
Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊
Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..
Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗
dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚
Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗
Happy Reading
***
Seluruh perusahaan SC Teknologi di gemparkan dengan kedatangan seorang perempuan cantik yang sedang menggendong bayi laki-laki tampan.
"Bukankah itu Andara Claire Crishtian? Istri dari Bos kita?" Bisik salah satu pegawai di sana.
"Apa kau serius? Sungguh? Ada apa dia datang kesini? Tapi kenapa dia sendirian?" Ujarnya ketika tidak mendapati keberadaan Sean di samping Dara.
Perempuan itu mengangkat kedua bahunya. "Aku juga tidak tau."
"Semua berbaris! Tuan Sean dengan istrinya akan masuk ke dalam perusahaan." Dengan suara yang lantang salah satu pria yang mempunyai jabatan lebih tinggi di banding teman-teman nya memberikan komando agar semua berbaris rapi.
Tanpa protes, mereka semua langsung berbaris rapi. Pakaian yang mereka gunakan juga terlihat sangat rapi.
"Hubby, apa ada barang yang tertinggal di dalam mobil?" Tanya Dara ke suaminya.
Sean menggeleng. "Tidak ada sayang. Semuanya sudah ada di dalam tas ini." Ujar Sean sambil menunjukkan tas perlengkapan bayi yang sedang ia bawa ke istrinya.
Dara mengangguk. "Baiklah. Jadi kita bisa masuk sekarang." Dengan semangat empat lima Dara mengucapkan nya.
Sean yang melihat itu hanya bisa tersenyum tipis. Mau di luar ataupun di dalam. Istrinya memang selalu mempunyai daya tarik tersendiri.
Sean yang notebene nya seorang yang di kenal sebagai Pembunuh Berdarah Dingin saja bisa luluh hanya dengan kedua bola mata yang di miliki istrinya. Entahlah. Sean juga tidak tau. Apapun yang ada di istrinya,. di matanya selalu terlihat sangat menggemaskan.
"Oke sayang."
Sean dan Dara mulai melangkah kan kedua kakinya menuju ke dalam perusahaan SC Teknologi.
"Selamat datang Tuan Sean Crishtian." Dengan serempak semua pegawai yang bekerja di Perusahaan SC Teknologi menyambut kedatangan Sean dengan istrinya.
Langkah Sean langsung terhenti. Begitupun juga dengan Dara. Namun..
"Oek.. Oek.. Oek.." Suara tangisan bayi di gendongan Dara langsung membuat semua pegawai terkejut.
"Apakah nyawa kita akan selamat?" Itulah yang mereka pikirkan sekarang.
Sean dengan sigap langsung menghadap ke arah Dara. Barang-barang yang ia bawa langsung di bawakan oleh Xander. Padahal Xander tadi menawarkan diri untuk membantu Sean. Tapi, dengan tegas Sean menolak bantuan Xander.
"Hubby, sepertinya Kenzo ingin kamu gendong." Bisik Dara dengan berusaha menenangkan tangis anaknya.
Semua pandangan langsung berpusat di Sean dan Dara. Mereka memperhatikan bagaimana interaksi keduanya.
"Iya sayang. Sini aku gendong." Jawab Sean menerima usulan istrinya.
Lantas Dara langsung memberikan Kenzo ke suaminya. Dengan senang hati Sean langsung menerima Kenzo.
"Hstt.. Anak Daddy yang tampan, diam dulu ya sayang. Jangan menangis. Masa' laki-laki menangis. Iya kan?"
Semua pegawai yang mendengar hal itu yang begitu tiba-tiba langsung mengangguk.
"Iya benar. Anak laki-laki harus kuat dan tangguh." Sahut salah satu pegawai Sean.
Dara tersenyum melihat respon semua pegawai suaminya yang terlihat sedikit terkejut.
"Itu dengar. Apa kata Uncle Benz." Ucap Sean sambil menatap ke arah Benz yang tadi menyahuti perkataan nya.
Sontak saja Benz dan teman-teman seperjuangannya langsung terkejut. Mereka tidak pernah menyangka jika selama ini Bos mereka hafal dengan nama mereka. Apalagi setelah menyebut nama Benz. Mereka semakin tidak menyangka nya.
"Baiklah. Saya di sini ingin memperkenalkan istri saya secara resmi ke kalian semua." Wajah yang semula ceria langsung berubah datar. Kenzo juga mulai berhenti menangis.
Semuanya langsung terdiam. Menunggu apa yang akan di lakukan selanjutnya oleh Bos mereka.
"Perkenalkan ini istri saya. Namanya Andara Claire Crishtian. Kalian bisa memanggilnya Dara. Dan ini adalah anak kami yang bernama Kenzo Julian Crishtian. Kalian bisa memanggil nya Kenzo."
"Jadi, aku ingin kalian bersikap sopan dengan istri ku. Jika aku mendengar berita yang membuat istriku merasa tidak nyaman. Maka, jangan salahkan aku jika aku akan turun tangan untuk mengatasinya. Kalian sudah bekerja di perusahaan ku. Jadi kalian pasti tau bagaimana peraturan yang aku buat."
Glek
Mereka menelan air ludahnya kasar. Mereka mengerti dengan apa yang di maksud oleh Sean.
"Baik Tuan. Kami mengerti." Jawab mereka dengan serempak.
Sean menyeringai tipis. "Baiklah. Kalian bisa melanjutkan pekerjaan kalian masing-masing." Titah Sean dengan suara yang terdengar tegas.
Lantas mereka semua langsung membubarkan diri untuk melanjutkan pekerjaan mereka. Sedangan Sean langsung kembali ke dalam mode manjanya.
"Sayang, sepertinya Kenzo ingin minum Asi.". Bisik Sean.
"Iya. Aku akan menyusuinya di ruangan kerja kamu saja." Jawab Dara sambil berjalan bersama dengan suaminya.
Ada perasaan bahagia ketika Sean memperkenalkan nya dengan pegawainya. Sungguh, Dara ingin tersenyum terus. Namun, Dara masih berusaha menahan senyumannya. Ada yang berbunga tapi bukan bunga. Ada yang menangis tapi bukan karena kesedihan. Itulah perasaan yang Dara rasakan sekarang.
Sedangkan di sisi lain. Di sebuah Mansion mewah milik Nick Albert terlihat lenggang.
"Flow, apa kau ingin lari dari sini?" Tanya Rara dengan suara yang bergetar.
Flow, perempuan yang merupakan satu-satunya orang yang selamat dari pembantaian di keluarganya waktu malam itu.
Tubuh Flow bergetar takut. "Aku mau kak. Tapi Flow takut." Jawabnya dengan suara yang bergetar.
Rara memeluk tubuh yang jauh lebih mungil dari tubuhnya. "Hsstt, tenanglah. Ada Kakak disini."
Iya, hari ini Nick menjadikan Rara dan Flow dalam satu ruangan kamar. Biasanya Nick memisahkan keduanya di ruangan yang berbeda.
Sudah hampir satu tahun lamanya Rara terkurung di Mansion Nick. Sedangkan Flow masih belum genap satu tahun.
"Nanti malam kamu akan bebas dari jeratan iblis itu Flow." Lirihnya pelan.
Flow mengangguk. "Terimakasih kak." Jawab Flow.
Keduanya saling memeluk satu sama lain. Saling menguatkan. Lalu, apakah Rara bisa membantu Flow kabur dari Mansion Nick?
***
- Rara Agatha
- Andara Claire Crishtian
Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘
@eldencrishtian
@lexacrishtian
@garvincrishtian
@seancrishtian
@daracrishtian
@kenzocrishtian
@crownedeagle_03
@nickalbertreal
@raraagathareal
Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊
instagram: @fullandari
Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain My Possesive Husband dan menambah teman disana 😊