dari bisnis hitam dan ilegal.Dan saya ingin berinvestasi di di salah satu Usaha Ayah kamu".


"Kalau untuk tujuan seperti itu saya tidak bisa janji bang,karena saya sangat jarang berinteraksi dengan bokap.Tapi jika nanti ada kesempatan akan saya coba utarakan maksud dari bang Jack".


"Oke Bim,saya siap tunggu kabar dari kamu.Saya juga harus menyelesaikan masalah dengan Apollon terlebih dahulu agar rencana saya bisa berjalan dengan lancar".


"Ini waktu yang tepat untuk menghacurkan mereka kan Bang? kelihatannya mereka mengerahkan semua kekuatannya untuk serangan malam ini".


"Mereka pasti tidak mengira akan gagal,dan pasti saat ini mereka sangat lemah.tanpa akar yang kuat tumbuhan akan sangat mudah untuk dicabut.


"Benar Bim semua analisa kamu,Apollon saat ini sangat lemah setelah kita lumpuhkan 3 petarung ace mereka,dan kita juga sandera adik dan sepupu David pemimpin Apollon".


"Dan rencana saya dalam 5 hari Zeus akan membuat Apollon menghilang dari kota Jogja ini,bagaimana menurut kamu?"


"Lebih cepat lebih baik bang,tapi buat skenario sematang mungkin.Dan jangan sampai remehkan resiko sekecil apapun,karena 1 butir batu kerikir akan merusak masakan yang telah di olah sempurna.


"Kamu seperti seorang ahli strategi yang handal Bim,orang-orang pasti tidak mengira dibalik sifat kamu yang sederhana ada sesuatu yang sangat luar biasa di dalamnya".


"Bang Jack terlalu memuji,saya cuma pemuda yang masih mencari jati diri dan pengalaman hidup".


"Pantas saja adik saya jinak sama kamu ya Bim,kamu pinter banget pasti sangat mudah meluluhkan hati Bianca".


"Mudah apa bang,gw harus nyebur kolam dan selametin dia dari kelelep dulu baru adik bang Jack baik sama saya".


"Awal ketemu saja Bianca liat saya seperti liat komedo yang nempel di hidung".


Dan Bang Jack hanya tersenyum mendengar curhat gw tentang adiknya.


"Udah seperti itu saja kan yang bang Jack ingin bicarakan dengan saya?".


"Iya Bim".hanya seperti itu saja.


"Oke kalau gitu bang,saya pamit dulu udah jam 1 dini hari ini saya harus balik ke kost". gw berdiri dari sofa.


"Kamu enggak nginep disini Bim? Bang Jack bicara dan ikut berdiri.


"Enggak lah bang besok saya dan 2 temen saya harus ke campus".


"Oh baiklah kalau gitu biar Anton yang antar kamu dan teman-teman kamu balik".


"Terima kasih bang,sorry kalau kami ngerepotin".


"Oya bang,ngomong soal Bianca bisa gak bang Jack bujuk dia untuk tidak ke Campus dulu?"


"Emangnya kenapa Bim?"


"Zeus kan lagi bentrok sama Apollon bang,saya takutnya Bianca akan dalam bahaya jika pergi keluar rumah saat ini".


"Karena Apollon akan mencari kesempatan untuk menculik Bianca agar bisa bernegosiasi dengan Zeus". Anjir kering bibir gw ngomong dari tadi.


"Bener juga yang kamu bilang Bim,saya sampai lupa hal sepenting itu". Bang Jack tampak kecewa dengan dirinya sendiri.


"Bang Jack harus pastikan dan buat Apollon menyerah dulu agar Bianca dapat bebas keluar kemanapun tanpa harus ditemani banyak pengawal".


"Iya Bim akan saya pastikan dalam 5 hari Apollon akan menghilang dari kota Jogja ini". Bang Jack penuh tekad.


Setelah kami selesai bicara, gw berjalan ke luar di ikuti bang Jack dari belakang.


"Cak dirimu lama banget sih,kamu makan lagi ya di dalam?"


"Iya Bim,lama banget loe.Makan kagak ajak-ajak lagi?".


2 cebong bersaudara berbicara dengan tuduhan dan prasangka yang di tujukan ke gw.


"Makan aja yang lu fikirkan nyet,udah jam 1 lebih ini nyok kita balik".


Saat Mereka mau bicara 2 cebong langsung menunduk saat liat bang Jack ada di belakang gw.


"Bram,Anton kesini!!" Bang Jack memanggil keduanya yang berada tidak jauh dari kami.


"Iya bang jack ada perintah apa untuk kita? Bang Bram berbicara.


"Bim kamu dan temen kamu enggak satu rumah kost kan?"


"Iya bang kita beda kost" jawab gw jujur.


"Oke,bram kamu anter temen-temen Bimo balik ke kost mereka masing-masing dan kamu Nton antar Bimo balik ke kostnya".


"Siap bang!!" jawab mereka serempak.


"Bim kamu hati-hati, kalau ada masalah apapun di Jogja ini kamu bisa langsung datang ke sini,Pintu Zeus akan selalu terbuka untuk kamu".


"Iya bang terima kasih,saya menghargai niat baik bang Jack".


Bang Jack tersenyum dan masuk ke dalam rumah,bang Bram dan bang Anton pergi untuk mengambil mobil untuk mengantar kami.


"Bim loe gak bareng kita?".


"Iya cak dirimu tidak semobil dengan kita?".


"Nyet kalau kita semobil nanti gw sampai kost jam berapa? kalau harus anter kalian dulu,enakan gini kita bisa cepat sampai kost dan istirahat".


"Tapi kita takut cak,kalau kita tidak diantar balik tapi malah dijual gimana?".


"Kebanyakan liat berita krimanal lu nyet,mana berani mereka. bang Bram dan bang Anton kan mengikuti perintah bang Jack".


"Lagian PD amat lu pada,kayak laku dijual aja.Di obral pun orang-orang akan berfikir 2 kali untuk beli'.


"Wah,ngajak berantem ini Bemo dek Za?"


"Iya kak Din,sangat sakit hati diriku mendengar Bemo bicara".


"Udahlah nyet kita debatnya besok aja,sekarang kita balik ke kost masing-masing dulu,bang Anton dan bang Bram udah pada siap itu di mobil".


"Oke Bim gw juga udak capek ini ingin istrahat".


"Iya cak,diriku juga ingin cepat-cepat menjelajahi alam mimpi".


"Ya udah tunggu apa lagi nyok kita balik!"


Dan akhirnya 2 cebong balik diantar sama Bram dan gw sama bang Anton.


Bang Anton tau gw lelah jadi dia tenang saja saat tau gw terlelap setelah masuk ke mobil.