
Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karna saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊
Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..
Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗
dan jangan lupa beri bintang 5 ya 😚
Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗
Happy Reading
***
Hari ini Sean tidak bisa berhenti untuk tersenyum. Hari ini adalah hari yang sangat spesial untuknya. Akhirnya, dirinya telah meresmikan hubungannya bersama Dara. Sekarang dirinya telah menjadi suami sah Dara. Jadi Sean ada hak sepenuhnya untuk istri kecilnya itu. Meskipun umurnya selisih 7 tahun dengan Dara, tidak menyurutkan niatnya untuk mempersunting Dara untuk menjadi istrinya.
Sekarang pukul 11 malam. Acara pesta belum usai. Banyak tamu undangan yang menghadiri acara pernikahannya. Terlihat Dara mulai mengantuk. Bahkan istrinya itu telah menguap berkali-kali. Sean yang peka akan hal itu langsung megenggam tangan Dara.
"Apa kau mau tidur sekarang saja?" Tanya Sean lembut.
Dara menatapnya dengan pandangan yang tak terbaca. "Apa boleh?"
"Boleh sayang." Jawab Sean. Lalu, ditariknya tangan itu agar mengikuti langkahnya.
"Sean, kita harus pamit dulu." Protes Dara ketika dirinya ternyata langsung diajak keluar gedung dan diajak masuk kedalam mobil.
"Tidak apa sayang. Tenang saja. Mereka pasti akan mengerti." Ujar Sean.
Lalu, dengan kecepatan sedang Sean mengendarai mobilnya. Dara menyandarkan tubuhnya ke kursi mobil. Capek dan lelah. Meskipun hanya berdiri dan duduk ternyata lelah juga. Dipejamkannya kedua matanya. Hingga tidak terasa dirinya telah menyelami dunia mimpinya.
Sean tersenyum melihat istrinya yang tertidur disebelahnya. Tidak tau kenapa, hanya dengan melihat wajah cantik itu, Sean bisa tersenyum terus-menerus. Rasanya Sean ingin memeluk Dara dan mengucapkan beribu kata syukur pada Sang Pencipta.
Sean sesekali bersiul. Menikmati perjalananya untuk menuju mansionnya.
Dua puluh lima menit (25 menit) diperjalanan, akhirnya Sean dan Dara telah sampai di mansionnya.
Dibukanya pintu mobilnya itu. Bahkan para bodyguard dan para maid berbaris, datang menyambut majikannya yang telah pulang.
"Selamat--" Ucapan Liya, terpotong ketika tuannya memberi isyaratnya agar diam, tidak berbicara apapun.
"Hstt.. istriku sedang tidur." Kata Sean. Lalu, di gendongnya tubuh mungil Dara ala bridestyle dan berjalan memasuki mansionnya menuju kamar mereka.
Liya dan para maid serta bodyguard yang lainnya tak percaya dengan apa yang mereka lihat sekarang. Apakah benar itu majikannya, tuannya, bosnnya yang terkenal dingin dan pembunuh berdarah dingin?
Sesampainya dikamar mereka, diletakannya tubuh mungil itu ke kasur king sizenya. Kamarnya saja telah dihias dengan sangat cantik. Tapi, sayang istrinya tertidur, enggan membuka kedua matanya.
Lalu, Sean melepaskan semua pakaiannya dan berjalan ke kamar mandi. Sean harus menyegarkan tubuhnya terlebih dahulu sebelum melewati malam yang panjang bersama istrinya.
***
Lexa tampak bingung ketika melihat tempat duduk anaknya, Sean dan Dara relah kosong.
Elden yang mengetahui hal itu lantas memeluk possesive pinggang isitrinya.
"Kenapa sayang?" Bisik Elden tepat ditelinga Lexa dan menjilati telinga Lexa dengan sensual.
"Elden.." Tegur Lexa. "Ini ditempat umum." Ujar Lexa. Apa kejadian yang dulu akan terulang lagi?
Lexa yang mulai gemas lantas menginjak kuat kaki Elden dengan menggunakan Hells yang tingginya 8cm. Membuat Elden mau tidak mau melepaskan pelukannya. Lexa, masih tetap galak seperti dulu.
"Kalau kau nakal, tidak akan ada jatah selama sebulan Elden." Ancam Lexa.
Otomatis Elden langsung memberengut kesal. Ancaman yang sangat berhasil membuat Elden langsung menurut pada istrinya itu. "Iya, iya. Tidak akan nakal." Kata Elden.
"Pintar. Itu baru suamiku." Puji Lexa dan mengelus rahang suaminya dengan gemas.
Para tamu undangan yang melihat itu tampak cengo, tidak percaya. Apakah benar itu seorang Elden Crishtian yang dijuluki Psycopath berdarah dingin?
"Sean dan Dara kemana ya Elden?" Tanya Lexa. Takut jika sesuatu hal yang buruk terjadi dengan anak bungsunya itu.
"Tenang saja sayang. Tidak terjadi apapun dengan Sean. Kau pasti tau bukan jiwa-jiwa anak muda? Malam inikan malam pertamanya bersama istrinya." Kata Elden dengan nada yang menggoda istrinya. "Apa kau mau juga merasakan malam pertama seperti dulu?"
Reflek Lexa langsung memukul gemas lengan Elden. "Jangan menggodaku Elden!"
"Maaf sayang. Kau tampak menggemaskan di mataku." Bisik Elden.
***
Sean telah selesai melakukan mandinya. Dengan hanya memakai celana tanpa memakai atasan Sean tidur disebelah istrinya.
Wajah cantik, menggemaskan. Sean sungguh menyukainya.
Dielusnya wajah cantik itu. Sean seperti telah terhipnotis oleh wajah cantik itu. Tak ingin berpaling atau memcari perempuan lain. Hanya Dara yang ia lihat. Lalu, bagaimana dengan Raya? Apakah dirinya benar-benar yakin telah melupakan Raya, cinta pertamanya yang telah pergi meninggalkannya?
Dara yang merasa terusik ditidurnya, dengan perlahan membuka kedua matanya. Dara sungguh terkejut ketika pandangannya bertemu langsung dengan kedua mata tajam itu lalu turun melihat tubuh Sean yang tidak memakai pakaian. Hanya memakai boxer. Dengan gerakan sangt cepat Dara langsung memukul tubuh Sean menggunakan bantal yang ia gunakan.
Bug
Bug
Bug
Sean yang tidak tau salahnya apa tidak bisa mengelak pukulan bertubi-tubi dari istrinya. "Au sayang. Kau kenapa?" Tanya Sean disela pukulan yang mendarat di tubuhnya. Tidak terasa sakit tapi ya mau bagaimana lagi?
"Pakai bajumu Sean!" Teriak Dara.
Dara terus menerus memukul tubuh Sean menggunakan bantal miliknya.
"Ampun. Ampun. Iya akan aku pakai." Sean lebih memilih mengalah. Ternyata tenaga Dara tidak bisa diremehkan.
Dara langsung berhenti memukul tubuh Sean. Sedangkan Sean langsung berduri dan mengambil baju atasnya miliknya. Hitam polos.
Bodyguard dan maid yang tak sengaja melewati depan kamar tuannya berhenti sejenak. Apa benar itu majikannya? Bukannya seharusnya yang berteriak itu perempuannya? Bukannya laki-laki? Wow, mereka merasa takjub. Apa mungkin tuannya..??
***
Yang mau ngobrol dengan Visual My Possesive Husband atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Sean, Dara, Nick, dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊
Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊
instagram: @fullandari
Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QNA, bisa ngobrol bersama pemain My Possesive Husband dan menambah teman disana 😊
Aku tunggu notif dari kalian ya 😊 Terimakasih teman-teman.. ❤