My Possesive Husband

My Possesive Husband
224. BANGKIT NYA SEORANG SEAN CRISHTIAN (Extra Part 15)


Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..


Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗


dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚


Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗


Happy Reading


***


Pagi telah menjelang. Suara burung berkicau-an saling bersahutan satu sama lain. Mulai hari ini. Mulai detik ini, Sean akan memperkuat dirinya. Sean akan memperluas kekuasaan nya. Dan Sean akan memperkuat Geng Mafia nya. Keputusan telah Sean ambil secara bulat.


"Hoam." Dara menguap dengan mulut yang terbuka. Sean yang melihat hal itu langsung merasa gemas. Di cium bibir istrinya dengan lembut. Hal itu sontak membuat Dara langsung terkejut. Kedua bola mata yang awalnya terpejam langsung terbuka lebar. Di dorongnya tubuh suaminya itu.


"Ishh!" Air liur nya menetes dari sudut bibirnya. Dara langsung membersihkan nya dengan menggunakan punggung tangan nya.


"Good morning sayang." Sapa Sean. Lalu, di kecup nya kening istrinya.


Dara memberengut namun masih tetap menjawab ucapan selamat pagi dari suaminya. "Good morning hubby." Meskipun Dara juga merasa malu dan salah tingkah sendiri. Dara kan belum sikat gigi! Itulah yang menjadi alasan Dara menolak ciuman suaminya. Kalau sudah sikat gigi, mungkin Dara tidak akan menolak ciuman itu. Malah Dara pasti akan ikut andil dalam ciuman selamat pagi.


"Aku akan mandi dulu. Setelah itu aku akan pergi ke perusahaan untuk melakukan rapat dengan kolega penting." Ujar Sean sambil bangkit dari tempat tidurnya.


Dara mengangguk mengerti. "Aku akan menyiapkan sarapan buat suami tersayang ku."


Setelah itu mereka berdua melakukan kegiatan nya masing-masing. Sean mandi sedangkan Dara memanggil Xelyn melalui telfon.


"Xelyn kamu segera kesini sebentar. Sean sedang mandi. Jadi aku akan menyiapkan sarapan. Tolong jaga Kenzo." Kata Dara meminta bantuan ke Xelyn. Padahal itu sudah menjadi Xelyn sebagai Baby siter.


"Baik nona." Jawab Xelyn dan segera berjalan menuju lantai dua. Tempat dimana kamar sang tuan berada.


Sambil menunggu ke datangan Xelyn, Dara merapikan tempat tidurnya yang berantakan itu. Setelah merapikan tempat tidur, Dara memutuskan untuk berjalan ke kamar mandi untuk sikat gigi dan membasuh wajahnya.


Ceklek


Pintu kamar terbuka. Dara yang mengerti akan kedatangan Xelyn, lantas mempercepat kegiatan nya.


"Xelyn, tolong bawa Kenzo sebentar ya. Seperti nya dia terbangun." Ujar Dara yang baru saja keluar dari dalam kamar mandi.


"Baik nona." Jawab Xelyn dengan sopan. Kedua kakinya melangkah mendekati tempat tidur Kenzo. Benar apa yang di katakan Dara, kini Kenzo telah terbangun dari tidurnya.


"Ih ganteng banget si jodoh orang." Ucap Xelyn secara spontan.


Dara yang mendengar perkataan itu langsung tertawa renyah. "Hahaha, ibarat nya sekarang kamu sedang menjaga jodoh orang ya Xelyn." Kata Dara menanggapi perkataan Xelyn.


Xelyn yang di respon seperti itu langsung salah tingkah. Memang benar apa yang di katakan Mommy muda itu. "Iya nona. Anda benar sekali. Tapi setidak nya saya bisa merasakan bagaimana merawatnya sedari kecil." Lantas diangkat nya Kenzo ke dalam gendongan nya.


"Kamu bisa berjalan-jalan di dalam Mansion. Aku akan membuat sarapan sebentar."


"Baik nona."


Kedua kaki langkah mungil Dara berjalan menuju dapur. Semua maid tampak sibuk dengan kegiatan nya masing-masing.


Melihat kedatangan nyonya besar Crishtian, lantas mereka segera berbaris dan menunduk hormat. "Selamat pagi nyonya."


Untuk ke sekian kalinya Dara di buat terkejut dengan apa yang mereka lakukan. Padahal ini sudah beberapa kali di lakukan. Namun tetap saja Dara terkadang terkejut sendiri. "Selamat pagi." Jawab Dara membalas sapaan semua maid nya itu. "Kalian bisa melanjutkan tugas kalian lagi." Titah Dara.


"Baik nyonya." Lalu, mereka langsung melanjutkan tugasnya masing-masing.


Sedangkan Dara segera berjalan menuju pantry untuk memasak. Hari ini menu yang akan Dara buat adalah NuGet ayam, sosis bakar, kentang goreng yang akan di cocol dengan sambal.


Hampir lima belas menit lamanya Sean menghabiskan waktunya di dalam kamar mandi. Perkataan Garvin semalam masih terngiang-ngiang jelas di ingatan nya.


"Aku tunggu kau 3 atau 5 tahun lagi. Jika kau masih belum kuat melebihi aku, jangan salahkan aku jika kau akan mati di tanganku."


Kata-kata yang Sean ingat sampai sekarang salah satunya adalah kata-kata itu. "Tiga tahun atau lima tahun itu bukan lah waktu yang singkat. Garvin bisa saja datang sebelum tiga tahun. Tapi bisa saja tiga tahun. Akan tetapi, apakah tiga tahun cukup untuk memperkuat Geng Mafia Crowned Eagle?" Ujar Sean pada dirinya sendiri. Kedua tangan nya bertumpu ke dinding kamar mandi. Kepalanya menunduk dengan air yang terus mengucur dari shower yang berada tepat di atas kepalanya. Itulah yang Sean pikirkan sekarang.


Geng Mafia The King Of Blood adalah Geng Mafia terbesar di Dunia. Sekaligus Geng Mafia paling di takuti di Dunia. Dengan kasar Sean meninju dinding kamar mandi dengan kuat. "Kenapa aku harus berada di bawahnya!"


Ya, Sean merasa kesal dengan itu. Merasa kesal dengan dirinya sendiri.


"Ayo Sean, kau bisa mengalahkan nya. Ingat, banyak orang yang di sekeliling mu yang patut kau lindungi. Jangan kau sia-siakan kematian Roy, Sean." Kata Sean menyemangati dirinya sendiri.


***



Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@crownedeagle_03


@nickalbertreal


@raraagathareal


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain My Possesive Husband dan menambah teman disana 😊