
Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karna saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊
Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..
Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗
dan jangan lupa beri bintang 5 ya 😚
Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗
Happy Reading
Nb : AKU SUDAH DOBLE UP HARI INI. JADI JANGAN LUPA FOLLOW IG AKU YA YANG @fullandari 🤗
**AKU HARI INI UDAH UP
I LOVE YOU TOO SEAN CRISHTIAN
PAGI YANG DIGANGGU OLEH DAMIAN**
***
Pagi yang sangat cerah untuk hari ini. Burung berkicauan dengan sangat merdu. Namun, hal itu tidak membuat sepasang suami istri itu merasa terusik. Mereka semakin menikmati dan menyelami dunia mimpi mereka masing-masing.
Tapi, itu tidak bertahan lama. Karena sepuluh menit kemuadian ponsel milik Sean langsung berbunyi nyaring. Sebuah panggilan masuk kedalam ponselnya.
Damian Almo is Calling
Baby, take my hand
I want you to be my husband
'Cause you're my Iron Man
And I love you 3000
Baby, take a chance
'Cause I want this to be something
Straight out of a Hollywood movie
"Shitt!" Umpatnya pelan.
Dengan terpaksa Sean langsung bangkit dari tempat tidurnya dan segera berjalan ke arah meja di tempat ponselnya berada.
Lalu, diangkatnya panggilan itu dengan perasaan kesal.
"Ada apa kau menelfonku pagi-pagi huh?!" Ucap Sean dengan nada yang membentak.
"Santai bung. Jangan emosi. Ini masih terlalu pagi untuk marah-marah."
"Dan ini juga terlalu pagi untuk meganggu paginya seseorang Damian!" Jawab Sean dengan ngegas.Cepat katakan Damian. Ada apa kau menelfonku pagi-pagi?! Jika tidak ada yang penting awas saja kau. Akan kupastikan mansion mu rata dengan tanah!" Ancam Sean.
"Uhhh.. jangan terlalu kejam dengan sahabatmu sendiri. Aku hanya ingin meminta saran padamu Sean."
"Sena sedang mengambek sekarang. Aku sudah membujuknya dengan berbagai cara. Mulai dari membelikannya makanan kesukaanya, barang-barang branded yang cantik. Tapi, Sena malah menolaknya dan tetap marah padaku." Ucap Damian dengan sedih diseberang sana.
"Kau ajak pergi atau kau bisa lakukan sesuatu hal yang romantis untuknya."
"Wow itu ide yang sangat bagus."
Dan tut. Panggilan langsung terputus.
Dasar sahabat tidak tau diri. Sudah ditolong bukannya berterimakasih malah pergi tanpa rasa bersalah!
Sebentar Sean. Bukankah dirimu juga seperti itu?
Shitt!! Dirinya juga seperti itu!
Sean merutuki dirinya sendiri.
Sedangkan Dara telah terbangun dari tidurnya ketika mendengar obrolan suaminya dengan Damian.
Kedua telinga Dara sudah Dara pasang sebaik mungkin untuk benar-benar mendengarkan obrolan mereka. Namun, Dara hanya mendengar beberapa kata saja.
"Good morning sayang." Sapa Dara dengan tersenyum dan duduk bersender di sandaran ranjang.
Sean langsung menoleh dan menatap kedua bola mata cantik itu. "Good morning too sayang." Jawab Sean, dan Sean segera berjalan mendekati istrinya dan duduk ditepi ranjang.
"Kamu kenapa Sean? Apa ada sesuatu hal terjadi lagi?" Tanya Dara dengan lembut.
Sean menggeleng pelan. "Tidak ada apa-apa sayang. Tadi Damian menelfonku."
"Menelfon karena apa Sean? Apa ada sesuatu hal yang sangat penting?" Tanya Dara lagi.
"Tidak sayang. Tadi Damian memknta saran padaku untuk menbujuk istrinya yang sedang ngambek padanya."
Kening Dara mengerut heran. Suaminya sekarang seperti konsultan dalam masalah percintaan seseorang. "Istrinya yang bernama Sena bukan?"
"Iya sayang."
"Oh, aku kira ada sesuatu hal yang sangat penting."
Sean tersenyum sambil memenadang wajah tampan itu.
"Mau sarapan pagi bersama Sean?" Tanya Dara.
"Tentu saja aku mau sayang." Jawan Sean dengan semangat empat lima.
***
Yang mau ngobrol dengan Visual My Possesive Husband atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Sean, Dara, Nick, dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊
Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊
instagram: @fullandari
Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QNA, bisa ngobrol bersama pemain My Possesive Husband dan menambah teman disana 😊
Aku tunggu notif dari kalian ya 😊 Terimakasih teman-teman.. ❤