
Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karna saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊
Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..
Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗
dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚
Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗
Happy Reading
***
Setelah melakukan telfon tadi dengan Nick, Dara menjadi memikirkan sahabatnya.
Lalu, dengan cepat Dara berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.
Banyak tanda kepemilikan yang terukir jelas disana. Mulai dari leher hingga sampai di perut dan pahanya. Suaminya memang benar-benar mirip bayi besar yang haus akan hisapan.
Dara memilih mandi dengan cepat. Hanya memerlukan 10 menit, akhirnya Dara telah selesai melakukan rutinitas mandinya.
Dengan menggunakan handuk yang membalut sempurna di tubuhnya yang mungil, Dara berjalan keluar kamar mandi.
Langkahnya langsung terhenti ketika melihat punggung lebar suaminya yang tengah berdiri memunggunginya.
"Kamu sudah bangun? Bangun sedari tadi?"
Tubuh Sean langsung berbalik setelah mendengar suara istrinya. "Iya sayang. Aku baru saja bangun." Jawab Sean dengan menatap tubuh istrinya dari bawah hingga atas.
Dara yang ditatap insten suaminya hanya mengedikkan bahunya, acuh. Dengan santainya Dara berjalan melewati suaminya. "Kamu mau pergi bekerja?" Tanya Dara dengan melepas handuknya tepat di depan suaminya. Tidak peduli jika perbuatannya bisa memancing sesuatu yang bisa terbangun dari tidurnya.
"Shitt! Sejak kapan istrinya bisa menjadi sebinal ini?!" Gerutu Sean dalam hatinya.
Dara menoleh dan melirik suaminya. Diambilnya bra miliknya dan di pakainya. Sebuah senyuman tipis tersungging di bibirnya. Entah sejak kapan, Dara bisa seberani ini dalam menggoda suaminya.
"Sayang, apa kamu sedang menggodaku hm?" Tanya Sean dengan suaranya yang terdengar dingin. Dipeluknya tubuh istrinya dari belakang. Bau harum khas istrinya langsung tercium di hidungnya. Bisa-bisa Sean bisa kelepasan lagi.
"Aku tidak menggoda mu sayang. Aku hanya memakai pakaian ku. Apa itu salah?" Ujar Dara tanpa dosa.
Sean mengangguk. Dipeluknya dengan erat tubuh istrinya. "Bagaimana jika kita melakukan proyek lagi?" Bujuk Sean dengan mengecupi punggung istrinya.
Dara menggeleng. Dilepasnya pelukan suaminya setelah pakaian dalamnya telah terpasang sempurna.
"Kita harus sarapan Sean. Ingat, hari ini kamu harus berangkat bekerja dan aku juga harus latihan tembak-menembak dengan Garvin." Ucap Dara dengan suaranya yang tegas. Kedua tangannya bersedakap di depan dadanya.
Perkataan istrinya tadi membuat Sean tidak mood sama sekali. "Kenapa harus hari ini latihan tembak menembaknya?" Protes Sean dengan mengusap kasar wajahnya. Rasa kesal langsung menyelimuti dirinya. Sean tidak bisa membayangkan bagaimana istrinya nanti di latih tembak-menembak dengan orang yang tidak ia sukai. Sean benar-benar kesal dengan hal itu.
"Aku tidak bekerja. Aku akan menemani mu latihan tembak-menembak!" Putus Sean seenaknya sendiri.
Dara menggelengkan kepalanya pelan. Memijat pelan pelipisnya. Sejak kapan suaminya berubah menjadi kekanak-kanakan seperti ini?
"Apa hari ini tidak ada rapat penting?" Tanya Dara dengan memakai kemeja besaran milik suaminya.
Sean menggeleng pelan. Hal itu terlihat sangat menggemaskan di mata Dara.
"Baiklah. Kamu bisa menemaniku untuk latihan tembak-menembak." Ujar Dara yang membuat Sean langsung tersenyum. Bahagia Sean sederhana. Istrinya mengijinkannya untuk menemani latihan tembak-menembak saja hal itu menjadi moodbooster buat Sean.
"Terimakasih sayang." Ucap Sean dengan senyum cerianya.
"Sama-sama hubby." Jawab Dara dengan menatap wajah suaminya. "Aku mau pergi ke dapur dulu." Pamit Dara dengan mengecup pipi suaminya lalu berjalan pergi.
Dara menggeleng pelan. "Tidak Sean. Aku nanti akan mengganti pakaian ku. Latihannya juga kata Daddy baru akan di mulai jam 1 siang nanti. Jadi aku bisa menggantinya nanti." Jawab Dara dengan menatap kedua bola mata suaminya.
Dari kedua bola matanya, Dara dapat melihat jelas jika suaminya sedang menahan sesuatu. Entahlah, Dara tidak dapat menjelaskan lewat kata-kata. Yang jelas kalian bisa membayangkannya sendiri.
"Baiklah. Tunggu aku di ruang makan. Aku mau mandi dulu sebentar."
Dara mengangguk.
Setelah itu Sean segera berjalan masuk kedalam kamar mandi. Sedangkan Dara berjalan keluar kamar untuk menuju dapur.
"Selamat pagi nona." Sapa beberapa maid yang berpapasan dengannya. Jika melihat maid yang berlalu-lalang di mansion, Dara selalu teringat akan Liya. Apalagi keluarganya. Namun sekali lagi Dara berusaha tersenyum. Dara tidak ingin bersedih lagi.
"Hai Roy." Sapa Dara dengan tersenyum manis.
Roy yang mendengar sapaan itu langsung membalikkan tubuhnya menghadap ke arah yang menyapa nya. "Hai juga nona. Nona apa kabar?" Tanya Roy.
Dara tersenyum. "Aku baik Roy. Apa kamu juga baik?"
Kini Dara sedang berada di ruang tengah dengan Roy yang tengah membawa sesuatu di tangannya. Entahlah, Dara tidak tau apa itu. Tapi, Dara sempat ingat jika itu barang milik Liya. Mungkin. Dara juga tidak yakin dengan apa yang ia lihat sekarang karena Roy buru-buru memyembunyikannya.
"Saya juga baik nona. Saya permisi dulu." Pamit Roy buru-buru ketika melihat sang tuan nya menatap tajam ke arahnya.
Dara mengerutkan keningnya dan hanya bisa menganggukkan kepalanya.
"Sayang aku bilang tunggu di ruang makan, bukan di ruang tengah. Kenapa kamu malah mengobrol dengan Roy?" Tanya Sean dengan mencebikkan bibirnya sebal.
"Aku hanya menyapanya Sean. Bukan melakukan yang iya iya dengan nya." Ujar Dara dengan memutar kedua bola matanya.
"Meskipun sayang. Kamu tau kan jika kamu itu milik ku. Bukan milik Roy."
Dara langsung menghela nafasnya kasar. "Semua orang di mansion pun tau kalau aku milik kamu sayang." Jawab Dara lalu berjalan meninggalkan suaminya.
Kenapa suaminya menjadi semanja ini dengannya? Cepat katakan apa yang membuat suaminya menjadi seperti ini?!
***
Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘
@eldencrishtian
@lexacrishtian
@garvincrishtian
@seancrishtian
@daracrishtian
@kenzocrishtian
@crownedeagle_03
Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊
instagram: @fullandari
Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QNA, bisa ngobrol bersama pemain My Possesive Husband dan menambah teman disana 😊
Aku tunggu notif dari kalian ya 😊 Terimakasih teman-teman.. ❤