My Possesive Husband

My Possesive Husband
236. SIAPA ITU ? (Extra Part 27)


Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..


Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗


dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚


Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗


Happy Reading


***


Pagi telah menjelang. Matahari terbit di ufuk nya. Sinar-sinar mentari masuk melalui celah-celah jendela.


"Uhh.." Leguh nya pelan sambil menyusupkan wajahnya ke ketiak suaminya. "Hoam." Dara menguap lebar. Dengan perlahan kedua bola mata cantiknya mulai terbuka.


"Selamat pagi hubby." Sapa Dara sambil mengucek pelan salah satu matanya.


"Selamat pagi juga sayang." Ujar Sean menjawab sapaan istrinya. Sean sudah bangun 10 menit lebih cepat dari istrinya.


Perlu di catat! Hari ini adalah hari terindah untuk Dara karena hari ini adalah hari pertemuannya dulu dengan Sean


"Hubby, apa kamu hari ini cuti bekerja?" Tanya Dara sambil menyibak selimutnya. Lalu bangun dari tidurnya.


Sean melihat semua pergerakan yang di lakukan istrinya. "Tidak sayang. Hari ini aku tetap akan bekerja. Dan hari ini kamu ikut aku ke perusahaan. Aku ingin mengenalkan kamu secara resmi di perusahaan ku. Kenzo juga kita ajak." Kata Sean.


Dara langsung menoleh. Begitu terkejut dengan ajakan suaminya yang begitu tiba-tiba. "Sean! Kenapa kamu tidak bilang dari kemarin?!" Protes Dara dengan cepat.


"Hehehehe.." Sean tersenyum kikuk. Memperlihatkan gigi putih nya yang sangat rapi.


Kedua bola mata Dara berputar, malas. "Malah ketawa lagi."


Sean yang mengerti jika istrinya sedang bad mood lantas langsung mendekat ke arah istrinya. Di peluknya tubuh mungil istrinya itu dengan sayang. "Maaf sayang. Aku hanya ingin memberi kamu sebuah kejutan." Bisik Sean tepat di telinga kanan Dara.


Dara menghela nafasnya pelan. Jika seperti ini Dara tidak akan bisa memarahi suaminya. "Iya tidak apa-apa hubby." Jawab Dara dengan suara yang terdengar lirih. "Aku akan bersiap-siap. Sebentar lagi Xelyn akan datang ke sini." Setelah mengatakan itu Dara langsung melepas pelukan suaminya dan segera bangkit dari duduknya.


Sean tersenyum melihatnya. Sedangkan Dara langsung melangkahkan kedua kakinya menuju ke dalam kamar mandi. Namun, sebelum itu, Dara berjalan menghampiri tempat tidur anaknya untuk mengeceknya sebantar.


Di usapnya dengan sayang pipi bulat Kenzo. "Selamat pagi anak kesayangan Mommy." Bisik nya pelan sambil mengecup pipi anaknya. Lalu, Dara langsung bergegas melangkahkan kedua kakinya menuju ke dalam kamar mandi.


Sekarang Dara telah siap dengan pakaiannya. Dengan menggunakan rok pendek bermotif bunga-bunga yang ia padu padakan dengan baju berwarna putih yang terdapat tulisan di depannya. Tidak lupa juga Dara membawa tas kecil berwarna putih yang di lapisi berlian. Tas ini merupakan tas dari hadiah suaminya dulu. Dara tidak pernah memintanya sama sekali. Namun dengan segala keromantisan suaminya, Sean membelikannya untuk istrinya. Bahkan harga tas yang Dara pakai sekarang harga nya tidak main-main yaitu seharga 1,3M . "Oke. Sekarang tinggal memilih sepatu." Ujarnya pada dirinya sendiri. Di lihatnya rak sepatu yang telah terisi penuh. "Oke. Yang ini aja!" Dengan semangat empat lima, Dara langsung mengambil heels berwarna putih. Di pakainya heels itu dan sempurna lah penampilannya. Sedangkan Kenzo sekarang berada di lantai bawah bersama Xelyn.


Sementara itu kini Sean tengah berada di ruang tamu. "Xander, aku punya tugas untuk mu." Ujar Sean sambil menatap wajah Xander yang langsung menatapnya.


"Apa itu tuan?" Tanya Xander.


"Kau hubungi Darren dan tanyakan dimana titik lokasi Lucy." Titah Sean dengan suara yang rendah agar tidak ada orang lain mengetahui apa yang ia bicarakan bersama Xander.


"Baik tuan." Jawab Xander dengan sopan.


Sean menatap jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya. Tadi pagi-pagi sekali, Mommy dan Daddy nya pulang ke Mansion nya terlebih dahulu. Mulai detik ini. Mulai hari ini. Mommy dan Daddy nya akan tinggal bersamanya. Hal ini sudah Sean bicarakan secara pribadi bersama Daddy nya kemarin.


"Maaf hubby. Apakah aku sudah membuat kamu menunggu terlalu lama?"


Xander yang melihat respon Sean hanya bisa menahan tawanya. Sungguh, Xander saja tidak pernah menyangka jika Ketua Mafia bisa sebucin ini terhadap istrinya.


Dara tersenyum malu-malu. Wajahnya mulai memerah karena salah tingkah. Sesampainya di hadapan Sean, Dara langsung menatap wajah suaminya dengan kepala yang mendongak. "Ayo Sean. Istri kamu sudah siap."


Senyuman yang tersungging di bibir istrinya memiliki efek yang menular. Tanpa sadar juga Sean ikut tersenyum. "Ayo sayang." Jawab Sean.


"Tunggu sebentar. Aku akan menggendong Kenzo terlebih dahulu." Lantas Dara langsung menghampiri Xelyn. "Sini Xelyn. Aku akan menggendong Kenzo."


"Baik nyonya muda." Xelyn langsung memberikan Kenzo ke Dara. Tidak lupa jufa untuk membantu Dara membenarkan gendongan nya.


"Aku sudah siap Hubby."


"Baiklah, ayo sayang."


Sementara itu di sebuah ruangan yang bernuansa putih itu terluhat seorang perempuan yang berusia lanjut usia. Tubuh yang awalnya melemah mulai Vit kembali.


"Terimakasih karena sudah membantu ku keluar dari tempat Derrick." Lirihnya pelan.


Sang pria yang membantu hanya menatap datar. "Sama-sama Bi Marta." Jawab nya.


Meskipun wajahnya terlihat datar. Akan tetapi di balik wajah datarnya menyimpan sejuta kasih sayang yang terpendam.


***


Istri Ketua Mafia Eropa numpang lewat dulu 😎 Mommy muda nih 😉



Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@crownedeagle_03


@nickalbertreal


@raraagathareal


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain My Possesive Husband dan menambah teman disana 😊