My Possesive Husband

My Possesive Husband
DRAMA EPISODE 7


"Ya udah aku beli air minum dulu ya," Ucap Mawar yang melangkah pergi.


Namun langkah kaki. Mawar agak berat ia merasakan aada yang salah dengan Rangga terutama ekspresi nya ia dari tadi hanya menatap satu keluarga namun entah apa alasan nya, mawar memiliki perasaan buruk tentang hal ini.


Setelah Mawar pergi Rangga datang kearah pria itu dengan raut wajah marah, ia benar-benar seperti ingin menerkam bapak-bapak laknat itu.


Pas sekali anak pria itu saat Rangga mendekat pergi main entah kemana jadi hanya ada pria laknat dan istri nya.


Walaupun secara postur badan Rangga jelas lebih besar dari pada pria itu namun seperti nya pria laknat itu memang tidak punya rasa takut ia malah memarahi Rangga yang menatap nya dengan sinis.


"Hei!!!ada apa kau menatap ku dengan sinis seperti itu!," Ucap Pria laknat, suami laknat ayah laknat.


Rangga tanpa takut langsung menarik kerah pria itu dan memukul nya, mendadak semua perhatian menuju ke arah mereka berdua.


"Kamu siapa Tuan kenapa kamu memukul suami ku!!," Ucap istri pria laknat itu dengan panik.


"Tenaga nya kuat sekali,aku tidak bisa melawan nya... akhhhh," Ucap pria laknat dari dalam hati.


Ia merasakan tenaga Rangga yang sangat besar sehingga ia tidak dapat membalas pukulan dari Rangga karena jika ia memukul nya pun tidak akan ada rasa nya di tubuh besar dan kekar seperti Rangga.


Setelah memukul pria itu Rangga melepas pegangan kerah pria itu dengan kasar,pria itu hanya bisa menjauh dari Rangga dan menahan semua rasa kesal nya bersembunyi di balik istri nya.


"Maaf tuan sebenarnya ada apa ya kenapa kamu memukul suami ku?," Tanya istri pria itu.


Rangga mengeluarkan kartu nama dari kantung celana nya...mungkin agak sedikit aneh kenapa olahraga pun sampai membawa kartu nama karena Rangga adalah seorang pebisnis yang tidak akan membiarkan ada peluang yang terlewatkan sedikit pun dimana pun dan kapan pun bisa saja ada relasi yang baik dan peristiwa tertentu seperti pagi ini.


"Ini kartu nama saya jika kamu butuh pengacara untuk bercerai dan jika kamu membutuh pekerjaan karena setelah pukulan ini aku akan pastikan pukulan yang sama keras terhadap kehidupan nya," Ucap Rangga dengan wajah marah nya.


"Rangga Wiratman," Ucap Istri pria itu.


Tentu istri pria laknat itu tidak tahu siapa Rangga Wiratman namun tentu sebagai pengusaha kecil pria itu tahu siapa Rangga Wiratman.


"Rangga Wiratman mati saja aku kenapa aku bisa berurusan dengan nya !!! tidak ada yang bisa melawan keluarga nya apa lagi aku yang hanya pedagang kecil, aku tidak mau hancur, " Ucap Pria laknat itu.


"Tuan maaf kan saya namun saya benar-benar tidak tahu apa kesalahan saya!!," Ucap pria laknat itu memohon di bawah kaki Rangga.


"Perilaku anda seperti bajingan itu adalah kesalahan anda!!!," Ucap Rangga dengan acuh, meskipun pria itu menahan kaki Rangga dengan sangat kuat Rangga berhasil menarik satu kaki nya dengan paksa.


Drama ini tentu menarik perhatian orang walaupun mereka hanya sedikit melirik tanpa ingin ikut campur terhadap urusan Rangga dan pria itu.


Karena Rangga tidak mengacuhkan permohonan nya pria LAKNAT itu membuat suatu drama.


"Tuan Rangga Wiratman kenapa anda memukul saya, saya salah apa,apa karena anda orang kaya saya orang miskin anda bisa berlaku seenak nya mungkin memang anak saya salah tadi menumpahkan eskrim di sepatu Tuan Wiratman namun bekas eskrim itu sudah saya hapus Tuan, apakah karena hal itu, bahkan anda tega mengancam ekonomi keluarga kami sungguh tidak adil dunia ini!!," Ucap pria laknat itu sambil menangis.


"Sayang panggil anak kita dia harus meminta maaf jangan kabur seperti itu," Ucap pria laknat.


"Ha... iya.. iya," Ucap istri pria itu dengan panik segera mencari ayah nya.


Karena suara pria itu sangat besar hingga semua orang mendengar nya, seseorang yang menyaksikan kejadian itu pun mulai merekam dan ada yang berempati membela pria laknat itu.


"Hei orang kaya!! apa hanya karena eskrim anda berhak berlaku seperti ini!!," Ucap salah satu orang yang membela pria laknat ini.


"Aku harus cepat kembali, firasat ku tidak enak," Mawar merasakan hal yang tidak enak di dalam hati nya.


"Kamu berani berurusan dengan ku dengan drama murahan ini," Ucap Rangga di dalam hati ini.


"Haha, bagaimana rasa nya bermain dengan aktor seperti diri ku, ah aku ini seharusnya jadi aktor sayang saja aku tidak setampan orang ini,"


Ucap Rangga dalam hati melirik ke arah Rangga.


Benar saja apa firasat Mawar setelah ia kembali ia melihat Rangga di kerubuni banyak orang yang menghujat nya dengan cacian...


"Orang kaya bawaan orang tua kok bangga!," Ucap salah satu wanita paruh baya yang mencaci Rangga sekaligus mengabadikan momen Rangga hanya berdiam tanpa ekspresi menerima cacian ini.


"Kenapa dia diam saja apa dia merasa bersalah?," Ucap salah satu anak remaja bertanya kepada ibu nya.


Bersambung.....


Hai ! saya adalah author novel baru tolong bantuan nya baca terus karya saya ya, saya sangat berminat di novel type Romantis dan fantasi, petualangan, futuristik, ke depan nya akan banyak kreasi yang di buat oleh saya jadi selamat membaca dan mejadi happy Readers.


BTW kalian tahu gak bahwa bulan itu jauh tapi dekat di hati sama seperti kalian pembaca kalian jauh namun tetap dekat di hati.


Ada lagi,kalian tahu samudra itu luas ya benar seluas cinta ku pada mu readerss yang baik.


Satu lagi deh Bunga bermekaran di taman kalau cinta ku bermekaran di hati kalian readers.


lirik lagu :


Komang- Raim Laode.....


Dari kejauhan tergambar cerita tentang kita


Terpisah jarak dan waktu


Ingin ku ungkapkan rinduku lewat kata indah


Tak cukup untuk dirimu


Sebab kau terlalu indah dari sekedar kata


Dunia berhenti sejenak menikmati indah mu


Dan apabila tak bersamamu


Ku pastikan kujalani dunia tak seindah kemarin


Sederhana tertawamu sudah cukup


Lengkapi sempurnanya hidup bersamamu


Eeee-eeee.....


Jika hari ku lalui tanpa hawamu


Percuma senyumku dengan dia, oooh


Dan apabila tak bersamamu


Ku pastikan kujalani dunia tak seindah kemarin


Sederhana tertawamu sudah cukup


Lengkapi sempurnanya hidup bersamamu


Apabila tak bersamamu


Ku pastikan kujalani dunia tak seindah kemarin


Sederhana tertawamu sudah cukup


Lengkapi sempurnanya (sempurnanya)


Hidup bersamamu


Hu-uuuu, hu-uuuu


Sebab kau terlalu indah dari sekedar kata


Dunia berhenti sejenak menikmati indah mu....