
Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karna saran dan masukkan dari kalian itu penting.. ππ
Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..
Terimakasih sudah membaca ceritaku π€
dan jangan lupa beri bintang 5 ya π
Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata π€
Happy Reading
***
"Se--an." Lirih Dara pelan.
Dengan sigap Sean langsung megenggam jemari istrinya.
"Iya aku disini sayang." Jawab Sean dengan perasaan haru dan bahagia yang menyelimuti dirinya.
Penantiannya tidak sia-sia selama ini. Istrinya telah sadar dari komanya.
Namun, apa yang harus Sean katakan mengenai malaikat kecilnya?
Kedua bola mata cantik itu berusaha terbuka dan menyesuaikan cahaya yang ada didalam ruangan.
Rasa pusing langsung menghatamnya ketika Dara berusaha membuka paksa kedua bola matanya. Yang Dara inginkan sekarang hanya satu yaitu Sean. Dara ingin bersama Sean, suami tercintanya.
"Sebentar sayang aku akan pergi memanggil dokter Ricky." Ujar Sean dengan tersenyum bahagia.
Lalu, Sean segera berjalan memencet sebuah tombol warna merah yang tidak jauh dari tempatnya.
Sedangkan Garvin hanya diam menatap datar. Tidak ada ekspresi sama sekali disana. Lalu, tangannya bergerak untuk mengambil ponsel yang berada di dalam saku jasnya untuk menghubungi Mommynya.
Tidak lama kemudian, telfonnya langsung diangkat oleh Lexa. Sungguh sangat fastrespon sekali Mommynya itu.
"Ada apa Garvin? Apa sekarang Garvin sudah rindu dengan mommy? Ekhem. Cie.. cie anak Mommy sekarang sudah rindu sama Mommy ya." Ledek Lexa diseberang sana. Namun, ledekannya tidak ditanggapin sama sekali oleh Garvin. Garvin hanya menganggap itu sebagai angin lalu.
"Istri Sean sudah sadar Mom." Ujar Garvin.
"Dara?! Sadar? Sungguh?! Kamu tidak bercandakan sayang?" Jawab Lexa dengan sedikit terkejut. Padahal baru saja dirinya pulang dari Rumah Sakit.
"Iya Mom." Jawab Garvin singkat.
"Oke. Mommy dan Daddy akan segera pergi kesana. Bilang ke Sean, jika Daddy dan Mommy akan segera datang." Titah Lexa dengan suara yang tegas dan panggilan langsung terputus tanpa menunggu jawaban dari Garvin terlebih dahulu.
Dokter Ricky dan beberapa perawat langsung masuk kedalam ruangan dengan membawa beberapa peralatan medis.
Lantas Sean segera memberi ruang untuk Dokter Ricky agar memeriksa keadaan istrinya.
Pengecekan itu memerlukan waktu kurang lebih sepuluh menit. Mulai dari kedua bola matanya yang diperiksa hingga yang lainnya.
"Selamat tuan, istri tuan sudah sadar dari koma dan telah melewati masa kritisnya. Namun, kondisinya masih lemah sekarang, jadi saya sarankan jangan terlalu banyak bergerak dan istirahat yang cukup." Kata Dokter Ricky dengan tersenyum. Ikut merasakan kebahagiaan yang pansienya rasakan sekarang.
"Kami permisi dulu." Ujar Dokter Ricky yang diangguki oleh Sean. Setelah itu Dokter Ricky dengan beberapa perawat lainnya langsung berjalan meninggalkan ruangan. Hanya menyisakan Dara, Sean dan Garvin.
Suasana menjadi hening. Tidak ada keramaian yang menyapa. Hanya kesunyian yang terasa di dalam ruangan itu.
Lalu, Sean megenggam jemari istrinya dengan sayang. Dikecupnya beberapa kali tangan mungil itu.
"Terimakasih sayang. Terimakaaih sudah kembali. Aku sangat merindukanmu." Ucap Sean dari dalam hati.
Ditatapnya penuh cinta wajah istrinya yang terlihat sedikit pucat. Terbesit, sebuah rasa bersalah yang hinggap di hatinya. Sean tidak tau harus menjawab apa jika istrinya bertanya mengenai kedua malaikat kecil mereka.
Sedangkan Garvin meletakkan bunga yang ia bawa keatas meja.
"Aku harus pergi. Ada beberapa urusan yang harus aku urus. Semoga kebahagiaan selalu menyertaimu. Dan Mommy bilang akan segera datang. Aku tadi telah menguhubungi Mommy." Jelas Garvin dengan tetap menatap wajah Dara. Pandangannya seolah terkuci dengan wajah pucat itu. Ada sebuah perasaan aneh yang menyelimuti hatinya.
Sean menoleh dan membalikkan tubuhnya agar menghadap kearah Garvin.
Sean hanya terdiam menatap wajah Garvin. Tidak merespon apapun ucapan yang Garvin katakan.
Garvin tersenyum miring melihatnya. "Ternyata kau tidak berubah sama sekali. Kau tetap menjadi Sean yang dingin seperti yang aku kenal selama ini."
Sean hanya diam dab menatap datar wajah Garvin
"Titip salam buat Mommy dan Daddy. Aku akan pergi ke Italia hari ini." Pamit Garvin.
Garvin menghela nafasnya pelan. Setelah itu Garvin segera melangkah keluar dari ruangan.
Ceklek
Pintu ruangan tertutup.
Sekarang hanya menyisakan Sean dengan Dara di dalam ruangan rawat inap itu.
"Sean--" Lirih Dara dengan suara yang masih terdengar oleh pendengaran Sean.
Lantas Sean segera berbalik dan menghadap jemari istrinya.
"Iya sayang. Aku disini. Kamu tidak perlu takut. Oke? Aku disini. Disampingmu." Ujar Sean berusahan menenangkan istrinya yang terlihat ketakutan.
Dara menatap wajah Sean dengan buliran kristal yang mulai jatuh membasahi kedua bola mata cantiknya.
Rasa sakit dan ingatan mengenai kejadian malam itu mulai berputar di otaknya.
Dicengkramnya perutnya yang terlihat datar.
Kedua bola matanya membulat sempurna ketika menyadari jika perutnya yang buncit berubah menjadi datar. Kemana perginya perutnya yang buncit itu? Kemana perginya malaikat kecilnya yang selalu ia tunggu-tunggu kehadirannya?
Tangannya bergetar takut ketika memegang dan mengelus perutnya. Kedua bola matanya telah basah akan air mata kesedihan.
"Se--an.. kemana perginya bayi kita?" Tanya Dara dengan suara yang bergetar.
Deg
*Deg
Deg*
Atmosfer seakan langsung berhenti berputar. Kebekuan dan keheningan langsung terasa didalam ruang. Tubuh Sean langsung membeku dan mematung. Jantungnya seakan ingin melompat keluar sekarang. Rasa ketakutan yang tidak peranh ia rasakan sebelumnya. Sekarang Sean bagaikan berdiri di ujung tanduk. Mulutnya seakan terkunci rapat. Tidak tau mau menjawab apa mengenai pertanyaan istrinya.
Apa yang harus Sean jawab sekarang selain kata "Maafkan aku sayang?"
***
Ini foto Elden waktu masih muda βΊ Kenalan yuk sama Elden Crishtian yang merupakan Daddy dari Sean Crishtian β- Judul novelnya Psycopath Vs Cewek Galak ya βΊ
Jangan lupa spam komentar di part ini + Follow IG aku ya untuk next chapterπ€ Dan yang mau kenalan dengan Garvin, bisa follow IG aku juga π€π Jangan lupa Screenshoot dan tag nama IG aku yaa. Akan aku repost satu persatu di Story IG akuπ€
Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga π
instagram: @fullandari
Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QNA, bisa ngobrol bersama pemain My Possesive Husband dan menambah teman disana π
Aku tunggu notif dari kalian ya π Terimakasih teman-teman.. β€