My Possesive Husband

My Possesive Husband
230. RAPAT ANGGOTA INTI GENG MAFIA CROWNED EAGLE (Extra Part 21)


Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..


Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗


dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚


Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗


Happy Reading


***


Perjalanan yang di tempuh kurang lebih dua puluh lima menit untuk menuju markas 3.1


Jalanan terlihat lenggang. Hanya ada beberapa mobil yang berlalu lalang. Kepalanya yang terasa lelah ia sandarkan ke kaca mobil. Kedua bola matanya yang tajam itu melihat pemandangan di luar.


Lalu, tidak berselang beberapa menir, akhirnya Sean telah sampai di markas. Tubuhnya ia tegakkan kembali. Raut lelah sudah tergantikan dengan wajah nya yang datar. Kedua bola matanya lagi-lagi menatap tajam. Bagaikan orang yang siap membunuh musuhnya. "Kau tunggu disini. Jangan kemana-mana. Awasi tempat ini. Jika ada yang mencurigakan, kau bisa menghubungiku." Titah Sean ke Xander.


"Baik tuan." Jawab Xander dengan sopan.


Setelah mengatakan hal itu, Sean langsung membuka pintu mobilnya. Meninggalkan Xander di dalam mobil sendirian.


Setelah kepergian Sean, Xander segera me-makirkan mobilnya dengan ke tiga mobil lainnya yang Xander yakini sebagai mobil milik anggota Mafia Crowned Eagle.


Hujan rintik-rintik mulai berhenti. Menyisakan awan gelap dengan sedikit taburan bintang yang menghiasi indahnya malam.


Sean menghela nafasnya pelan. Mempersiapkan diri untuk melakukan rapat bersama sahabat-sahabatnya.


Jam telah menunjukkan pukul 9 tepat. Yang awalnya rapat akan di adakan jam 10 malam di rubah menjadi jam 9 malam. Baginya rapat selama satu jam tidaklah cukup untuk mereka lakukan. Akan banyak hal yang harus mereka bicarakan di rapat malam ini.


Setelah melihat jam tangan, pandangan Sean langsung beralih ke bangunan markas yang berdiri kokoh. Tidak sembarangan orang yang bisa masuk ke dalam markas ini. Hanya orang-orang tertentu yang bisa memasuki markas ini. Markas 3.1 adalah markas perkumpulan anggota inti Geng Mafia Crowned Eagle.


Sudah ada tiga mobil yang terparkir di parkiran markas. "Sepertinya mereka semua sudah datang." Monolog Sean dengan membetulkan dasinya yang sedikit mengendur. "Jika istriku di sini mungkin dia yang akan membetulkan nya." Kata Sean pada dirinya sendiri.


Setelah di rasa siap, lantas Sean melangkahkan kedua kakinya untuk berjalan masuk ke dalam markas.


Hanya memerlukan waktu kurang lebih lima menit untuk sampai di ruangan perkumpulan.


Ceklek


Pintu terbuka. Di sana sudah ada Damian, Nick dan juga Darren yang tengah melakukan kegiatan nya masing-masing.


"Ketua selalu datang terlambat. Bukan nya ketua harus memberikan contoh yang baik pada anggotanya?" Sindir Nick dengan tersenyum tipis. Nick menatap wajah Sean dengan pandangan yang tidak bisa di artikan.


Darren yang mendengar hal itu langsung membalikkan badan nya. "Apa rapat kita bisa di mulai sekarang?" Ujar Darren.


Sean melangkah masuk ke dalam ruangan. Setelah itu duduk di kursi kebesaran miliknya. "Baiklah, rapat kita mulai." Ujar Sean sebagai pemimpin rapat. Aura sebagai ketua Mafia dapat mereka rasakan. Inilah Sean Crishtian, sang ketua dari Geng Mafia Crowned Eagle.


Perempuan itu sedang sibuk memasak di dapur untuk sarapan pagi. Mulai dari mengupas bawang, menggoreng hingga mencuci sayuran ia lakukan seorang diri.


Sudah hampir 6 tahun lamanya perempuan itu tinggal seorang diri. Tidak ada keluhan yang keluar dari bibirnya. Hanya ucapan puji syukur dan senyuman yang selalu tersungging di bibirnya. Bahkan orang yang menjadi tetangganya merasa heran. Bagaimana bisa perempuan secantik itu ditinggal pergi suaminya.


Makanan telah siap. Mulai dari sayuran bening, telor mata sapi dan juga daging suwir tidak pedas telah tersedia di atas meja makan.


Keringat mulai membasahi keningnya. Namun, hal itu tidak membuat perempuan itu merasa lelah.


"Nasi tinggal menunggu matang. Sekarang waktunya membereskan rumah lalu membuka toko." Ujarnya pada dirinya sendiri.


Kulitnya yang putih bersih itu terlihat bersinar. Rambut yang dulunya hitam panjang sekarang ia ubah menjadi sedikit pendek. Sekarang perempuan itu menggunakan celana pendek warna hitam yang ia padu padakan dengan baju crop berwarna biru langit. Meskipun menjadi seorang single Mom, perempuan itu tidak pernah ketinggalan zaman. Pakaian yang gunakan selalu stylist dan cocok untuk tubuhnya yang body goals.


"Mommy, mommy.." Suara tangisan terdengar dari seorang anak kecil yang berusia 5 tahun.


Sontak saja perempuan itu langsung menoleh. "Varrel, kamu sudah bangun sayang." Dengan cepat perempuan itu menghampiri anaknya.


Varrel Goldwin Miller namanya.


Digendongnya Varrel lalu ia kecup beberapa kali wajahnya. "Bagaimana tidur kamu sayang?" Tanya perempuan itu. Di tatapnya wajah Varrel dengan penuh cinta.


Meskipun Varrel adalah darah dagingnya, entah kenapa wajah anaknya itu lebih mirip dengan ayah nya. Dari mata, hidung, rahang hingga sifat nya tidak membuang sama sekali dari ayah Varrel.


"Tidur Valel nyenyak Mom." Jawab Varrel dengan suara yang cadel. "Tapi, Valel lindu ayah." Ujarnya dengan suara yang lirih.


"Mommy juga rindu ayah kamu sayang. Hanya saja Ayah kamu tidak menginginkan Mommy sama sekali." Ujarnya di dalam hati.


***


Obrolan Nick dengan Author semalam 😤


Nick : Thor kapan aku di munculin lagi? Aku lagi butuh duit nih Thor. Kasih aku kerjaan napa thor 😤


Author : Sabar Nick. Sabar. Nanti aku munculin lagi. Author lagi bdmd banget nih. Butuh penyemangat 😭 *nangis tergugu di pojokan


Nick : Siapa yang bikin author kesayangan ku bdmd?! 🤬 Bilang Thor! Bakal aku bantai mereka! 😠 Bikin emosi aja!!! *Brak (Nick memukul pintu kamar dengan keras)


Author : *terkejut Sabar Nick. Sabar. Jantung ku sampai mau copot nih 😭


Nick : Yaudah. Maaf ya Thor 🥺 Nick terlalu emosi. Aku kasih dessert roti sobek untuk author kesayangan ku. Jgn bdmd lagi ya author 😘 Aku mau kok jadi penyemangat author 🥰



Author : /langsung melihat foto yang di kasih Nick/ seketika mimisan 🥵 /adgbhunjyfdsrtyhbbiij *meninggoy secara aestetik 😌


Nick : Thor jangan meninggoy Thor! Aku butuh duit buat ngasih makan Rara sama Flow Thor 😭 Yaelah Thor 😭 udah dua hari Rara sama Flow ngga aku kasih makan Thor. Mereka anak orang Thor. Bisa-bisa aku di gebukin sama arwah emak bapaknya 😭