
Mawar pertama kali masuk ke kamar mandi,kamar mandi mewah yang dilengkapi dengan fasilitas yang canggih,saking luas nya Mawar membandingkan kamar pribadi nya dengan luas nya kamar mandi.
"Ya ampun luas sekali bahkan kamar ku tidak seluas itu," ucap Mawar dalam hati.
Mawar pun mulai menaruh handuk nya dan membuka baju ia masuk dalam bathub dan mulai mengatur suhu air dalam bathub.
Mawar yang kelelahan mulai terbuai dengan nyaman nya suasana saat itu ia mulai memejamkan mata nya baru beberapa menit ia menikmati air yang membuat tubuh nya rileks ia mulai tertidur.
Sementara Rangga di luar sedang memikirkan apa yang membuat Mawar menolak ajakan nya apa yang membuat mawar tidak siap dengan apa yang seharusnya dia lakukan di malam pertama pernikahan mereka.
"Sebenarnya apa yang membuat nya tidak siap, apa ia mengalami sesuatu yang membuat nya trauma atau apa, pasti ada alasan yang sebenarnya!!!," Ucap Rangga dari dalam hati.
"Akhhh, aku sangat ingin tahu sampai kepala ku sangat pusing memikirkan nya," Ucap Rangga dalam hati sambil mengacak-ngacak rambut nya.
Rangga menunggu Mawar dengan sangat kebingungan karena mawar cukup lama di dalam kamar mandi Rangga memutuskan untuk mengganti baju nya terlebih dahulu.
"Aku ganti baju dulu saja," ucap Rangga dari dalam hati.
Rangga mengganti baju nya dengan baju tidur dengan bahan satin halus berwarna merah.
Setelah ia mengganti baju ia kemudian menunggu Mawar dengan merebahkan tubuh nya di kasur, namun seolah pertanyaan kenapa tidak pernah hilang dari kepala Rangga, sekarang meskipun tubuh Rangga rileks namun pikiran nya masih saja belum tenang.
Sudah 30 menit berlalu namun Mawar tidak kunjung untuk keluar dari kamar mandi Rangga pun menjadi khawatir.... Rangga pun berdiri dan berjalan ke arah kamar mandi niat hati untuk mengecek apakah kekasih nya baik-baik saja.
Belum sempat tangan Rangga mengetuk pintu kamar mandi Mawar sudah membuka pintu dengan memakai baju tidur milik nya....dan rambut nya yang basah masih terikat dengan handuk.
Ini bukan pertama kali nya Rangga melihat Mawar memakai piyama namun entah kenapa aura Mawar meningkat malam ini, membuat Rangga kembali menunjukkan hasrat nya....namun ia kembali sadar akan kondisi istri nya..
"Dia entah kenapa selalu cantik," Ucap Rangga dalam hati, pancaran kebahagiaan dalam hati nya terpancar dalam senyum nya.
"Sayang permisi ya aku mau mengeringkan rambut," Ucap Mawar.
"Kamu mau aku tiupin sampe kering gak?, " Ucap Rangga menatap kekasih nya.
"Ah kamu apa-apaan sih emang nya udara dari mulut kamu tuh seperti hair dryer," Ucap Mawar.
"Kan sama-sama ada udara dan Hot," Ucap Rangga menggoda kekasih nya.
"Ihsss, kamu," ucap Mawar.
"Sayang di mana ya peralatan hair dryer aku?, " Tanya Mawar.
"Peralatan kamu semua nya ada di sini istri ku, " Rangga langsung bergegas ke arah meja rias dan membuka laci di meja rias untuk kekasih nya.
"Terimakasih, " Ucap Mawar sambil tersenyum.
Mawar pun duduk di bangku di depan meja rias ia mulai membuka handuk yang menyelimuti rambut nya... rambut panjang yang indah terurai dalam kondisi basah.
"Sini sayang biar aku bantu," Ucap Rangga memasang colokan hair dryer nya ke stop kontak.
"Biar aku juga yang mengeringkan rambut kamu," Ucap Rangga.
"Gapapa aku aja," Ucap Mawar.
"Aku aja ya," Ucap Rangga.
Rangga membantu mengeringkan rambut Mawar, rambut Mawar yang lembut indah dan wangi tentu membuat keinginan Rangga berkecamuk ia pun mencium rambut Mawar dengan romantis nya.
Rangga pun mulai menggunakan mesin hair dryer nya sambil mengeringkan rambut Mawar Rangga pun mulai menanyakan topik yang tentu nya menjadi pertanyaan bagi nya.
"Sayang kalau aku boleh tahu sebenarnya apa yang membuat kamu belum siap?," Tanya Rangga dengan nada lembut.
Mawar pun kembali menjawab.....
"Aku hanya belum siap," Ucap Mawar sambil menunduk.
"Tapi apa alasan belum siap nya, sayang?," Tanya Rangga.
"Aku hanya belum siap," Ucap Mawar menunduk.
"Pasti ada alasan yang membuat kamu belum siap, coba kamu pelan pelan kasih tahu aku," Tanya Rangga.
"Aku hanya meminta pengertian mu apa kamu tidak bisa sekali saja mengerti aku!," Ucap Mawar yang mulai menaikkan nada nya menatap Rangga dengan marah.
Rangga kaget dengan reaksi Mawar biasanya ia jarang sekali marah namun Rangga tidak membalas kemarahan dengan kemarahan namun ia hanya sedikit meredam rasa ingin tahu nya.
"Maaf, seperti nya rambut ku sudah kering dan aku ingin tidur sekali lagi maaf," Ucap Mawar.
Mawar berdiri dan menuju ke ranjang sedangkan Rangga masih mematung.....
"Maaf aku seharusnya tidak memaksa kamu untuk bercerita jika kamu belum siap," Ucap Rangga menyesal.
Mawar pun menarik nafas.....
"huh..,"
Rangga pun mendekat ke arah Mawar dan tidur di sebelah nya ia pun mulai berkata dengan lembut....
"Maaf," Ucap Rangga memeluk Mawar.
Rangga pun memeluk Mawar dengan erat....
"Tapi aku harus tahu bagaimana pun cara nya kenapa Mawar belum siap," Ucap Rangga dalam hati.
"Aku akan mendapatkan yang aku inginkan," Ucap Rangga......
Bersambung........
Hai ! saya adalah author novel baru tolong bantuan nya baca terus karya saya ya, saya sangat berminat di novel type Romantis dan fantasi, petualangan, futuristik, ke depan nya akan banyak kreasi yang di buat oleh saya jadi selamat membaca dan mejadi happy Readers.
BTW kalian tahu gak bahwa bulan itu jauh tapi dekat di hati sama seperti kalian pembaca kalian jauh namun tetap dekat di hati.
Ada lagi,kalian tahu samudra itu luas ya benar seluas cinta ku pada mu readerss yang baik.
Satu lagi deh Bunga bermekaran di taman kalau cinta ku bermekaran di hati kalian readers.
Ini adalah lirik lagu romantis :
Why do birds suddenly appear
Every time you are near?
Just like me, they long to be
Close to you
Why do stars fall down from the sky
Every time you walk by?
Just like me, they long to be
Close to you
On the day that you were born the angels got together
And decided to create a dream come true
So they sprinkled moon dust in your hair of gold and starlight in your eyes of blue
That is why all the girls in town
Follow you all around
Just like me, they long to be
Close to you
On the day that you were born the angels got together
And decided to create a dream come true
So they sprinkled moon dust in your hair of gold and starlight in your eyes of blue
That is why all the girls in town
Follow you all around
Just like me, they long to be
Close to you
Just like me, they long to be
Close to you
Wa, close to you
Wa, close to you
Ha, close to you
La, close to you
Wa, close to you
Wa, close to you
Ha, close to you
Lirik Lagu........ (They Long to Be) Close to You
Lagu The Carpenters