My Possesive Husband

My Possesive Husband
134. MALAM YANG INDAH (Bagian 2)


Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karna saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..


Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗


dan jangan lupa beri bintang 5 ya 😚


Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗


Happy Reading


***


Setelah membereskan semua barang-barang yang berada di kopernya, Sean segera berjalan menuju dapur untuk menemui istrinya yang sedang memasak untuk makan malam.


Lalu langkahnya langsung terhenti ketika Sean sampai di pintu dapur.


Disana istrinya sedang sibuk memasak dengan memakai celemek berwarna hitam.


Tanpa Sean sadari, sebuah senyuman langsung tersungging dibibir tipisnya.


Istrinya beanr-benar rerlihat cantik dan sangat menakjubkan.


Setelah itu, dengan langkahnya yang tegas, Sean segera berjalan mendekati istrinya yang tidak menyadari akan kehadirannya.


Dan benar saja, bahkan saat Sean berada di belakang tubuh mungil istrinya, istrinya masih tidak menyadari akan kehadirannya.


Dipeluknya tubuh mungil itu dari belakang.


Dara langsung berjengkit kaget ketika tiba-tiba merasakan sebuah pelukan. Wajahnya dengan refleks langaung menoleh.


"Ih Sean, kamu membuatku terkejut tau!" Ujar Dara dengan nada yang merajuk lucu.


Sean tersenyum tanpa merasa bersalah. Disandarkan kepalanya ke bahu istrinya. "Maaf sayang. Aku hanya ingin memberimu sedikit kejutan. Padahal sedari tadi suamimu ini memperhatikanmu. Apa kamu tidak merasakan kehadiran suami mu ini hm?" Ucap Sean dengan mengecup-ngecup leher jenjang istrinya.


Dara memutar kedua bola matanya malas ketika Sean mulai mengecup sensual leher jenjangnya. "Sean aku sedang memasak. Jangan menggodaku." Kata Dara dengan nada penuh peringatan.


Namun, bukan Sean namanya jika langsung menuruti perkataan istrinya. "Memangnya kenapa sayang? Padahal aku sama sekali tidak menggodamu. Aku hanya mengecup lehermu. Kau tau, leher kamu ini tiba-tiba membuatku merasa bergairah." Bisik Sean dengan menghembuskan nafasnya ke telinga Dara.


Kalau begini caranya, bisa-bisa Dara tidak bisa menyelesaikan memasaknya!


Lalu, dengan gemas Dara langsung mencubit lengan berotot suaminya.


"Nakal. Nakal. Dasar nakal." Lirih Dara dengan gemas dan terus mencubiti lengan suaminya.


Gelak tawa langsung terdengar.


Sean langsung tertawa dibuatnya, karena tingkah menggemaskan istrinya.


"Tidak akan sakit sayang." Ujar Sean dengan melepas pelukannya.


Dara menghela nafasnya pelan. Setelah itu tubuhnya berbalik dan menghadapbke arah suaminya. "Tunggu dimeja makan hubby. Aku akan memasak untuk makan malam kita berdua." Titah Dara dengan suaranya yang tegas. Bahkan sekarang kedua bola matanya melotot lucu.


Baiklah. Lebih baik Sean mengalah sekarang. Diam san menurut untuk senentara waktu daripada membuat istri tercintanya ngambek dan gagal proyek tunggal putranya, maka lebih baik Sean mengalah sekarang.


"Iya sayang. Iya. Tidak perlu melotot seperti itu." Ucap Sean dengan mengangkat kedua tangannya. Memberikan sebuah isyarat tanda mengalah.


"Yasudah, pergi sana!" Usir Dara dengan mengibaskan salah satu tangannya.


Sean mengengguk pasrah.


Dengan pasrah Sean segera berjalan menuju meja makan yang tidak jauh dari tempat istrinya memasak. Ditariknya kursi itu untuk Sean duduki.


Sedangkan Dara segera menyelesaikan masakannya.


Tak berselang lama, dalam waktu 45 menit akhirnya Dara telah menyelesaikan masakannya.


Dara merasa kagum dengan hasil masakannya hari ini. Benar-benar terlihat sangat lezat dan menggiurkan.


Setelah dirasa semunya telah siap, Dara segera melepas celemek ditubuhnya.


Sebelum itu, Dara mencuci kedua tangannya dan sedikit merapikan dapurnya dengan meletakkan barang-barang kotor ditempat cucian dan membersihkan meja dapur dengan mengelapinya dengan menggunakan kain basah.


Setelah itu, Dara langsung mencuci lagi kedua tangannya dengan menggunakan sabun cuci tangan.


Lihat? Dara adalah tipe perempuan yang menjaga kebersihan dan sangat menyukai kerapian. Sangat cocok dengan Sean yang juga sangat menjaga kebersihan dan kerapian bukan?


Lalu, Dara segera berjalan menuju meja makan dengan membawa kedua piring yang bersi 2 menu masakan yang berbeda.


Malam ini Dara memasak menu makanan Pie dan Mash sebagai menu makanan pembuka. Sedangakan Eton Mess sebagai menu makanan penutup.


Sesampainya di meja makan, Dara lantas meletakkan makanannya di meja makan.


Bahkan Sean yang melihat kedua makanan yang dibawa istrinya langsung membuat Sean menelan air ludahnya.


Pie dan Mash merupakan makanan yang terbuat dari kentang yang ditumbuk dengan dipadukan krim dan saus yang berlimpah. Sangat cocok untuk dimakan berdua dan dijadikan sebagai menu makan malam.




"Sudah siap!" Ujar Dara dengan nada yang ceria.


Digesernya kursi meja makan yang berhadapan dengan suaminya.


"Sepertinya sangat lezat." Puji Sean dengan menatap kagum wajah istrinya.


"Iya dong. Inikan masakam aku." Jawab Dara dengan menepuk dadanya, bangga.


Kapan lagi sombong dihadapan srorang ketua Mafia?


Setelah itu Sean dan Dara mulai memakan makanannya. Namun, sebelum itu Sean dan Dara berdoa terlebih dahulu.


Makan malam itu dilewati dengan romantis dan penuh kebahagiaan.


Saling menghibur dan menguatkan melalui candaan mereka.


Sean dan Dara adalah pasangan yang saling menguatkan satu sama lain. Pasangan yang saling mengerti satu sama lain. Jika salah satu menjadi api, maka satu dari mereka akan mengalah menjadi air.


Inilah kenapa hubungan mereka menjadi semakin kuat sampai sekarang.


***


Jam telah menunjukkan pukul 10 malam.


Setelah makan malam berdua mereka juga membersihkan dapur berdua. Saling membantu dan membagi tugas satu sama lain.


Sean yang mencuci piring kotor, maka Dara yang membersihkan meja makan dan menata rapi barang-barangnya dengan meletakkan kembali barang-barang pada tempatnya.


Setelah dirasa semuanya telah beres Sean segera mencuci tangannya. Begitupun jyga dengan Dara yang melakukan hal yang sama.


"Mau tidur?" Tanya Dara dengan mengalungkan kedua tangannya keleher suaminya. Meskipun Dara sedikit berjinjit karena tubuh suaminya yang lebih tinggi darinya.


"Kita olahraga dulu sayang." Ujar Sean dengan tersenyum menggoda.


Dara mengangkat alisnya. Pura-pura tidak mengerti. "Olahraga apa hubby?" Jawab Dara dengan mengeluarkan suara sexynya.


"Olaharaga di atas tempat tidur sayang. Anggap saja kita olahraga untuk mengeluarkan lemak ditubuh kita." Ucap Sean dengan mulai memengang possesive pinggang mungil istrinya.


Dara langsung tersenyum mendengarnya. Suaminya memang benar-benar lucu.


"Sepertinya ide bagus hubby. Siapa tau dengan olaharag malam yang kita lakukan, kita bisa menghasilkan sesuatu yang besar." Kata Dara yang tidak mau kalah dengan suaminya.


Lantas Sean langsung mengangkat tubuh mungil istrinya dan menggendongnya dari depan.


Setelah itu, diciumnya bibir mungil istrinya itu. Dihisapnya dan diciumnya dengan selembut mungkin. Dengan senang hati, Dara membalas ciuman itu dengan lebih ganas. Dara juga langsung memeluk leher suaminya senagai pegangan.


Sean segera melangkah berjalan menuju kamar dengan Dara yang berada digendongannya.


Ciuman itu semakin panas dan penuh dengan cinta. Membuat Dara sedikit kualahan dalam mengimbangi ciuman panas suaminya.


Lalu, sesampainya ditempat tidur, Sean lantas menidurkan tubuh mungil istrinya ditempat tidur dengan Sean yang berada di atas tubuh istrinya. (Oke. Otakku mulai treveling gais. Padahal lagi di lock down🐣)


Nafas hangat mereka saling beradu satu sama lain.


Setealh itu, Sean segera melepas pakaian atasnya. Memperlihatkan tubuh tegap, berotot itu. Apalagi roti sobek yang dimiliki Sean membuat Dara menelan ludahnya. Benar-benar menggoda iman, minta disentuh.


"Sudah siap olahraga malam sayang?" Ujar Sean dengan mendekatkan wajahnya ke wajah istrinya.


Dara mengangguk.


"I love you."


"I love you too."


Sean langsung melancarkan aksinya.


Diciumnya bibir mungil itu dengan penuh kelembutan. Setelah itu, leher, dada dan bahu juga tidak luput dari bibir Sean. Diciumnya, digigktnya dan dihispanya hingga meninggalkan tanda kepemilikan disana.


Dan malam mereka dilalui dengan negitu indah. Dengan desahan slaing menyebut nama satu sama lain. Menikmati indahnya hubungan suami istri yang terasa sangat menakjubkan.


***


Yang mau ngobrol dengan Visual My Possesive Husband atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Sean, Dara, Nick, dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QNA, bisa ngobrol bersama pemain My Possesive Husband dan menambah teman disana 😊


Aku tunggu notif dari kalian ya 😊 Terimakasih teman-teman.. ❤